Nisagon krim 5 g untuk meringankan peradangan kulit yang responsif terhadap kortikosteroid bila terkomplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang rentan terhadap neomycin.
Nisagon krim 5 g untuk meringankan peradangan kulit yang responsif terhadap kortikosteroid bila terkomplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang rentan terhadap neomycin.
Nisagon krim 5 g untuk meringankan peradangan kulit yang responsif terhadap kortikosteroid bila terkomplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang rentan terhadap neomycin.
Nisagon krim 5 g untuk meringankan peradangan kulit yang responsif terhadap kortikosteroid bila terkomplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang rentan terhadap neomycin.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 11.615/tube (5 g) per Oktober 2019
Kemasan 1 tube @ 5 g
Produsen Ifars Pharmaceutical Laboratories

Nisagon adalah obat untuk meringankan peradangan kulit yang responsif terhadap kortikosteroid bila terkomplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang rentan terhadap neomycin. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Nisagon mengandung zat aktif betamethasone dan neomycin sulfate.

Meringankan peradangan kulit yang responsif terhadap kortikosteroid bila terkomplikasi dengan infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang rentan terhadap neomycin.

  • Betamethasone 17-valerate 0,1 %
  • Neomycin sulfate 0,5%

2-3 kali/hari.

Oleskan pada kulit yang sakit.

  • Rasa terbakar
  • Gatal
  • Iritasi
  • Kulit kering
  • Radang pada folikel rambut (folikulitis)
  • Pertumbuhan rambut yang tidak normal (hipertrikhosis)
  • Jerawat
  • Kulit melepuh (maserasi kulit)
  • Infeksi sekunder
  • Kerusakan jaringan (atropi) kulit
  • Stretch mark (striae)
  • Biang keringat (miliaria)
  • Gangguan fungsi telinga (ototoksisitas) dan kerusakan ginjal (nefrotoksisitas) pada pemakaian jangka panjang atau penggunaan dosis besar
  • Hipersensitif terhadap obat.
  • Pasien penderita penyakit kulit menjadi memerah (rosacea), acne vulgaris, dan dermatitis perioral.
  • Pasien penderita infeksi kulit primer oleh virus.
  • Penggunaan pada daerah yang luas khususnya selama kehamilan.
  • Usia lanjut.
  • Pasien penderita dengan gangguan ginjal.
  • Pasien dengan kondisi lesi kulit primer yang disebabkan oleh jamur atau bakteri.
  • Peradangan (dermatosis) pada anak-anak 1 tahun ke bawah.
  • Pengobatan peradangan pada telinga (otitis externa) bila gendang telinga mengalami perforasi karena gangguan fungsi pendengaran (ototoksisitas).
  • Tidak untuk mata
  • Anak-anak dan bayi.
  • Penggunaan pada anak remaja dan pada muka dibatasi 5 hari.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait