Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Niclosamide (Alias: Niklosamide)

Ditulis oleh Nina Hertiwi Putri
Terakhir ditinjau oleh dr. Reni Utari

Merk dagang yang beredar:

-

Niclosamide masuk ke dalam golongan antihelminthics, yaitu obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi infeksi cacing pita. Beberapa jenis cacing pita yang dapat dibasmi dengan obat ini antara lain cacing pita ikan, cacing pita dwarf, dan cacing pita sapi.

Saat dikonsumsi, obat ini akan berkontak langsung dengan cacing di dalam tubuh. Setelah itu, cacing yang sudah mati akan dikeluarkan bersamaan dengan tinja. Obat ini tidak dapat dibeli bebas, dan hanya bisa didapatkan dengan resep dokter.

 

Niclosamide (Niklosamide)
Golongan

Anthelmintics

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Anak dan dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun penelitian terkontrol pada wanita hamil belum dilakukan. Atau penelitian terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada penelitian terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester berikutnya).

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Dosis penggunaan niclosamide dapat dibedakan berdasarkan jenis cacing yang menginfeksi.

Dosis untuk infeksi cacing pita dari babi

Dewasa: 2 g, sebagai dosis tunggal (dikonsumsi hanya satu kali) setelah sarapan dengan makanan ringan.

• Anak: jika berusia kurang dari 2 tahun, 500 mg sedangkan jika berusia 2-6 tahun sebanyak 1 g. Semua perlu dikonsumsi sebagai dosis tunggal setelah sarapan ringan.

Dosis untuk infeksi cacing pita dwarf

• Dewasa: dosis awal 2 g pada hari pertama, lalu dilanjutkan sebanyak 1 g di hari-hari berikutnya selama 6 hari.

• Anak <2 tahun: sebanyak 500 mg pada hari pertama, lalu dilanjutkan sebanyak 250 mg di hari-hari berikutnya selama 6 hari.

• Anak 2-6 tahun: sebanyak 1 g pada hari pertama, lalu dilanjutkan sebanyak 500 mg di hari-hari berikutnya selama 6 hari.

Dosis untuk infeksi cacing pita dari sapi atau ikan

• Dewasa: 1 g setelah sarapan dan dilanjutkan 1 g satu jam setelahnya.

• Anak <2 tahun:
250 mg setelah sarapan dan dilanjutkan 250 mg satu jam setelahnya.

• Anak 2-6 tahun:
500 mg setelah sarapan dan dilanjutkan 500 mg satu jam setelahnya.

Aturan pakai Niclosamide dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan niclosamide sebelum penggunaan. Berikut ini cara mengonsumsi niclosamide yang tepat.

  • Niclosamide dapat dikonsumsi 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. Meski begitu, untuk mengurangi risiko sakit perut, obat ini lebih baik dikonsumsi setelah mengonsumsi makanan ringan, seperti sarapan.

  • Tablet niclosamide harus dikunyah hingga benar-benar hancur, baru setelah itu ditelan dengan air.

  • Sebelum memberikannya pada anak, hancurkan tablet obat hingga halus seperti bubuk, lalu campur dengan sedikit air.

  • Untuk mengatasi cacing pita dari sapi, atau ikan, pastikan konsumsinya sesuai dengan yang diinstruksikan oleh dokter. Meski pada kebanyakan orang dosis tunggal dapat mengatasi infeksi ini, tapi pada kasus lainnya, dosis tambahan mungkin diperlukan.

  • Untuk mengatasi infeksi cacing pita dwarf, pastikan Anda mengonsumsi obat ini selama 7 hari, hingga perawatan benar-benar selesai. Jika Anda berhenti mengonsumsi sebelum perawatan selesai, maka infeksi dapat kembali terjadi.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Efek samping yang berlebihan harus segera mendapat penanganan medis.

Niclosamide dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Diare
  • Sakit perut
  • Hilangnya nafsu makan
  • Mual atau muntah

Meski lebih jarang terjadi, kondisi-kondisi di bawah ini juga dapat muncul sebagai efek samping niclosamide.

  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Gatal di area rektum
  • Ruam kulit
  • Rasa tidak enak di mulut

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika mengalami efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Peringatan

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya agar dokter dapat memastikan bahwa niclosamide adalah terapi yang paling tepat untuk kondisi Anda.

Periksakan diri Anda secara berkala ke dokter untuk memastikan infeksi telah benar-benar sembuh. Jika gejala tidak juga mereda atau justru bertambah parah setelah beberapa hari mengonsumsi niclosamide, segera hubungi dokter.

Jangan menggunakan niclosamide jika Anda mempunyai riwayat alergi terhadap obat ini.

 

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Tidak hanya obat, mengonsumsi alkohol dan tembakau bersama dengan niclosamide juga berisiko menyebabkan interaksi. Konsultasikan ke dokter jika Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol atau merokok, sebelum mengonsumsi obat ini.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

MIMS Indonesia. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/niclosamide/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 28 Agustus 2019

Drugs. https://www.drugs.com/cons/niclosamide.html
Diakses pada 28 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/niclosamide-oral-route/description/drg-20065068
Diakses pada 28 Agustus 2019

Artikel Terkait:
Back to Top