Oxomemazine

14 Agu 2019| Dina Rahmawati
Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Oxomemazine termasuk ke dalam obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan petunjuk dokter

Zemindo, Oxoril, Oxfezin, Oxopect, Toplexil, Comtusi Forte, Oroxin, Oxtoril rasa stroberi, Comtusi

Oxomemazine adalah obat yang digunakan untuk mengobati reaksi hipersensitivitas (alergi) dan gangguan kulit pruritus. Obat ini merupakan obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan petunjuk dokter.

Oxomemazine (Oxomemazin)
Golongan

Antihistamin

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Kapsul, tablet, sirup

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Keamanan penggunaan nama obat selama menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Oral

Reaksi hipersensitivitas dan gangguan kulit pruritus:

  • Dewasa: 5-13 mg/hari dalam dosis terbagi.
  • Anak-anak: 0-3 bulan: 2,5-5 mg/hari, >3 bulan: 5-20 mg/hari. Dosis diminum dalam 2-3 dosis terbagi.

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan Oxomemazine sebelum penggunaan.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar obat Oxomemazine tanyakan pada dokter. Pastikan bahwa Anda benar-benar diperbolehkan mengonsumsi obat ini. Sebab kondisi tertentu mendapat peringatan khusus sehingga tidak diperbolehkan menggunakannya.

Minumlah obat secara teratur sesuai anjuran dokter. Jangan menggunakan obat ini lebih lama dari yang disarankan oleh dokter. Beri tahu dokter jika kondisi tak kunjung membaik atau semakin memburuk.

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Oxomemazine dapat menyebabkan efek samping, yaitu:

  • Ginekomastia
  • Ruam
  • Fotosensitivitas (sensitivitas berlebih pada paparan sinar UV)
  • Sulit mengeluarkan urine
  • Mulut kering
  • Sembelit
  • Diskinesia orofasial (gangguan gerak pada lidah, bibir atau wajah)
  • Mengantuk
  • Sakit kepala
  • Vertigo
  • Hipotonia otot (berkurangnya massa otot)

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Beri tahu dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Gagal ginjal atau hati
  • Hamil dan menyusui
  • Anak-anak <1 tahun
  • Lansia

Kontraindikasi

Jangan menggunakan Oxomemazine jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi Oxomemazine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan interaksi yang meliputi:

  • Depresi central nervous system (CNS), terjadi ketika fungsi neurologis normal tubuh melambat karena pemakaian obat bersamaan dengan alkohol, barbiturat (obat penenang), hipnotik (obat depresan), analgesik opioid (obat penghilang nyeri), atau obat penenang ansiolitik.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/oxomemazine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 13 Agustus 2019

Drugs.com. https://www.drugs.com/international/oxomemazine.html
Diakses pada 13 Agustus 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/314790.php
Diakses pada 13 Agustus 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Gatal-Gatal Usai Minum Kopi? Alergi Kafein Bisa Jadi Penyebabnya

Tak semua orang bisa menikmati secangkir kopi. Ada sebagian orang yang langsung gatal-gatal setelah mengonsumsi minuman berkafein tersebut. Kondisi ini dinamakan dengan alergi kafein.
13 Jan 2020|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Gatal-Gatal Usai Minum Kopi? Alergi Kafein Bisa Jadi Penyebabnya

Sudahkah Lakukan 7 Cara Memastikan Kamar Tidur Anak Bebas Alergi?

Pemicu terbesar alergi atau alergen di kamar tidur anak biasanya dari tungau dan juga bulu binatang. Penting untuk memastikan kamar tidur anak bebas alergi karena ia menghabiskan waktu yang lama di kamar.
14 Jan 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Sudahkah Lakukan 7 Cara Memastikan Kamar Tidur Anak Bebas Alergi?

Kenali Penyebab Bintitan dan Cara Mengatasinya

Menurut mitos, mata bintitan terjadi akibat suka mengintip orang mandi. Padahal secara medis, penyebab bintitan tak ada kaitannya dengan hal tersebut. Lantas, apa penyebabnya?
29 Jun 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Kenali Penyebab Bintitan dan Cara Mengatasinya