Nicotinamide

27 Apr 2021| Lenny Tan
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Nicotinamide atau niacinamide digunakan untuk membantu mencegah kekurangan vitamin B3

Nicotinamide atau niacinamide digunakan untuk membantu mencegah kekurangan vitamin B3

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Cernevit, Corovit, Ferobion, Fervital, Iberet Folic 500, Niacef, Obimin AF, Soluvit N, Tivilac, Vitamin B Complex (Ika)

Deskripsi obat

Nicotinamide atau niacinamide adalah bentuk vitamin B3 yang digunakan untuk mencegah dan mengobati defisiensi atau kekurangan nicotinamide (pellagra). Kekurangan nicotinamide atau pellagra dapat menyebabkan diare, kebingungan (demensia), lidah kemerahan atau bengkak, serta kulit merah dan mengelupas.

Nicotinamide dalam bentuk tablet juga dapat digunakan untuk menangani kolesterol tinggi (hiperlipidemia). Sementara, nicotinamide dalam bentuk gel digunakan untuk membantu mengobati jerawat.

Nicotinamide bisa didapat dari berbagai makanan, misalnya ragi, daging sapi, ikan, susu, telur, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Nicotinamide juga ditemukan di banyak suplemen vitamin B kompleks dengan vitamin B lainnya. 

Nicotinamide (Niacinamide)
GolonganKelas terapi : Vitamin Klasifikasi obat : Vitamin B kompleks
Kategori obatObat bebas
Bentuk sediaan obatTablet, sirup, injeksi, topikal
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori A: Penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin.

Jika melebihi dosis AKG
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol, tetapi ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Efek samping yang mungkin timbul dari pemakaian nicotinamide tablet, antara lain:

  • Sakit perut
  • Mual
  • Diare
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Keringat berlebih
  • Muntah
  • Kerusakan hati
  • Perpanjangan waktu protrombin
  • Penurunan kadar albumin dalam darah (hipoalbuminemia)

Efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan nicotinamide topikal, yaitu:

  • Kulit kering
  • Iritasi kulit
  • Kulit gatal (pruritus)
  • Kemerahan pada kulit
  • Rasa seperti terbakar pada kulit

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan nicotinamide pada kondisi:

  • Penderita penyakit hati
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Anak-anak
  • Kencing manis (diabetes)
  • Perdarahan
  • Penyakit asam urat
  • Menjalani cuci darah
  • Kehamilan dan menyusui

Penyimpanan

Simpan pada suhu di antara 20-25°C. Hindarkan dari tempat panas atau cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hindari penggunaan nicotinamide pada pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap nicotinamide.

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Dalam dosis berlebih
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan nicotinamide pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang jarang terjadi tetapi sangat serius, seperti:

  • Feses berwarna kehitaman
  • Mudah memar atau berdarah
  • Mual atau muntah terus-menerus
  • Pembengkakan pada lengan atau kaki
  • Terjadi tanda-tanda masalah pada ginjal, seperti perubahan urine menjadi berwarna gelap, muntah seperti bubuk kopi, serta mata atau kulit menguning

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi secara bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat secara bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu, bila perlu dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi nicotinamide dengan obat lain bersamaan dapat menyebabkan interaksi berupa peningkatan efek buruk inhibitor reduktase HMG-CoA.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/nicotinamide-riboside#benefits
Diakses pada 25 Januari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6926/niacinamide-oral/details
Diakses pada 25 Januari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1534/niacinamide
Diakses pada 25 Januari 2021

Drugbank. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/mupirocin-topical-route/proper-use/drg-20064924?p=1
Diakses pada 25 Januari 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/nicotinamide?mtype=generic
Diakses pada 25 Januari 2021

Drugs. https://www.drugs.com/drp/nicotinamide.html
Diakses pada 25 Januari 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/natural/1534.html
Diakses pada 25 Januari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email