Nature's Plus Folic Acid Tablet

19 Jan 2021
Nature's Plus Folic Acid tablet adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan asam folat

Deskripsi obat

Nature's Plus Folic Acid tablet adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan asam folat. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas. Nature's Plus Folic Acid tablet mengandung zat aktif asam folat, serta vitamin B6 dan B12. Vitamin B6 membantu menjaga gula darah dalam kisaran normal, vitamin B12 melindungi dari anemia, sedangkan folat (asam folat) membantu mencegah perubahan pada DNA Anda yang dapat menyebabkan kanker. Suplemen ini dapat digunakan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Pada wanita hamil, penggunaan suplemen ini dapat membantu mencegah kelainan yang menyebabkan kegagalan pembentukan kanal otak (neural tube defect), mencegah kecacatan pada janin, dan mencegah terjadinya anemia.

Nature's Plus Folic Acid Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaAsam folat, vitamin B6, dan vitamin B12.
Kelas terapiSuplemen dan vitamin.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 botol @ 90 tablet
ProdusenNatural Organics Laboratories

Informasi zat aktif

Asam folat dibutuhkan untuk perkembangan tubuh manusia. Zat ini terlibat dalam menghasilkan materi genetik, yang disebut DNA, dan dalam berbagai fungsi tubuh lainnya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam folat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari bagian proksimal usus halus. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) kira-kira 100% (suplemen asam folat); 85% (dengan makanan); 50% (folat makanan). Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 1 jam (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke jaringan tubuh dan disimpan di hati. Terkonsentrasi secara aktif di CSF, dan memasuki ASI. Terikat secara luas pada protein plasma.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati dan plasma menjadi metabolit aktif, 5- methyltetrahydrofolate. Merusak sirkulasi enterohepatik.
  • Ekskresi: Melalui urine.

Vitamin B6 diperlukan untuk fungsi gula, lemak, dan protein yang tepat dalam tubuh. Vitamin ini juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak, saraf, kulit, dan banyak bagian tubuh lainnya. Vitamin B6 terjadi secara alami dalam makanan, seperti daging, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, dan alpukat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dikonversi menjadi piridoksal fosfat dan piridoksamin fosfat, yang disimpan dan dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: asam 4-piridoksat dan metabolit aktif lainnya diekskresikan melalui urine.

Vitamin B12 (sianokobalamin) adalah vitamin neurotropik yang berfungsi untuk menjaga, memelihara, dan menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki gangguan metabolisme sel saraf dan memberikan asupan yang dibutuhkan agar saraf mampu bekerja dengan baik.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, sianokobalamin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mengikat faktor intrinsik yang disekresikan oleh mukosa lambung; melalui saluran GI secara aktif atau dengan difusi pasif.
  • Distribusi: Di ??dalam darah, terikat pada transcobalamin II (protein pembawa B-globulin spesifik); didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang. Melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Melalui empedu dan urine.

Indikasi (manfaat) obat

  • Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).
  • Membantu dalam proses pembentukan sel darah merah, serta mencegah dan mengatasi anemia.
  • Membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, kulit, saraf, dan mulut.
  • Membantu memenuhi kebutuhan asam folat pada wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Mencegah kelainan yang menyebabkan kegagalan pembentukan kanal otak (neural tube defect).
  • Melancarkan pengeluaran air susu ibu (ASI).
  • Mencegah cepatnya timbulnya rambut beruban dan kerontokan rambut.

Asam folat dibutuhkan untuk perkembangan tubuh manusia. Zat ini terlibat dalam menghasilkan materi genetik yang disebut DNA dan dalam berbagai fungsi tubuh lainnya.
Vitamin B6 diperlukan untuk fungsi gula, lemak, dan protein yang tepat dalam tubuh. Senyawa ini juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak, saraf, kulit, dan banyak bagian tubuh lainnya. Sementara, vitamin B12 diperlukan untuk fungsi dan perkembangan otak, saraf, sel darah, dan banyak bagian tubuh lainnya.

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau dokter.

Efek samping obat

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sediki sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Mengantuk.
    Beristirahatlah ketika Anda merasa mengantuk. Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan memperparah keadaan.
  • Kemerahan.
  • Mati rasa.
  • Kesemutan (parestesia).

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat kering dan sejuk. Hindarkan dari sinar matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Wanita hamil yang sedang mengonsumsi Nature's Plus Prenatal Complex.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien yang akan menjalani prosedur untuk memperlebar arteri yang menyempit (angioplasti).
  • Pasien penderita kanker.
  • Pasien penderita penyakit jantung.
  • Pasien yang mengalami malaria.
  • Pasien yang mengalami anemia yang disebabkan kekurangan vitamin B12.
  • Pasien dengan gangguan kejang.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).

Kategori kehamilan

Asam folat dan vitamin B6.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Vitamin B12.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Nature's Plus Folic Acid tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Fosphenytoin.
    Mengonsumsi asam folat bersama fosphenytoin dapat menurunkan efektivitas fosphenytoin untuk mencegah kejang.
  • Methotrexate.
    Mengonsumsi asam folat bersama methotrexate dapat menurunkan efektivitas dari methotrexate.
  • Phenobarbital.
    Mengonsumsi asam folat dan vitamin B6 bersama phenobarbital dapat menurunkan efektivitas phenobarbital dan meningkatkan terjadinya kejang.
  • Phenytoin.
    Mengonsumsi asam folat dan vitamin B6 bersama phenytoin dapat menurunkan efektivitas phenytoin dan meningkatkan kemungkinan kejang
  • Primidone.
    Mengkonsumsi asam folat bersama primidone dapat menurunkan efektivtias primidone dalam mencegah kejang.
  • Pyrimethamine.
    Asam folat dapat menurunkan efektivitas dari pyrimethamine untuk mengobati infeksi parasit.
  • Amiodarone.
    Mengonsumsi vitamin B6 bersama amiodarone dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kulit terbakar, melepuh, atau ruam pada area kulit yang terpapar sinar matahari. Pastikan untuk memakai tabir surya dan pakaian pelindung saat menghabiskan waktu di bawah sinar matahari.
  • Levodopa.
    Vitamin B6 dapat menurunkan efektivitas dari levodopa.
  • Chloramphenicol.
    Mengonsumsi Chloramphenicol dalam waktu lama dapat menurunkan efek vitamin B12 pada sel darah baru.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami perubahan mental atau mood, serta kelelahan yang tidak biasa.

Sesuai kemasan per November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-155574/folic-acid-vitamin-b6-vitamin-b12-oral/details
Diakses pada 11 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1017/folic-acid
Diakses pada 11 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/folic_acid.html#:~:text=As%20a%20medication%2C%20folic%20acid,%2C%20aplastic%2C%20or%20normocytic%20anemia.
Diakses pada 11 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5427/pyridoxine-vitamin-b6-oral/details#:~:text=Vitamin%20B6%20plays%20an%20important,medications%20(such%20as%20isoniazid).
Diakses pada 11 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/cyanocobalamin.html
Diakses pada 11 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/vitamin-b6.html
Diakses pada 11 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8334/folic-acid-oral/details
Diakses pada 11 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-926/vitamin-b12
Diakses pada 11 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-934/pyridoxine-vitamin-b6
Diakses pada 11 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1010/cyanocobalamin-vitamin-b-12-oral/details
Diakses pada 11 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5427/pyridoxine-vitamin-b6-oral/details
Diakses pada 11 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email