Nocid Kaplet

Deskripsi obat

Nocid kaplet merupakan suplemen yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan asam amino pada keadaan asupan protein harus dibatasi hingga 40 g/hari, biasanya terjadi pada pasien penyakit gagal ginjal kronik. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Nocid kaplet mengandung asam amino alfa ketoleusin, lisin, triptofan, treonin, histidin, tirosin, nitrogen, dan kalsium.

Nocid Kaplet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 kaplet
ProdusenKalbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

Suplemen untuk memenuhi kebutuhan asam amino pada keadaan asupan protein harus dibatasi hingga 40 g/hari, biasanya terjadi pada pasien penyakit ginjal kronik.

Komposisi obat

  • D-L-alfa-ketoisoleusin kalsium 67 mg.
  • Alfa-ketoisoleusin kalsium 101 mg.
  • Alfa-ketofenilalanin kalsium 68 mg.
  • Alfa-ketovalin kalsium 86 mg.
  • D-L-alfa-hidroksimetionin kalsium 59 mg.
  • L-lisin asetat 105 mg.
  • L-triptofan 23 mg.
  • L-teoronin 53 mg.
  • L-histidin 38 mg.
  • L-tirosin 30 mg.
  • Nitrogen 36 mg.
  • Kalsium 50 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Pasien dengan berat badan 70 kg: 4-8 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi pada saat makan.

Efek samping obat

Kelebihan kalsium dalam darah (hiperkalsemia).

Perhatian Khusus

  • Dikonsumsi dengan makanan untuk memfasilitasi proses penyerapan dan mengoptimalkan metabolisme asam amino.
  • Pemantauan kadar kalsium serum secara teratur.
  • Pastikan asupan kalori yang masuk dalam tubuh harus mencukupi.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki kadar kalsium tinggi di dalam darah (hiperkalsemia).
  • Pasien dengan gangguan metabolisme asam amino.
  • Pasien penderita kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya mengalami kegagalan dalam menguraikan asam amino fenilalanin (fenilketonuria herediter).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Tetrasiklin.
  • Siprofloksasin.
  • Norfloksasin.
  • Zat besi (Fe).
  • Fluorin.
  • Eramustin.
  • Aluminium hidroksida.

Sesuai kemasan per Juni 2020

Kalbemed. https://kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/395/NOCID
Diakses pada 10 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Apa Saja Pertimbangan Cuci Darah pada Pasien Ginjal Kronis?

Sebelum melakukan prosedur dialisis atau cuci darah pada pasien penyakit ginjal kronis, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan menurut dokter. Apa saja?
23 Dec 2019|Arif Putra
Baca selengkapnya
Apa Saja Pertimbangan Cuci Darah pada Pasien Ginjal Kronis?

Berapa pH Urine Normal? Ini Jawaban serta Prosedur Pemeriksaannya

Pemeriksaan nilai pH normal urine dilakukan apabila dokter mencurigai adanya batu ginjal atau infeksi saluran kemih. Nilai pH urine yang normal berkisar antara 4,5-8,0 dengan rata-rata 6,0. Nilai di bawah dan di atas rentang tersebut bisa menandakan gangguan kesehatan.
24 Feb 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Berapa pH Urine Normal? Ini Jawaban serta Prosedur Pemeriksaannya

Sebelum Terlambat, Kenali Ciri-Ciri Sakit Ginjal Stadium Awal

Penyakit ginjal dapat dideteksi sejak dini. Ciri penyakit ginjal stadium awal yaitu kerap ingin buang air kecil, urine berbusa dan berdarah, betis dan kaki membengkak.
11 Jul 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Sebelum Terlambat, Kenali Ciri-Ciri Sakit Ginjal Stadium Awal

Penyakit Terkait