Neofer Kaplet

08 Nov 2020| Dea Febriyani
Neofer kaplet adalah suplemen terapi penunjang neuropati diabetikum dan mencegah kerusakan sel.

Deskripsi obat

Neofer Kaplet adalah suplemen terapi penunjang kerusakan saraf akibat gula darah terlalu tinggi dalam jangka waktu lama (neuropati diabetik) dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dibeli secara bebas. Neofer kaplet mengandung asam alfa lipoat, vitamin B12 (sianokobalamin), dan biotin (Vitamin H).

Neofer Kaplet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaAsam alfa lipoat, vitamin B12 (sianokobalamin), dan biotin (vitamin H).
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen dan multivitamin.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 6 kaplet
ProdusenMahakam Beta Farma

Informasi zat aktif

Vitamin B12 adalah salah satu komposisi dari neofer kaplet.

Vitamin B12 (sianokobalamin) merupakan vitamin neurotropik yang berfungsi untuk menjaga, memelihara, dan menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki gangguan metabolisme sel saraf dan memberikan asupan yang dibutuhkan agar saraf mampu bekerja dengan baik.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B12 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Absorpsi melalui saluran cerna.
  • Distribusi: Di dalam darah, terikat pada transcobalamin II (protein pembawa B-globulin spesifik), didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang. Melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Ekskresi: melalui empedu dengan daur ulang enterohepatik, melalui urin (sebagai B12 tidak terikat dan dalam fraksi kecil).

Indikasi (manfaat) obat

Memperbaiki dan mencegah kerusakan sel saraf akibat radikal bebas serta meringankan gelaja kerusakan saraf akibat gula darah terlalu tinggi dalam janka waktu yang lama (neuropati diabetik) pada penderita kencing manis (diabetes), yang meliputi:

  • Mati rasa atau kesemutan pada kaki dan tungkai bawah kaki.
  • Terkadang dapat terjadi di tangan atau lengan.
  • Nyeri atau sensasi terbakar.
  • Gangguan keseimbangan.

Asam alfa lipoat larut dalam air dan lemak, yang memungkinkannya bekerja di setiap sel atau jaringan di tubuh. Asam alfa lipoat telah dapat menurunkan gula darah dan dapat meningkatkan fungsi neuron pada diabetes.
Vitamin B12 sangat penting untuk fungsi neurologis, produksi DNA, dan perkembangan sel darah merah.
Vitamin H, lebih dikenal sebagai biotin, adalah bagian dari kelompok vitamin B kompleks. Semua vitamin B membantu tubuh mengubah makanan (karbohidrat) menjadi bahan bakar (glukosa), yang digunakan untuk menghasilkan energi. Vitamin B kompleks dibutuhkan untuk kesehatan kulit, rambut, mata, dan hati dan membantu sistem saraf berfungsi dengan baik.

Komposisi obat

  • Asam alfa lipoat 600 mg.
  • Vitamin B12 (sianokobalamin) 200 mcg.
  • Biotin (Vitamin H) 30 mcg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kaplet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Mual.
    Hindari makanan berat dan cobalah konsumsi makanan ringan. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala terus berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat, minum banyak cairan, dan sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan efek samping mengantuk. Mintalah apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau jika kondisi bertambah parah.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi dan menggunakan alat atau mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Tanda-tanda gula darah rendah seperti pusing, sakit kepala, rasa mengantuk, perasaan lemas, gemetar, detak jantung cepat, kebingungan, lapar, atau berkeringat.
  • Perubahan pada penglihatan.
    Hindari mengemudi kendaraan dan beristirahatlah.
  • Reaksi alergi seperti ruam pada kulit, gangguan pernapasan, syok anafilaksis, dan terjadinya pembengkakan pada kulit atau mukosa (angioedema).
  • Lemas.
  • Gemetar.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes) sebab walaupun obat ini ditunjukan untuk penderita diabetes, bila tidak digunakan sesuai petunjuk dapat menyebabkan kadar gula darah yang rendah.
  • Pasien penderita penyakit hati.
  • Pasien penderita gangguan tiroid.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Asam alfa lipoat dan biotin:
Kategori N: Keamanan penggunaan neofer kaplet pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui.
Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Vitamin B12:
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.
Bila dikonsumsi dalam dosis berlebihan:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan neofer kapsul pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Pengobatan untuk kanker (kemoterapi).
    Ada beberapa kekhawatiran bahwa antioksidan seperti asam alfa lipoat dapat menurunkan efektivitas beberapa obat yang digunakan untuk kanker.
  • Obat untuk antidiabetes seperti glimepirid, gliburid, insulin, pioglitazon, rosiglitazon, klorpropamid, glipizid, tolbutamid.
    penggunaan asam alfa lipoat yang dapat menurunkan gula darah dengan obat diabetes dapat menyebabkan gula darah Anda terlalu rendah.
  • Levodopa.
    Penggunaan levodopa bersama  vitamin B12 dapat mengurangi efek terapi dari levodopa.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami:

  • Gejala gula darah rendah seperti sakit kepala, lapar, lemas, berkeringat, kebingungan, mudah tersinggung, pusing, detak jantung cepat, perasaan gelisah, dan pusing seperti Anda akan pingsan.
  • Mengi atau kesulitan bernapas.
  • Ruam atau gatal-gatal pada kulit.
  • Sedikit atau tidak dapat buang air kecil.
  • Sesak napas.
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau bagian tubuh lainnya.

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-767/alpha-lipoic-acid
Diakses pada 12 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/alpha-lipoic-acid.html
Diakses pada 12 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/vitamin-b12.html
Diakses pada 12 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-313/biotin
Diakses pada 12 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/biotin.html
Diakses pada 12 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cyanocobalamin?mtype=generic
Diakses pada 12 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email