Nimesulide digunakan untuk mengurangi peradangan, rasa nyeri, dan sakit

Nimed, Ximede

Nimesulide merupakan obat yang memiliki efek anti-radang, anti-demam, dan anti-nyeri yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit pada punggung, dysmenore, nyeri pasca operasi, dan osteoarthritis. Obat ini cukup selektif menghambat COX-2 sehingga potensi untuk menyebabkan iritasi pada lambung menjadi berkurang. 

Nimesulide (Sulide, Mesulid)
Golongan

OAINS (obat anti inflamasi non-steroid)

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet, sirup, suspensi, dan gel

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis obat

Nyeri akut, Dismenore/ nyeri saat menstruasi, Osteoarthritis, Nyeri pasca operasi
Oral

Dewasa:

  • 100 mg 2 kali sehari. Penggunaan obat ini di benua Eropa dibatasi maksimal selama 15 hari.

Nyeri akut, dismenore (nyeri saat menstruasi), dismenore primer

Rektal

Dewasa:

  • 200 mg 2 kali sehari

Tendinitis akut akibat trauma, Sprains

Topikal/Kutan

Dewasa:

  • Gel atau krim 3% dioleskan tipis di daerah yang nyeri 2-3 kali sehari selama 7-15 hari

Konsumsi nimesulide sesuai dengan dosis yang diberikan dokter. Untuk mencegah terjadinya luka pada lambung, konsumsi nimesulide setelah makan. Jika jadwal penggunaan obat terlewatkan, segera konsumsi obat secepatnya. Jika sudah saatnya bagi Anda untuk beralih ke dosis berikutnya, tidak disarankan untuk mengakumulasikannya dengan dosis yang terlewatkan.

Simpan obat pada suhu ruangan, di tempat yang tidak panas dan tidak lembab.

Terdapat beberapa efek samping yang dapat timbul yaitu:

  • Sistem pencernaan: Rasa tidak nyaman di ulu hati, kram perut atau rasa panas di dada, mual, muntah, diare, pendarahan atau perforasi saluran cerna
  • Ruam kulit
  • Edema
  • Sistem saraf pusat: nyeri kepala, pusing, mengantuk
  • Stomatitis bulosa/erosif
  • Hematuria (darah pada urin)
  • Oliguria (penurunan jumlah dan frekuensi urin)
  • Gagal ginjal

Beritahukan dokter Anda mengenai setiap efek samping yang terjadi pada Anda. Obat ini juga dapat menyebabkan efek samping yang berpotensi fatal seperti Stevens Johnson syndrome, TEN (toxic epidermal necrolysis), hepatitis berat. Jika efek samping tidak menghilang atau semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Sebelum menggunakan obat ini, beritahukan kepada dokter jika Anda sedang hamil atau menyusui. Informasikan kepada dokter jika Anda:

  • Memiliki riwayat penyakit saluran pencernaan
  • Memiliki riwayat infeksi
  • Memiliki riwayat edema
  • Memiliki riwayat hipertensi
  • Lansia
  • Laktasi

Kontraindikasi

Penggunaan nimesulide merupakan kontraindikasi bagi individu dengan:

  • Hipersensitivitas/ alergi terhadap nimesulide
  • Perdarahan saluran pencernaan
  • Tukak lambung yang aktif
  • Gagal jantung dan ginjal yang berat
  • Gangguan hati atau memiliki riwayat penyakit hati
  • Gangguan koagulasi
  • Usia <12 tahun
  • Kehamilan

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Mengonsumsi nimesulide dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Menambah efek hepatotoksik dengan obat yang memiliki efek toksik pada hati seperti obat: Anti-kejang (asam valproat), Anti-jamur (ketokonazole), Anti-tuberkulosis (isonoazide), Amiodarone, Methotrexate, Methyldopa, Amoksisilin Obat ini juga dapat menurunkan bioavailabilitas dan respon natriuretik serta diuretik dari furosemide.
  • Meningkatkan efek antikoagulan warfarin.
  • Penggunaan nimesulide dengan OAINS lain seperti aspirin dapat meningkatkan resiko efek samping pada saluran pencernaan dan hati.
  • Nimesulide juga dapat meningkatkan efek obat seperti fenitoin dan warfarin.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mims. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/thiamphenicol?mtype=generic
Diakses pada 28 Januari 2019

Mims. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/nimesulide?mtype=generic
Diakses pada 28 Januari 2019

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB04743
Diakses pada 28 Januari 2019

Chemm. https://chemm.nlm.nih.gov/pregnancycategories.htm
Diakses pada 28 Januari 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1779429/
Diakses pada 28 Januari 2019

Artikel Terkait