Omedom Suspensi 60 ml

28 Okt 2019| Maria Yuniar
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 51.800/botol per Oktober 2019
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Mutiara Mukti Farma
Omedon suspensi adalah obat untuk menghentikan mual, muntah, nyeri perut karena melakukan perawatan penyakit kronis (paliatif) seperti kemoterapi dan radiasi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Omedon suspensi mengandung zat aktif domperidon.

Domperidon merupakan obat yang bekerja memblokir reseptor dopamin D2 di bagian otak yaitu Chempreceptor Trigger Zone (CTZ) sehingga akan menghentikan rasa tidak nyaman pada perut yang menyebabkan:

  • Mual.
  • Muntah.

Tiap 5 ml: domperidon 5 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa dan usia lanjut:

  • Sakit perut tanpa adanya luka dan tidak disertai penyebab yang jelas (dispepsia fungsional): 2-4 sendok takar (10-20 ml) sebanyak 3 kali/hari dan 2-4 sendok takar (10-20 ml) sebanyak 1 kali sebelum tidur, dosis disesuaikan dengan respon pasien pada pemberian obat sebelumnya, pengobatan jangan melebihi 12 minggu.

Anak-anak:

  • Sehubungan dengan kemoterapi kanker dan radioterapi: 0,2-0,4 ml/kgBB/hari, dihitung dengan mengalikan berat badan anak dalam kg dengan 0,2-0,4 ml obat.
Dikonsumsi 15-30 menit sebelum makan dan sebelum tidur malam.
  • Terjadi kontraksi otot dan mata yang tidak terkontrol.
  • Kesulitan buang air kecil.
  • Irama jantung tidak normal (aritmia).
  • Mengantuk.
  • Peningkatan kadar prolaktin serum.
  • Reaksi alergi.
  • Kemerahan (ruam kulit).
  • Mulut kering.
  • Pasien yang menderita tumor jinak otak (prolaktinoma).
  • Penderita yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien lanjut usia di atas 60 tahun.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang memiliki riwayat kanker payudara, tekanan darah tinggi, kolesterol darah yang tinggi, penyakit diabetes melitus, obesitas, merokok, dan mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang memiliki gangguan ginjal dan hati.
  • Tidak untuk penggunaan jangka panjang.
  • Anak-anak dan lansia.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Azitromisin, roksitromisin, obat bradikardia dan hipokalemia.
    Penggunaan bersama domperidon memperpanjang interval QT yaitu waktu otot jantung untuk berkontraksi memompa darah dan beristirahat.
  • Antasida dan agen antisekretori.
    Penggunaan bersama domperidon menurunkan bioavailabitias masing-masing obat.
Sesuai kemasan per Oktober 2019 MIMS. https://mims.com/indonesia/drug/info/domperidone Diakses pada 13 Agustus 2020 Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/domperidone/
Diakses pada 13 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

7 Obat Sakit Perut Alami yang Mungkin Sudah Ada di Dapur Anda

Sakit perut tidak harus selalu diatasi dengan obat dokter. Ada banyak pilihan makanan dan obat alami sebagai cara untuk mengatasi sakit perut di rumah.
14 Mar 2019|Aby Rachman
Baca selengkapnya
7 Obat Sakit Perut Alami yang Mungkin Sudah Ada di Dapur Anda

Sering Mual Tapi Tidak Muntah, Pertanda Apa?

Mual tapi tidak muntah, siapa pernah merasakannya? Ingin muntah tetapi tidak ada yang dimuntahkan atau dikenal dengan dry heaving merupakan suatu kondisi yang sering terjadi. Apa penyebab dan bagaimana cara mengobatinya?Baca selengkapnya
Sering Mual Tapi Tidak Muntah, Pertanda Apa?

Muntah Busa, Apakah Kondisi Ini Berbahaya?

Muntah berbusa sendiri sebenarnya bukan suatu penyakit, melainkan gejala bahwa seseorang sedang mengalami gangguan pencernaan. Apa penyebab muntah busa putih dan adakah cara mencegahnya?Baca selengkapnya
Muntah Busa, Apakah Kondisi Ini Berbahaya?