Neomycin

20 Mar 2019| Maria Yuniar
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Neomycin termasuk golongan antibiotik aminoglikosida

NEO-Fradin.

Neomycin merupakan obat yang digunakan untuk mencegah resiko infeksi setelah operasi. Obat ini menghentikan pertumbuhan bakteri pada usus yang menimbulkan infeksi. Golongan obat ini adalah antibiotik aminoglikosida

Neomycin (Neomisin)
Golongan

Antibiotik aminoglikosida

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet dan larutan

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori D: Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis obat

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respon terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Oral

Encephalopathy Hepatic

  • Dewasa: Sebagai terapi ajuvan: 4-12 gr setiap hari dalam dosis terbagi selama 5-7 hari. Untuk insufisiensi hati kronis, 4 gr setiap hari untuk periode pemberian tidak terbatas.
  • Anak: Sebagai terapi ajuvan: 50-100 mg / kg sehari dalam dosis terbagi selama 5-7 hari.

Antisepsis usus pra operasi

  • Dewasa: 1 gr setiap  jam, kemudian tiap 4 jam pada 2-3 hari sebelum operasi.
  • Anak: 6-12 tahun 250-500 mg tiap 4 jam 2-3 hari sebelum operasi. Berumur lebih dari 12 thn 1 gr tiap 4 jam selama 2-3 hari sebelum operasi.

Infeksi kulit topikal/cutaneus

  • Dewasa: Sebagai krim/oint: Bersihkan area yang terkena dampak dan oleskan 2 kali sehari
  • Anak: Berumur lebih dari 2 tahun, dosis sama dengan dewasa.

Ikuti saran dan resep dokter.

  • Obat diminum 3 sampai 4 dosis dalam sehari.
  • Minum obat ini dengan dosis efektif untuk mengurangi resiko efek samping.
  • Dosis didasarkan pada kondisi respons medis.

Konsumsi obat sesuai petunjuk dokter.

Efek samping dapat terjadi pada pemakaian obat-obatan. Mual, muntah, sakit kepala merupakan efek samping yang umum terjadi selama pemakaian obat ini. Beritahukan dokter Anda mengenai setiap efek samping yang terjadi pada Anda.

Bila Anda mengalami gejala yang tidak mungkin tetapi berat/serius sebagai berikut, segera hubungi dokter Anda:

  • Ototoksisitas (efek terhadap pendengaran); mual, muntah, diare, peningkatan air liur, stomatitis, peningkatan enzim hati dan kadar bilirubin, diskrasia darah, anemia hemolitik, kebingungan, parestesia, disorientasi, nistagmus, reaksi hipersensitivitas (mis. dermatitis, pruritus, demam obat); sindrom malabsorbsi dengan steatorrhoea dan diare, gangguan elektrolit (hipomagnesemia, hipokalsemia, hipokalemia).
  • Berpotensi Fatal: Nefrotoksisitas; depresi pernafasan dan henti nafas setelah blokade neuromuskular; anafilaksis.

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Pasien dengan kelainan neuromuskular.
  • Riwayat vertigo, tinnitus atau gangguan pendengaran.
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan berlebih dari organisme yang tidak rentan.
  • Gangguan ginjal dan hati.
  • Kehamilan dan menyusui.

Kontraindikasi:

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipersensitivitas terhadap neomisin dan aminoglikosida lainnya.
  • Obstruksi usus.
  • Bayi yang kurang dari 1 tahun.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Konsumsi beberapa obat secara bersamaan dapat menimbulkan interaksi obat. Konsumsi Neomycin dapat terjadi efek nefrotoksik dan neurotoksik tambahan dengan aminoglikosida lainnya, merusak penyerapan obat lain, mengurangi efektivitas kontrasepsi oral, efek acarbose meningkat, meningkatkan efek relaksan otot non-depolarising, menimbulkan efek parasimpatomimetik dari neostigmine dan pyridostigmine, meningkatkan risiko hipokalsemia pada pasien yang menerima bifosfonat, mengubah INR bila diberikan dengan antikoagulan, menonaktifkan vaksin tifoid oral.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

https://www.mims.com/indonesia/drug/info/neomycin/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 26 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8047/neomycin-oral/details
Diakses pada 26 November 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/neomycin-oral-route/side-effects/drg-20065027
Diakses pada 26 November 2018

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Bintik Merah pada Kulit Bayi, Apa Penyebabnya?

Bintik merah pada kulit bayi tak hanya disebabkan oleh ruam popok. Pemberian jenis makanan baru pada bayi juga dapat menyebabkan bintik merah pada kulit bayi karena dapat meningkatkan frekuensi buang air besar.
30 Apr 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Bintik Merah pada Kulit Bayi, Apa Penyebabnya?

Jenis Antibiotik Makrolida untuk Infeksi Bakteri dan Efek Sampingnya

Makrolida adalah kelas antibiotik yang umum diresepkan dokter untuk mengobati infeksi bakteri. Terdapat empat jenis antibiotik makrolida yang utama, yakni erythromycin, azithromycin, clarithromycin, serta fidaxomicin. Sebagian besar antibiotik makrolida dapat menangani beragam jenis infeksi, kecuali fidaxomicin.
31 Jul 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Jenis Antibiotik Makrolida untuk Infeksi Bakteri dan Efek Sampingnya

Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Koreng Bernanah

Koreng bernanah adalah kondisi ketika jaringan kulit yang terluka meradang akibat infeksi bakteri. Penyebab koreng bernanah adalah kondisi koreng yang tidak dirawat dengan benar sehingga timbul infeksi. Simak cara mengatasi dan mencegahnya.Baca selengkapnya
Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Koreng Bernanah