Nature's Plus Cal/Mag/Zinc Tablet

21 Des 2020| Ajeng Prahasta
Nature's Plus Cal/Mag/Zinc tablet adalah suplemen untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi

Deskripsi obat

Nature's Plus Cal/Mag/Zinc tablet adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan kalsium, magnesium, dan zinc. Suplemen ini juga dapat mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis), serta membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Nature's Plus Cal/Mag/Zinc tablet mengandung zat aktif kalsium, magnesium, dan zinc. Kalsium, magnesium, dan zinc dapat membantu memperkuat tulang. Kalsium merupakan mineral utama dalam tulang. Tulang sendiri menyimpan lebih dari 99% cadangan kalsium di tubuh. Tubuh terus-menerus meregenerasi jaringan tulangnya, sehingga membutuhkan kalsium dalam jumlah yang cukup.
Magnesium dan zinc juga berperan dalam membangun sel tulang yang baru. Selain itu, zinc dapat menghambat kerusakan pada tulang. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas.

Nature's Plus Cal/Mag/Zinc Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaKalsium, magnesium, dan zinc.
Kelas terapiSuplemen dan mineral.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 botol @ 60 tablet
ProdusenNatural Organics Laboratories

Informasi zat aktif

Kalsium berfungsi untuk mencegah atau mengurangi laju pengeroposan tulang. Kalsium dalam garam kalsium membantu kinerja saraf dan otot, serta memungkinkan fungsi jantung berjalan normal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap sebagian besar dari usus kecil.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan disalurkan ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Kelebihan kalsium terutama dibuang melalui ginjal. Kalsium yang tidak terserap dibuang melalui feses, bersama yang disekresikan di empedu dan jus pankreas.

Magnesium adalah mineral yang penting untuk menjaga agar struktur tulang normal. Kadar magnesium yang rendah dalam tubuh bisa menimbulkan berbagai penyakit, seperti osteoporosis, tekanan darah tinggi, penyumbatan arteri, penyakit jantung keturunan, diabetes, dan stroke.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, magnesium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Berbanding terbalik dengan jumlah yang dicerna; 40% hingga 60% dalam kondisi diet terkontrol; 15% sampai 36% pada dosis yang lebih tinggi.
  • Distribusi: Tulang (50% hingga 60%); cairan ekstraseluler (1% sampai 2%).
  • Ekskresi: Urine (sebagai magnesium); feses (sebagai obat yang tidak terserap).

Kekurangan zinc dapat menghambat pertumbuhan, menyebabkan diare akut pada anak-anak, dan memperlambat penyembuhan luka. Zinc digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengobati flu biasa dan infeksi telinga berulang, serta mencegah infeksi saluran pernapasan bagian bawah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zinc diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak terserap secara sempurna di saluran pencernaan. Penyerapan zinc akan mengalami penurunan jika dikonsumsi bersama asam fitat, yaitu senyawa yang mengganggu penyerapan mineral dan makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 20-30%.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tertinggi di otot, tulang, kulit, mata, dan cairan prostat. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 55% terikat pada albumin; 40% terikat pada α1-globulin.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses. Jumlah kecil melalui urine dan keringat.

Indikasi (manfaat) obat

  • Membantu membentuk tulang dan gigi yang kuat.
  • Mencegah terjadinya penurunan kepadatan tulang atau osteoporosis.
  • Mencegah kram otot.
  • Memelihara kesehatan gusi dan kulit.
  • Membantu proses pembentukan darah.
  • Membantu kerja enzim, seperti lipase yang dapat memecahkan lemak dalam tubuh.
  • Terapi untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kolesterol tinggi dalam darah (hiperkolesterolemia), serta menjaga kesehatan jantung.
  • Memenuhi kebutuhan kalsium, magnesium, dan zinc.
  • Mencegah terbentuknya batu ginjal.

