Novomix 30 FlexPen

30 Apr 2020| Dina Rahmawati
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 764.033/box per April 2020
Kemasan
1 box isi 5 flexpen @ 3 ml
Produsen
Novo Nordisk

Novomix 30 FlexPen digunakan untuk terapi pada pasien diabetes melitus tipe I. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Novomix 30 mengandung insulin aspart dan protaminated crystallised insulin aspart.

Terapi pada pasien diabetes melitus tipe I (IDDM).

  • Insulin aspart 30%.
  • Protaminated crystallised insulin aspart 70%.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dosis subkutan bersifat individual.

  • Dosis yang dianjurkan: 6 U pada saat makan pagi dan 6 U pada saat makan malam atau 1 kali/hari dengan dosis 12 U pada saat makan malam.

Sebaiknya dikonsumsi sesaat sebelum makan atau sesudah makan.

  • Penurunan kadar glukosa darah di bawah normal (hipoglikemia).
  • Reaksi alergi berat yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian (reaksi anafilaksis).
  • Penurunan kadar glukosa darah di bawah normal (hipoglikemia).
  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Jangan diberikan secara intravena.
  • Pemberian dosis yang tidak adekuat dan penghentian terapi dapat menyebabkan hiperglikemia dan ketoasidosis.
  • Pengurangan jadwal makan atau menjalani latihan fisik yang berat dan tidak terencana dapat menyebabkan hipoglikemia.
  • Penyakit atau pengobatan dapat memperlambat absorpsi makanan atau meningkatkan kebutuhan insulin.
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati.
  • Pengalihan dari penggunaan produk insulin lainnya.
  • Tidak boleh digunakan dalam pompa infus insulin.
  • Kombinasi dengan tiazolidinedion harus dihentikan jika terjadi gejala-gejala perburukan fungsi jantung.
  • Pemberian insulin dpt menyebabkan terbentuknya antibodi insulin.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Wanta hamil dan menyusui.
  • Anak-anak dan remaja 10 tahun ke bawah.
  • Penggunaan dengan obat penurun kadar glukosa (hipoglikemik oral).
  • Penghambat monoamine oksidase (MAOI).
  • Penghambat ACE.
  • Salisilat.
  • Steroid anabolik.
  • Sullfonamid.
  • Kontrasepsi oral.
  • Tiazid.
  • Glukokortikoid.
  • Hormon tiroid.
  • Simpatomimetik.
  • Hormon pertumbuhan.
  • Danazol.
  • Golongan β bloker.
  • Oktreotid atau lanteotid.
  • Alkohol.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/novomix%2030/novomix%2030?type=brief&lang=id
Diakses pada 28 April 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Mengenal Penyebab Gula Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya

Gula darah tinggi atau dikenal dengan hiperglikemia adalah kondisi ketika kadar glukosa di dalam darah mengalami kenaikan. Oleh sebab itu, cermati gejala kondisi hiperglikemia dan cara mengatasinya.Baca selengkapnya
Mengenal Penyebab Gula Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya

Manfaat Jintan Hitam Alias Habbatussauda Berdasarkan Penelitian Ilmiah

Manfaat jintan hitam sebagai obat sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Kini berbagai penelitian mencoba membuktikan klaim khasiatnya sebagai obat. Sebagian khasiat habbatussauda sudah terbukti secara ilmiah, namun sebagian lagi masih perlu penelitian lebih lanjut.
21 Oct 2019|Armita Rahardini
Baca selengkapnya
Manfaat Jintan Hitam Alias Habbatussauda Berdasarkan Penelitian Ilmiah

Dampak Perceraian, dari Diabetes hingga Meningkatkan Resiko Kematian!

Perceraian kadang menjadi satu-satunya solusi yang bisa ditempuh sebagai jalan keluar dari masalah yang dialami suatu pasangan. Namun sering tidak disadari, dampak perceraian juga ternyata dapat berpengaruh terhadap kesehatan, hingga memicu penyakit kronis.
31 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Dampak Perceraian, dari Diabetes hingga Meningkatkan Resiko Kematian!