Nistrol Tablet 10 mg

26 Sep 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 2 strip @ 10 tablet (10 mg)
Produsen
Novell Pharmaceutical Laboratories

Nistrol tablet adalah obat yang digunakan untuk mengontrol kolesterol LDL (low density lipoprotein) dan trigliserida dengan menurunkan kolesterol dan lemak jahat serta meningkatkan kolesterol HDL (high density lipoprotein) dalam darah. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Nistrol tablet mengandung zat aktif rosuvastatin.

  • Mengontrol kolesterol LDL (low density lipoprotein) dan trigliserida.
  • Menurunkan kolesterol dan lemak jahat serta meningkatkan kolesterol HDL (high density lipoprotein) dalam darah.

Rosuvastatin berada dalam kelas obat yang disebut HMG-CoA reductase inhibitors (statin). Rosuvastatin bekerja dengan memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh untuk menurunkan jumlah kolesterol yang mungkin menumpuk di dinding arteri dan menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal: 5 atau 10 mg/hari, dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hari dengan interval 4 minggu jika dibutuhkan.
  • Dosis maksimal: 40 mg/hari.
  • Pencegahan (profilaksis) pada pasien risiko tinggi penyakit kardiovaskular: 20 mg/hari.

Anak-anak 10 tahun ke atas:

  • Hiperkolesterolemia familia heterozigo:
    • Dosis awal: 5 mg/hari, dapat ditingkatkan interval 4 minggu.
    • Dosis maksimal: 20 mg/hari.
Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Sakit perut.
    Cobalah untuk beristirahat dan rileks. Cobalah makan dan minum secara perlahan dan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dalam frekuensi yang lebih sering. Cobalah menggunaan handuk hangat atau botol air yang berisi air hangat ke atas perut untuk meringankan rasa sakitnya. Namun, jika Anda merasa sangat kesakitan, segera hubungi dokter Anda.
  • Lemah atau pusing.
    Jika rosuvastatin dapat membuat anda pusing dan merasa lemah, hentikan apa yang sedang Anda lakukan dan duduk atau berbaring sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat dan mesin jika Anda merasa lelah. Jangan minum alkohol karena akan memperburuk kondisi Anda.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Cobalah mengonsumsi makanan dengan kandungan serat tinggi seperti buah, sayuran, dan sereal serta minumlah banyak air. Cobalah berolahraga secara rutin, seperti berjalan atau berlari. Jika tidak dapat membantu, bicaralah kepada apoteker atau dokter.
  • Mual.
    Cobalah mengonsumsi makanan ringan dan jangan mengonsumsi makanan berat atau pesan. Cobalah konsumsi rosuvastatin setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala terus berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Sakit kepala.
    Cobalah untuk berisitirahat dan minum banyak air dan jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit dan bicaralah kepada dokter jika gejala berlangsung lebih dari satu minggu atau semakin memburuk.
  • Protein dalam urin Anda.
    Hal ini biasanya kembali normal dengan sendirinya tanpa Anda harus berhenti minum rosuvastatin. Dokter Anda mungkin akan memantau Anda untuk memastikan hal ini terjadi.
  • Pasien dengan penyakit hati aktif.
  • Pasien dengan kelainan otot (miopati).
  • Pasien dengan gangguan ginjal berat.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan kadar tiorid yang rendah (hipotirodisme).
  • Pasien dengan riwayat penyakit hati.
  • Pasien dengan kegagalan pernapasan.
  • Pasien dengan faktor kelemahan otot (miopati).
  • Pasien yang mengonsumsi bersama siklosporin, gemfibrozil, atazanavir, ritonavir, lopinavir, ritonavir, simeprevir.
  • Fenofibrat, amprenavir, atazanvir, klofibrat, darolutamid, darunavir, asam fenofibrat, idinavir, lenalidomid, nelfinavir, ritonavir,
    Penggunaan bersama dengan rosuvastatin dapat meningkatkan risiko efek samping seperti kerusakan hati dan kondisi langka namun serius yang disebut rhabdomyolysis yang melibatkan kerusakan jaringan otot rangka. Dalam beberapa kasus, seperti cedera otot (rhabdomyolysis) dapat menyebabkan kerusakan ginjal bahkan kematian.
  • Kolkisin.
    Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menggunakan kolkisin bersama dengan rosuvastatin. Penggunaan obat-obatan ini dapat meningkatkan risiko kondisi langka namun serius dan berpotensi fatal yang memengaruhi otot dan ginjal Anda. Risikonya paling besar jika Anda sudah tua atau memiliki penyakit ginjal yang sudah ada sebelumnya.
  • Siklosporin, gemfibrozil.
    Penggunaan bersama dengan rosuvastatin dapat meningkatkan kadar rosuvastatin dalam darah dan dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya pada otot Anda.
  • Leflunomid.
    Leflunomide dapat menyebabkan masalah hati, dan menggunakannya dengan obat lain yang juga dapat mempengaruhi hati seperti rosuvastatin dapat meningkatkan risiko tersebut. Selain itu, leflunomide dapat meningkatkan kadar dan efek rosuvastatin dalam darah karena leflunomide dapat tinggal dalam darah Anda untuk waktu yang lama setelah dosis terakhir dan interaksi dengan obat lain dapat terjadi untuk beberapa waktu bahkan setelah Anda berhenti meminumnya.
  • Lomitapid.
    Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menggunakan lomitapide bersama dengan rosuvastatin. Lomitapide dapat menyebabkan kerusakan hati, dan mengonsumsi dengan obat lain yang juga dapat mempengaruhi hati seperti rosuvastatin dapat meningkatkan risiko tersebut.
  • Warfarin.
    penggunaan warfarin bersama dengan rosuvastatin dapat menyebabkan Anda lebih mudah berdarah.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/rosuvastatin?mtype=generic
Diakses pada 8 September 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/rosuvastatin/
Diakses pada 8 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/rosuvastatin-index.html
Diakses pada 8 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a603033.html
Diakses pada 8 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Statin dan Pilihan Jenisnya untuk Turunkan Kolesterol

Statin adalah jenis obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan kolesterol. Namun, konsumsi statin mampu menyebabkan....
11 Feb 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Statin dan Pilihan Jenisnya untuk Turunkan Kolesterol

Aneka Jus Penurun Kolesterol dari Buah dan Sayur yang Mudah Didapatkan

Ada beberapa jus penurun kolesterol dari buah dan sayur yang tak sulit dicari, seperti jus jeruk, jus wortel, bahkan jus tomat. Manfaat jus penurun kolesterol bisa optimal jika diiringi dengan gaya hidup sehat.
08 Sep 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Aneka Jus Penurun Kolesterol dari Buah dan Sayur yang Mudah Didapatkan

Mengenal Berbagai Manfaat Sari Kacang Hijau untuk Kesehatan

Sari kacang hijau memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Mulai dari menurunkan kolesterol, menyehatkan janin, hingga mencegah diabetes bisa Anda dapatkan.
03 Feb 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Mengenal Berbagai Manfaat Sari Kacang Hijau untuk Kesehatan