Afrin, Iliadin, Inza Nasal untuk Anak-anak, Inza Nasal untuk Dewasa

Oxymetazoline adalah obat yang digunakan untuk penanganan sementara kongesti nasal atau hidung tersumbat, dalam bentuk semprot hidung. Hidung tersumbat dapat terjadi saat alergi atau kondisi demam.

Oxymetazoline juga hadir dalam bentuk krim atau topikal. Oxymetazoline topikal digunakan untuk menangani eritema (ruam pada kulit), yang terjadi akibat rosacea.

Oxymetazoline bekerja dengan menyusutkan pembuluh darah. Pembuluh darah yang melebar dapat membuat hidung menjadi tersumbat (kongesti nasal), atau ruam pada kulit (eritema).

Oxymetazoline (Oxymetazoline)
Golongan

Dekongestan

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Semprot hidung dan topikal

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Belum diberikan. Penelitian pada binatang belum dilakukan. Tidak ada studi yang memadai dan terkontrol dengan baik pada ibu hamil

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Semprot hidung

Hidung tersumbat (kongesti nasal)

  • Dewasa: Sediaan semprot hidung dengan konsentrasi 0,05%, 1-2 semprot dua kali sehari pada masing-masing lubang hidung, sesuai kebutuhan. Durasi maksimal terapi: 3 hari.
  • Anak ≥6 tahun: Dosis yang sama dengan orang dewasa.

Topikal

Eritema yang berkaitan dengan rosacea

  • Dewasa: Sediaan krim dengan konsentrasi 1%, oleskan dengan tipis ke seluruh wajah sekali sehari

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan oxymetazoline sebelum penggunaan.

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Efek samping yang berlebihan harus segera mendapat penanganan medis.

Oxymetazoline semprot hidung dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung yang cepat, tidak teratur, atau berdebar
  • Sakit kepala, pusing, kantuk, atau sakit kepala ringan
  • Tekanan darah tinggi
  • Peningkatan lendir di hidung, atau hidung tersumbat
  • Rasa gugup
  • Gemetaran
  • Kesulitan tidur
  • Rasa lemah

Sementara itu, efek samping oxymetazoline topikal dapat berupa kondisi di bawah ini:

  • Peradangan kulit
  • Gatal
  • Kemerahan yang memburuk
  • Rasa sakit
  • Jerawat yang memburuk

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika mengalami efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut ini.

  • Pasien dengan glaukoma sudut tertutup
  • Penyakit pembuluh darah okuler
  • Penyakit jantung berat atau tidak terkontrol
  • Hipertensi atau hipotensi yang tidak terkontrol
  • Hipotensi ortostatik
  • Angina
  • Insufisiensi otak atau jantung
  • Tromboangiitis obliterans
  • Fenomena Raynauld
  • Diabetes mellitus
  • Penyakit tiroid
  • Hipertrofi prostat dan obstruksi genitourinaria (untuk semprot hidung)
  • Skleroderma dan sindrom Sjögren (untuk topikal)
  • Bersamaan atau dalam 14 hari penggunaan monoamine oxidase inhibitors (MAOI)
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Anak-anak
  • Sedang hamil
  • Sedang menyusui

Kontraindikasi

Jangan menggunakan oxymetazoline jika mempunyai kondisi medis di bawah ini.

  • Lesi atau peradangan mukosa hidung
  • Hipofisektomi transsphenoidal atau operasi hidung yang mengekspos duramater
  • Phaeochromocytoma

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi oxymetazoline dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi berikut ini.

  • Krisis hipertensi jika digunakan dengan monoamine oxidase inhibitors (MAOI), reversible monoamine oxidase inhibitors (RIMA) dan moklobemid
  • Peningkatan risiko toksisitas kardiovaskular, jika digunakan dengan agen antiparkinson (seperti bromokriptin)
  • Peningkatan risiko disritmia, jika digunakan dengan glikosida jantung
  • Peningkatan risiko hipertensi dan aritmia, jika digunakan dengan antidepresan trisiklik (TCA), penekan nafsu makan, dan psikostimulan seperti amfetamin
  • Peningkatan risiko ergotisme, jika digunakan dengan alkaloid ergot (seperti ergotamine dan methysergide)
  • Penurunan kemanjuran agen antihipertensi (seperti beta-blocker, metildopa, dan adrenergic neurone blocker)

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Drugs.com. https://www.drugs.com/mtm/oxymetazoline-nasal.html

Diakses pada 5 September 2019

 

Drugs.com. https://www.drugs.com/mtm/oxymetazoline-topical.html

Diakses pada 5 September 2019

 

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/oxymetazoline/?type=brief&mtype=generic

Diakses pada 5 September 2019

Artikel Terkait