Norvask digunakan untuk mengobati hipertensi, iskema miokard, angina, dan vasospasma
Norvask digunakan untuk mengobati hipertensi, iskema miokard, angina, dan vasospasma
Norvask digunakan untuk mengobati hipertensi, iskema miokard, angina, dan vasospasma
Norvask digunakan untuk mengobati hipertensi, iskema miokard, angina, dan vasospasma
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp. 180.807/strip (10 tablet) per April 2019
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 tablet (10 mg)
Produsen Pfizer Indonesia

Norvask adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), aliran darah berkurang (iskemia), nyeri dada (angina). Norvask merupakan obat keras dan harus dengan resep dokter. Obat ini mengandung amlodipine sebagai zat aktif. 

Terapi lini pertama untuk tekanan darah tinggi (hipertensi), gangguan pembuluh darah yang menyebabkan aliran  dan pasokan oksigen berkurang (iskemia), serangan jantung (miokard), nyeri dada (angina) dan pembuluh darah melebar dan menyempit (vasospasme atau vasokonstriksi). Sebagai terapi tunggal atau kombinasi dengan obat anti angina lain pada pasien yang sulit diatasi dengan obat golongan nitrat dan atau β-bloker.

Amlodipine Besylate 13,96 mg setara dengan Amlodipine base 10 mg.

Hipertensi dan angina: 1 kali sebanyak ½ tablet/hari. Maksimal: 1 kali sebanyak 1 tablet/hari.
Anak dan remaja berusia 6-17 tahun: 2,5-5 mg/hari. Dosis tidak lebih dari ½ tablet hari.

Dapat dikonsumsi sebelum makan atau bersamaan dengan waktu makan.

Sakit kepala, pusing, mengantuk, jantung berdebar, memerah, sakit perut, mual, bengkak (edema), kelelahan.

Hipersensitivitas terhadap dihidropiridin, amlodipin, atau salah satu komponen obat.

Gagal jantung, kerusakan fungsi hati dan gagal jantung kongestif, wanita hamil dan menyusui.

Aman diberikan bersama diuretik tiazid, golongan penyekat ? (?-blockers), penyekat ? (?-blockers), ACE inhibitors, nitrat kerja lama, nitrogliserin sub lingual, OAINS, antibiotik & obat hipoglikemik oral. Simetidin, Al/Mg (antasid), sildenafil, penghambat CYP3A4 seperti eritromisin, diltiazem; penginduksi CYP3A4

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/norvask/norvask?type=brief&lang=id Diakses pada 25 April 2019