Nifuroxazide

10 Mei 2019
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Nifuroxazide merupakan obat untuk mengobati masalah diare

Fuzide, Hufafural, Nifudiar, Niral, Sanfuro, Xane

Nifuroxazide merupakan obat yang digunakan untuk mengobati masalah diare yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Obat ini bekerja menghentikan dan membunuh pertumbuhan bakteri pada tubuh.

Nifuroxazide (Nifuroxazide)
Golongan

Antibotik

Kategori obat

Obat Resep

Bentuk sediaan obat

Sirup dan suspensi

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori N:Tidak ada penelitian terkontrol pada wanita, atau tidak ada penelitian pada wanita hamil atau hewan. Penelitian menunjukkan bahwa  obat ini tidak menimbulkan risiko minimal pada bayi ketika digunakan selama menyusui.

Dosis obat

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respon terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Colitis, Diare (Oral)

  • Dewasa: 800 mg setiap hari dalam dosis terbagi. Dosis biasa 200 mg 4 kali sehari selama 3 hari.

Baca sesuai petunjuk kemasan atau sesuai arahan dari dokter Anda sebelum menggunakan obat nifuroxazide. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan atau sesuai yang disarankan oleh dokter. Dosis akan diberikan sesuai kondisi medis.

Kocok botol suspensi terlebih dahulu sebelum menggunakan obatnya.

Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat nifuroxazide dapat menyebabkan efek samping yang jarang terjadi jika dikonsumsi seperti: reaksi hipersensitivitas. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan Anda.

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Hentikan jika tidak ada pembaikan selama 3 hari
  • Tidak untuk infeksi invasif
  • Pastikan untuk minum air cukup

Kontraindikasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipersensitivitas terhadap turunan nitrofuran

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mims. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/nifuroxazide/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 9 Januari 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Seputar Escherichia Coli dan Gangguan Kesehatan yang Ditimbulkannya

Bakteri Escherichia Coli alias E.Coli bisa memcu berbagai penyakit di tubuh, seperti keracunan makanan, diare, hingga gagal ginjal dan infeksi saluran kemih. Infeksi ini cukup sering terjadi sehingga Anda perlu lebih waspada.
03 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Seputar Escherichia Coli dan Gangguan Kesehatan yang Ditimbulkannya

Infeksi Lambung Menyerang, Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

Infeksi lambung disebabkan oleh bakteri H. Pylori dan tidak selalu menimbulkan gejala. Terdapat berbagai pengobatan yang dapat Anda tempuh, di antaranya dengan antibiotik dan berbagai jenis obat lainnya.
16 Mar 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Infeksi Lambung Menyerang, Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

Anda Tak Sendiri, Ini Alasan ISK pada Ibu Hamil Kerap Terjadi

ISK pada ibu hamil rentan terjadi karena perubahan kondisi fisik dan hormon, bahkan bisa terjadi berulang. Gejala infeksi saluran kemih pada ibu hamil adalah rasa sakit pada kandung kemih yang terasa ketika buang air kecil hingga munculnya darah pada urine.
04 Jan 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Anda Tak Sendiri, Ini Alasan ISK pada Ibu Hamil Kerap Terjadi