Neurontin Kapsul 300 mg

05 Jun 2020| Maria Yuniar
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 2.080.863/box per Juni 2020
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 kapsul (300 mg)
Produsen
Pfizer Indonesia

Neurontin kapsul digunakan untuk mengobati nyeri pada gangguan saraf dan terapi tambahan pada pengobatan kejang parsial. Neurontin kapsul merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Neurontin kapsul mengandung zat aktif gabapentin.

  • Mengobati nyeri pada gangguan saraf (neuropatik) pada pasien dewasa 18 tahun ke atas.
  • Terapi tambahan pada pengobatan kejang yang berdampak hanya pada satu area otak (kejang parsial) dengan atau tanpa generalisasi sekunder pada dewasa dan anak 3 tahun ke atas.

Gabapentin 300 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak 12 tahun ke atas:
    • Dosis umum: 900-1800 mg/hari.
      • Hari ke 1: 300 mg sebanyak 1 kali/hari.
      • Hari ke 2: 300 mg sebanyak 2 kali/hari.
      • Hari ke 3: 300 mg sebanyak 3 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 2400 mg/hari terbagi dalam 3 dosis.

  • Anak-anak 3-12 tahun:
    • Dosis awal: 10-15/kg BB/hari terbagi dalam 3 dosis.
      Dosis efektif dapat dicapai dengan peningkatan titrasi dalam 3 hari.
  • Anak-anak 3-5 tahun ke bawah: 40 mg/kg BB/hari terbagi dalam 3 dosis.
    • Dosis maksimal: 50 mg/kg BB/hari.
      Maksimal interval waktu: 12 jam ke bawah.
  • Anak-anak 5 tahun ke atas:
    • Dosis efektif: 25-35 mg/kg BB/hari terbagi dalam 3 dosis.

  • Nyeri neuropati:
    • Dosis awal:
      • Hari ke 1: 300 mg/hari pada hari pertama.
      • Hari ke 2: 300 mg sebanyak 2 kali/hari.
      • Hari ke 3: 300 mg sebanyak 3 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 1800 mg/hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Reaksi alergi.
  • Penurunan kesadaran (somnolen).
  • Pusing.
  • Gangguan gerakan tubuh yang disebabkan masalah pada otak (ataksia).
  • Lesu.
  • Pergerakan mata yang tidak terkendali (nistagmus).
  • Sakit kepala.
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor).
  • Penglihatan ganda (diplopia).
  • Mual.
  • Muntah.
  • Peradangan pada mukosa hidung (rinitis).
  • Penurunan ketajaman penglihatan pada mata (ambliopia).
  • Pasien yang memiliki alergi pada komponen obat ini.
  • Pasien penderita peradangan pankreas (pankreatitis akut).
  • Tidak untuk kejang pada umunya seperti pingsan.
  • Pasien penderita kelainan metabolisme gula (galaktosa) dalam darah (galaktosemia).
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien penderita kerusakan ginjal.
  • Pasien yang melakukan cuci darah (hemodialisis).
  • Pasien yang tidak kejang.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Penghentian, penambahan atau penggantian terapi alternatif harus dilakukan secara bertahap, minimal 1 minggu.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Dapat menyebabkan alergi.
  • Anak-anak 3 tahun ke bawah.

Antasida.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/neurontin?type=brief&lang=id
Diakses pada 4 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

11 Penyebab Kesemutan di Tangan Ini Jarang Diketahui

Penyebab kesemutan di tangan umumnya adalah karena adanya tekanan pada saraf. Namun jika tidak kunjung reda, bisa jadi tanda kerusakan saraf atau gangguan kesehatan.
29 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
11 Penyebab Kesemutan di Tangan Ini Jarang Diketahui

Tangan Sering Kesemutan Bisa Jadi Ciri Neuropati

Sering kesemutan merupakan salah satu ciri neuropati periferal. Pada dasarnya, kesemutan pada penyakit ini kerap terjadi secara berulang, timbul dan hilang.
14 Jun 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Tangan Sering Kesemutan Bisa Jadi Ciri Neuropati

Sederet Pantangan Syaraf Kejepit Ini Jangan Sampai Dilakukan

Kondisi syaraf kejepit sering terjadi sehari-hari. Oleh karena itu, ketahuilah pantangan syaraf kejepit ini, sebagai "pedoman" agar bisa terhindar dari rasa nyeri akibat saraf kejepit.
05 Mar 2020|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Sederet Pantangan Syaraf Kejepit Ini Jangan Sampai Dilakukan