Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Orlistat (Alias: Orlistat)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Orlistat digunakan untuk mencegah dan menyembuhkan obesitas

Merk dagang yang beredar:

Obeslim, Slimax, Xenical

Orlistat merupakan obat yang digunakan untuk membantu menurunkan berat badan. Biasanya obat ini digunakan oleh orang yang kelebihan berat badan, seperti orang yang mengalami obesitas atau memiliki masalah medis yang berhubungan dengan kelebihan berat. Menurunkan berat badan dan menjaganya agar tetap stabil dapat menurunkan risiko kesehatan yang sering berhubungan dengan obesitas seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kolesterol tinggi.

Orlistat (Orlistat)
Golongan

Obat Anti-Obesitas

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Kapsul

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan Anak-Anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori X: Penelitian pada hewan percobaan atau manusia telah menunjukkan abnormalitas pada janin, atau ada bukti risiko kepada janin berdasarkan pengalaman pengguna, atau keduanya. Risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi kemungkinan adanya manfaat. Obat ini tidak boleh digunakan pada wanita yang hamil atau akan hamil.

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respon terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Obesitas

  • Dewasa: Pasien dengan BMI ≥30 mg/m2 atau ≥27 kg/m2, pasien dengan faktor risiko terkait obesitas: 120 mg tiga hari sekali, setiap makan berat. Pasien dengan BMI ≥28 kg/mterlepas dari faktor risiko apa pun: 60 mg tiga kali sehari.

Aturan pakai Orlistat dengan benar

Baca petunjuk dari kemasan atau ikuti sesuai anjuran dari dokter, sebelum menggunakan obat orlistat.

Obat ini sebaiknya diminum bersama makanan. Ambil setelah 1 jam setiap makan utama. Jika makanan dilewatkan atau tidak mengandung lemak, dosis dapat dihilangkan.

Dosis sesuai dengan kondisi medis. Jangan meningkatkan dosis atau mengonsumsinya lebih sering dari yang ditentukan oleh dokter karena kondisi tidak akan membaik dan akan meningkatkan risiko efek samping.

Penurunan berat badan akan terlihat dalam waktu 2 minggu setelah menggunakan obat ini. Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik

Efek Samping

Pemakaian obat selalu mempunyai kemungkinan terjadinya efek samping. Efek samping tersebut belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat, namun apabila terjadi efek samping yang berlebihan, segeralah berkonsultasi dengan tenaga medis untuk penanganan selanjutnya.

Perubahan pada fungsi usus sering terjadi dikarenakan lemak yang tidak terserap. Contoh efek samping yang sering terjadi adalah: kotoran berminyak, peningkatan jumlah buang air besar, bercak minyak, sakit kepala, gangguan cemas, kelemahan, perdarahan rektum, mens tidak teratur, leukositosis, vaskulitis. Efek samping dapat memburuk terutama apabila mengonsumsi lebih banyak lemak daripada rekomendasi dokte. Jika efek samping memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Apabila dokter telah menganjurkan penggunaan obat ini, maka dokter telah menimbang bahwa kegunaan obat lebih besar daripada risiko maupun efek samping yang mungkin terjadi. Pada kebanyakan orang, penggunaan obat ini tidak menimbulkan efek samping yang serius. Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping yang serius seperti:

Reaksi alergi serius terhadap obat ini sangat jarang. Namun, apabila anda mengalami gejala reaksi alergi yang serius seperti ruam, gatal/bengkak (terutama bengkak pada bagian muka/lidah/tenggorokan), pusing yang parah, atau sulit bernapas, maka segeralah mencari pertolongan medis.

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika anda mempunyai efek lain daripada yang tertera di atas, tanyakan kepada tenaga kesehatan anda atau apoteker.

Peringatan

Beritahukan dokter anda mengenai riwayat penyakit anda sebelumnya, terutama bila anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Masalah pencernaan
  • Kejang
  • Batu ginjal
  • Riwayat hiperoksaluria 

Kontraindikasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Aliran empedu terhambat
  • Kehamilan dan menyusui

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter anda terlebih dahulu. Dokter mungkin akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan.

Mengonsumsi obat Orlistat dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Dapat menurunkan kadar plasma ciclosporin dan amiodarone.
  • Dapat menurunkan penyerapan iodin, levotirosin dan vitamin larut lemak (A, D, E, K) serta beta karoten.
  • Dapat meningkatkan efek antikoagulan dari warfarin.
  • Dapat menurunkan efektivitas obat antiepilepsi
  • Dapat memberikan efek aditif pada obat antidiabetes
  • Dapat mengakibatkan kegagalan kontrasepsi oral

Informasi yg diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit
Referensi

Springer. https://link.springer.com/article/10.2165%2F00003495-199856020-00007
Diakses 10 Juni 2019

Wiley. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1046/j.1365-2036.2003.01530.x
Diakses 10 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-17220/orlistat-oral/details
Diakses pada 29 November 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/orlistat-oral-route/description/drg-20065184
Diakses pada 29 November 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/orlistat/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 29 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top