Selain pada tulang, kalsium juga ditemukan dalam darah, otot, dan jaringan lainnya. Kalsium di dalam tulang bisa digunakan sebagai cadangan untuk berbagai kebutuhan tubuh. Konsentrasi kalsium dalam tubuh cenderung menurun seiring bertambahnya usia karena dilepaskan dari tubuh melalui keringat, sel kulit, dan feses. Selain itu, seiring bertambahnya usia wanita, penyerapan kalsium cenderung menurun akibat penurunan kadar estrogen dalam tubuh. Tulang selalu rusak dan terbentuk kembali, dan kalsium dibutuhkan untuk proses ini. Mengonsumsi kalsium dapat membantu pembentukan tulang dan menjaganya agar tetap kuat.
Magnesium dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang. Magnesium juga dibutuhkan untuk fungsi saraf, otot, dan banyak bagian tubuh lainnya. Di dalam perut, magnesium membantu menetralkan asam lambung dan mengeluarkan kotoran melalui usus.
Zinc dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh manusia. Mineral ini dibutuhkan untuk memelihara fungsi kekebalan dan fungsi tiroid, serta mendukung penyembuhan luka dan pembekuan darah. Kekurangan zinc dalam tubuh dapat menyebabkan pertumbuhan melambat, kadar insulin rendah, kehilangan nafsu makan, mudah tersinggung, rambut rontok, kulit kasar dan kering, penyembuhan luka lambat, indra perasa dan penciuman buruk, diare, dan mual.

Komposisi obat

Tiap 4 tablet:

  • Kalsium 1000 mg.
  • Magnesium 500 mg.
  • Zinc 75 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Mual.
    Tanyakan apoteker apakah Anda harus minum obat dengan makanan. Hindari makanan berlemak atau gorengan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat meningkatkan risiko mual. Hindari berbaring telentang saat beristirahat. Minumlah obat sebelum tidur untuk mencegah mual.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sereal, buah, dan sayuran segar. Imbangi dengan konsumsi cairan yang cukup, serta olahraga rutin.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Kelemahan otot.
  • Mati rasa dan kesemutan.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk dan kering pada suhu 15-30°C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien yang memiliki kadar asam rendah dalam tubuh.
  • Pasien yang memiliki kadar fosfat rendah atau tinggi dalam tubuh.
  • Pasien dengan tiroid tidak aktif.
  • Pasien yang memiliki kadar kalsium tinggi dalam tubuh.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan riwayat stroke.
  • Pasien yang mengalami perdarahan.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).

Kategori kehamilan

Kalsium.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Magnesium dan zinc.

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Nature's Plus Cal/Mag/Zinc tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat untuk menurunkan tekanan darah, seperti nifedipin, verapamil, dan diltiazem.
    Magnesium dapat menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi magnesium dengan obat di atas dapat menyebabkan tekanan darah Anda menjadi terlalu rendah.
  • Obat untuk meningkatkan pengeluaran air seni atau diuretik.
    Beberapa obat diuretik dapat meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh, sehingga menyebabkan terlalu banyak magnesium berada di dalam tubuh.
  • Antibiotik.
    Suplemen ini dapat menurunkan penyerapan antibiotik dalam tubuh, sehingga efektivitas antibiotik dalam mengatasi infeksi bakteri akan berkurang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Mual atau muntah.
  • Detak jantung cepat atau lambat.
  • Merasa pusing atau hampir pingsan.
  • Kesemutan atau kemerahan pada kuli.

Sesuai kemasan per November 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/calcium-magnesium-zinc#Health-Tip:-The-Top-Benefits-of-Zinc
Diakses pada 25 November 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/248958#_noHeaderPrefixedContent
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-781/calcium
Diakses pada 25 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/calcium.html
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-998/magnesium
Diakses pada 25 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/magnesium.html
Diakses pada 25 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/npc/zinc.html#:~:text=Zinc%20is%20used%20by%20some,to%20help%20with%20loose%20stools.
Diakses pada 25 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-982/zinc
Diakses pada 25 November 2020

Drugbank. https://go.drugbank.com/drugs/DB01593
Diakses pada 25 November 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/263176
Diakses pada 25 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email