Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Oxiconazole (Alias: -)

Ditulis oleh Dina Rahmawati
Terakhir ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Merk dagang yang beredar:

Oxiconazole

Oxiconazole adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi jamur, seperti tinea corporis (kurap seluruh tubuh), tinea cruris (kurap selangkangan), tinea pedis (kurap kaki), dan pityriasis versicolor (panu).

Oxiconazole termasuk obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai petunjuk dokter.

Oxiconazole (-)
Golongan

Topikal Antifungal

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Krim dan losion

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun penelitian terkontrol pada wanita hamil belum dilakukan. Atau penelitian terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada penelitian terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester berikutnya).

Keamanan penggunaan oxiconazole selama menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat Oxiconazole.

Topikal

Pityriasis versicolor

  • Dewasa krim 1%: Oleskan sehari sekali selama 2 minggu pada area kulit yang terkena panu.

Tinea corporis, tinea cruris, dan tinea pedis

  • Dewasa krim atau losion 1%: Oleskan pada area kulit yang terkena jamur sebanyak 1-2 kali sehari. Adapun lamanya pengobatan untuk tinea corporis dan tinea cruris yaitu 2 minggu. Sementara, untuk tinea pedis yaitu 1 bulan.

Aturan pakai Oxiconazole dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan Oxiconazole sebelum penggunaan.

Jangan meminum obat oxiconazole karena hanya digunakan untuk obat luar. Sebelum menggunakan obat, cuci tangan terlebih dahulu. Lalu, bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diobati.

Oleskan obat berbentuk krim atau losion ke kulit sesuai dengan aturan dosis yang telah diberikan. Jangan menutup area kulit yang diobati kecuali disarankan oleh dokter.

Gunakan oxiconazole selama waktu yang telah ditentukan. Jangan menghentikan penggunaannya terlalu cepat atau terlalu lama. Hubungi dokter jika kondisi tak kunjung membaik atau bahkan semakin memburuk.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Oxiconazole dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Pruritus (gatal)
  • Sensasi terbakar
  • Iritasi
  • Rasa tersengat
  • Peradangan kulit
  • Ruam
  • Folikulitis (peradangan pada folikel rambut)
  • Benjolan pada kulit
  • Luka terbuka
  • Kesemutan
  • Nyeri
  • Eksim dishidrotik
  • Dermatitis kontak

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan pada dokter Anda.

Peringatan

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Hamil dan menyusui

Hindari pula obat terkena mata atau vagina karena dapat menyebabkan iritasi.

Kontraindikasi

Jangan menggunakan oxiconazole jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

  • Hipersensitivitas

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang bisa membuktikan interaksi antara oxiconazole dengan obat lain. Namun untuk lebih pastinya, diskusikan dengan dokter Anda.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/oxiconazole/?type=brief&mtype=generic&q=Oxiconazole
Diakses pada 20 Agustus 2019

Artikel Terkait:
Back to Top