Panadol Cold and Flu Kaplet

21 Mei 2020| Aby Rachman

Deskripsi obat

Panadol Cold and Flu kaplet digunakan untuk meringankan pilek, flu, dan batuk. Panadol Cold and Flu kaplet mengandung zat aktif parasetamol, pseudoefedrin HCl, dan dekstrometorfan HBr.

Panadol Cold and Flu Kaplet
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HETRp 10.508/strip per Mei 2020
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 kaplet
ProdusenSterling

Indikasi (manfaat) obat

Meringankan gejala hidung tersumbat, batuk tidak berdahak, dan demam yang menyertai influenza.

Komposisi obat

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis umum: 1 kaplet/4-6 jam.
  • Dosis maksimal: 8 kaplet/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Detak jantung melebihi 100 kali/menit (takikardia).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Mual.
  • Kulit kemerahan.
  • Depresi pernapasan.
  • Depresi susunan saraf pusat.
  • Mengantuk.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Pusing.
  • Pada pemakaian jangka panjang dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien yang mengalami peningkatan bola mata (glaukoma).
  • Pasien yang mengalami pembesaran kelenjar prostat (hipertrofi prostat).
  • Pasien yang memiliki kadaar hormon tiroid terlalu tinggi (hipertiroid).
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita penyakit jantung.
  • Pasien yang mengalami kesulitan mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Penggunaan bersama obat yang mengandung paracetamol.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Dapat menyebabkan kantuk, lemah fisik dan kekurangan oksigen (hipoksia).
  • Penggunaan dosis besar dapat menyebabkan gangguan fungsi pernaoasan, depresi pernapasan, dan depresi susunan saraf pusat.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak 12 tahun ke bawah.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang peka terhadap obat efedrin, fenilpropanolamin, dan fenilefrin.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi yang berat (hipertensi berat).
  • Pasien yang sedang menjalani terapi penghambat monoamin oksidase (MAOI).
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Penghambat monoamin oksidase (MAOI).

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/panadol%20cold%20and%20flu/panadol%20cold%20and%20flu?type=brief&lang=id
Diakses pada 19 Mei 2020

Panadol. http://www.panadol.co.id/produk/dewasa/panadol-cold-and-flu.html
Diakses pada 19 Mei 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ketahui Penyebab Pilek dan Sinus Sebelum Berakibat Fatal

Pilek dan infeksi sinus jelas berbeda. Pilek biasanya terjadi hanya beberapa hari. Penyebab pilek biasanya merupakan virus, namun juga dipengaruhi faktor lain seperti usia, sistem imun, waktu, merokok, dan paparan. Sementara itu, sinus sembuh lebih lama dan memiliki gejala yang lebih parah.
08 Apr 2019|Aby Rachman
Baca selengkapnya
Ketahui Penyebab Pilek dan Sinus Sebelum Berakibat Fatal

Radang Tenggorokan Dapat Mengakibatkan Batuk Berdarah, Apa Iya?

Batuk berdarah disebabkan oleh berbagai kondisi, salah satunya radang tenggorokan. Dalam kondisi radang, tenggorokan dapat terluka akibat batuk yang sering dan terlalu keras sehingga menyebabkan batuk berdarah.
05 Jun 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Radang Tenggorokan Dapat Mengakibatkan Batuk Berdarah, Apa Iya?

6 Obat Flu Generik yang Ampuh Redakan Pilek Mengganggu

Jenis obat flu generik yang bisa dibeli di apotek antara lain paracetamol, ibuprofen, loratadine, dan CTM. Obat generik harganya lebih terjangkau jika dibanding obat merek dan khasiatnya sama.
06 Aug 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
6 Obat Flu Generik yang Ampuh Redakan Pilek Mengganggu