ODR Sirup 60 ml

Deskripsi obat

ODR sirup adalah obat untuk mengatasi mual dan muntah setelah kemoterapi, radioterapi, dan setelah operasi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Ondavell tablet mengandung zat aktif ondansetron.
ODR Sirup 60 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaOndansetron.
Kelas terapiAntiemetik.
Klasifikasi obatAntagonis reseptor 5-HT3.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 ml
ProdusenLapi Laboratories

Informasi zat aktif

Ondansetron adalah obat yang dapat digunakan untuk mencegah mual dan muntah yang disebabkan oleh kemoterapi kanker, terapi radiasi, dan pembedahan. Ondansetron berada dalam kelas obat yang disebut antagonis reseptor serotonin 5-HT3. Obat ini bekerja dengan menghalangi aksi serotonin, zat alami yang dapat menyebabkan mual dan muntah.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ondansetron diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara pasif dan sempurna dari saluran pencernaan. Obat yang dalam peredarah darah seluruh tubuh (ketersediaan hayati) sedikit ditingkatkan dengan makanan. Ketersediaan hayati sekitar 55-60% dan waktu dimana kadar obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi plasma puncak) selama 1,5-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas di dalam tubuh, termasuk eritrosit. Melintasi plasenta. Volume distribusi sebanyak 1,9 L/kg. Ikatan protein plasma sekitar 70-76%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati terutama melalui hidroksilasi, diikuti oleh konjugasi glukuronida atau sulfat oleh isoenzim CYP3A4, CYP1A2, dan CYP2D6.
  • kskresi: Melalui urin (44-60%, sebagai metabolit; kira-kira 5% sebagai obat tidak berubah); kotoran (sekitar 25%). Waktu paruh eliminasi sekitar 3-6 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi mual dan muntah yang disebabkan oleh kemoterapi dan radioterapi serta operaasi lainnya.

Ondansentron bekerja dengan menghalangi aksi serotonin dengan memblokir efek bahan kimia yang diproduksi secara alami di tubuh yang disebut serotonin yang dapat menyebabkan rasa mual atau muntah, dengan terhambatnya serotonin maka mual dan muntah dapat diatasi.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: ondansetron hidroklorida dihidrate setara dengan ondansetron 4 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa:
    • Kemoterapi yang sangat emetogenik atau bersifat membuat mual dan muntah: 8 mg sebanyak 2 kali/hari selama kurang dari 5 hari.
    • Kemoterapi yang kurang emetogenik: 8 mg dalam waktu 1-2 jam sebelum kemoterapi, diikuti dengan 8 mg sebanyak 2 kali/hari selama kurang dari 5 hari.
  • Anak-anak 4 tahun ke atas: 4 mg setiap 12 jam selama kurang dari 5 hari.
  • Mual dan muntah karena radioterapi: 8 mg setiap 12 jam.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air dan minta rekomendasi obat penghilang rasa sakit yang sesuai kepada dokter.
  • Konstipasi.
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. Usahakan konsumsi makanan yang seimbang dan minum beberapa gelas air setiap hari. Segera hubungi dokter jika keluhan ini masih berlanjut.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Merasa hangat atau wajah menjadi kemerahan.
    Gunakan pakaian yang ringan dan dingin.
  • Sensasi terbakar di bagian atas perut hingga dada.
  • Mengantuk.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil terutama pada trimester pertama.
  • Ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap ondansetron.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Tramadol.
    Ondansetron dapat menurunkan efek antinyeri dari tramadol sehingga efektivitas tramadol akan berkurang.
  • SSRI, MAOI, mitrazpin, fentanil, lithium, metilen blue, dan serotonin noradrenaline reuptake inhibitor (SNRI).
    Penggunaan ondansetron dengan obat di atas dapat mengembangkan sindrom serotonin termasuk perubahan status mental, ketidakstabilan otonom, dan kelainan neuromuskuler.
  • Deksametason natrium fosfat.
    Deksametason natrium fosfat dapat meningkatkan efek antimuntah jika dikonsumsi dengan ondansetron.
  • Antiaritmia seperti amiodaron, atenolol, antrasilkin seperti doksorubisin dan daunorubisin, eritromisin dan ketokonazol.
    Penggunaan obat di atas dapat menyebabkan perpanjangan interval QT aditif dan meningkatkan risiko terjadinya gangguan irama jantung (aritmia).
  • Apomorfin.
    Penggunaan bersama apomorfin dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi) yang parah dan dapat menyebabkan kehilangan kesadaran.
  • Penginduksi CYP3A4 yang poten seperti fenitoin, karbamazepin, dan rifampisin.
    Obat di atas dapat mengurangi kadar plasma dan meningkatkan pembersihan ondansetron sehingga efektivitas ondansetron akan berkurang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sesuai kemasan per Januari 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ondansetron?mtype=generic
Diakses pada 4 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-833/ondansetron-hcl-oral/details
Diakses pada 4 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/ondansetron-for-nausea-and-vomiting-sickness
Diakses pada 4 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601209.html
Diakses pada 4 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Hamil Tanpa Mual, Normal atau Tidak? Ini Penjelasannya

Mual atau morning sickness menjadi salah satu tanda kehamilan yang umum terjadi. Akan tetapi, sebagian wanita justru hamil tanpa mual. Hal ini tentu bisa membingungkan, apakah merupakan hal yang normal atau tidak?
04 Jul 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Hamil Tanpa Mual, Normal atau Tidak? Ini Penjelasannya

Kenali 15 Cara Mengatasi Mual yang Ampuh Ini

Cara mengatasi mual yang alami antara lain dengan minum jahe dan lemon. Anda juga bisa minum obat mual seperti dimenhydrinate dan promethazine. Pemilihan cara untuk menghilangkan mual harus disesuaikan dengan penyebabnya.
09 Oct 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Kenali 15 Cara Mengatasi Mual yang Ampuh Ini

Jagalah Kebersihan Toilet, Agar Terhindar dari Berbagai Penyakit Ini

Jagalah kebersihan toilet, karena Anda tidak pernah tahu penyakit yang mengikuti dari sana. Ternyata, ada sederet penyakit berbahaya yang bisa muncul, jika kebersihan toilet tidak terjaga.
01 Apr 2020|Aditya Prasanda
Baca selengkapnya
Jagalah Kebersihan Toilet, Agar Terhindar dari Berbagai Penyakit Ini