Nourish-E Kapsul 200 IU

16 Des 2020| Ajeng Prahasta
Nourish-E Kapsul adalah suplemen untuk memelihara kesehatan kulit

Deskripsi obat

Nourish-E Kapsul adalah suplemen untuk memelihara kesehatan kulit dan membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas.

Nourish-E Kapsul mengandung vitamin E dan minyak kacang kedelai (soybean oil). Vitamin E sangat penting untuk tubuh karena berfungsi sebagai antioksidan yang membantu memperlambat proses kerusakan sel. Minyak kedelai juga kaya akan vitamin E dan berperan sebagai antiinflamasi yang dapat menunjang kesehatan kulit. Selain itu, suplemen ini juga mampu menjaga kelembaban kulit, memperlambat proses penuaan dini, dan mampu meningkatkan kesuburan.

Nourish-E Kapsul 200 IU
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaVitamin E dan minyak kedelai (soybean oil).
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 30 kapsul (200 IU); 1 box isi 1 strip @ 10 kapsul (200 IU)
ProdusenAdvanced Nutritional Technology

Informasi zat aktif

VItamin E merupakan salah satu komponen zat aktif pada Nourish-E kapsul.
Vitamin E adalah antioksidan yang terjadi secara alami dalam makanan, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau. Vitamin E merupakan vitamin yang larut dalam lemak dan dapat menangkal radikal bebas.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin E diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap pada saluran pencernaan bergantung pada keberadaan empedu. Hanya 20% hingga 60% vitamin yang diperoleh dari sumber makanan yang diserap.
  • Distribusi: Didistribusikan ke semua jaringan; disimpan dalam jaringan lemak atau adiposa.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Vitamin E diekskresikan terutama di empedu.

Indikasi (manfaat) obat

  • Menjaga kelembaban kulit.
  • Meningkatkan kesuburan pada wanita (fertilitas).
  • Memelihara kesehatan kulit.
  • Melindungi sel-sel kulit dari radikal bebas yang dapat merusak kulit (antioksidan).
  • Memperlambat proses penuaan pada kulit.

Vitamin E dapat meremajakan kulit kusam dan keriput, serta meningkatkan produksi kolagen yang dapat menjaga elastisitas kulit. Minyak kacang kedelai dapat menjaga kulit dari sinar ultaviolet, mencegah terjadinya kanker kulit, serta menghambat proses penuaan kulit. Minyak kacang kedelai dan vitamin E memiliki aktivtias sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan kulit.

Komposisi obat

  • Vitamin E 200 IU.
  • Minyak kedelai (soybean oil) 186 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kapsul/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesudah makan.

Efek samping obat

Dengan dosis lebih dari 400 IU/hari dan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan:

  • Sakit kepala.
    Istirahatlah dan minumlah banyak cairan. Sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan efek samping mengantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama. Konsultasikan pada dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau bertambah parah.
  • Mual.
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat. Minumlah obat ini setelah makan. Konsultasi pada dokter jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah pada apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat diare tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Pusing.
    Berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi dan mengoperasikan mesin.
  • Kelelahan atau kelemahan yang tidak biasa.
  • Penglihatan kabur.
  • Kram perut.

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Penggunaan tidak boleh melebihi dosis yang telah ditetapkan.
  • Pasien dengan kadar kolesterol atau trigliserida tinggi.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien yang memiliki sel darah merah rendah (anemia).
  • Pasien penderita penyakit hati atau ginjal.
  • Pasien penderita atau riwayat kanker.
  • Pasien dengan riwayat stroke atau pembekuan darah.
  • Pasien penderita gangguan pada mata yang dapat mengakibatkan kebutaan (rinitis pigmentosa).
  • Pasien yang kekurangan vitamin K.
  • Pasien yang akan atau baru saja menjalani operasi.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan nourish-E kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat kemoterapi.
    Vitamin E dapat menurunkan efektivitas obat kemoterapi dalam terapi kanker.
  • Aspirin, klopidogrel, diklofenak, ibuprofen, naproksen, dalteparin, enoxaparin, heparin, dan warfarin.
    Vitamin E dapat memperlambat proses pembekuan darah, jika dikonsumsi dengan obat-obat di atas dapat meningkatkan kemungkinan memar dan perdarahan.
  • Siklosporin.
    Mengonsumsi vitamin E bersama siklosporin dapat meningkatkan penyerapan siklosporin dalam tubuh, sehingga meningkatkan risiko terjadinya efek samping siklosporin, seperti diare, sakit perut, sakit kepala, dan mual.
  • Lovastatin Obat untuk menurunkan kolesterol, obat untuk mengatasi jamur seperti ketokonazol dan itrakonazol, obat untuk mengatasi alergi seperti fexofenadine dan triazolam, serta obat untuk mengatasi insomnia.
    Vitamin E dapat menurunkan efektivitas obat yang diuraikan oleh hati, seperti obat-obatan di atas.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit kepala, pusing, dan perubahan penglihatan.
  • Diare, kram perut atau mudah memar atau berdarah (mimisan atau gusi berdarah).
  • Perasaan pusing, seperti Anda akan pingsan.
  • Kelemahan yang tidak biasa atau perasaan lelah.

Sesuai kemasan per Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-954/vitamin-e
Diakses pada 19 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1576/vitamin-e-oral/details
Diakses pada 19 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/vitamin_e.html
Diakses pada 19 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-196/soybean-oil
Diakses pada 19 November 2020

Drugbank. https://go.drugbank.com/drugs/DB09422
Diakses pada 19 November 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/soybean-oil#6.-Versatile-and-easy-to-use
Diakses pada 19 November 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/uvw021.html
Diakses pada 19 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email