Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Natrium Bikarbonat (Alias: Natrium Bikarbonat)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 22 Jan 2019
Natrium Bikarbonat adalah obat yang digunakan untuk meredakan sakit maag dan gangguan pencernaan
Natrium Bikarbonat adalah obat yang digunakan untuk meredakan sakit maag dan gangguan pencernaan

Merk dagang yang beredar:

Sodium Bicarbonate, Meylon 84-BP.

Natrium bikarbonat merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi asam pada lambung. Ini digunakan sebagai antasida yang dapat mengobati sakit maag, dan gangguan pencernaan

Natrium Bikarbonat (Natrium Bikarbonat)
Golongan

Urine alkalinization, antasida

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Tablet, cairan suntikan

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respon terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Asidosis metabolic (oral)

  • Dewasa: gunakan dosis 4,8 gr natrium bikarbonat atau lebih, setiap hari sesuai kebutuhan
  • Lansia: dibutuhkan penyesuaian dosis.

Asidosis metabolik berat intravena

  • Dewasa: Dengan injeksi yang lambat dari larutan hipertonik hingga 8,4% (1000 mmol / L), atau dengan infus kontinu larutan yang lebih hipotonik, biasanya 1,26% (150 mmol / L). Untuk koreksi asidosis selama prosedur resusitasi jantung  50 ml larutan 8,4% dapat diberikan.
  • Lansia: dibutuhkan Penyesuaian dosis.

Alkalinisasi Urin (oral)

  • Dewasa: 10 gr setiap hari dalam dosis terbagi
  • Lansia: dibutuhkan penyesuaian dosis.

 

 

Dispepsia/maag (Oral)

  • Dewasa: 1-5 gr dalam air, dikonsumsi sesuai kebutuhan.
  • Lansia: Penyesuaian dosis mungkin diperlukan.

Aturan pakai Natrium Bikarbonat dengan benar

Gunakan obat ini sesuai yang diperintahkan oleh dokter.

Obat ini dikonsumsi saat perut kosong biasa setiap 4 jam sesuai kondisi atau seperti yang diarahkan oleh dokter.

Jika sudah menggunakan obat ini selama 2 minggu tetapi kondisi tidak membaik segera dapatkan bantuan medis.

Jangan menambahkan dosis atau menggunakannya lebih lama dari yang ditentukan, gunakan sesuai yang diarahkan oleh dokter.

Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Efek Samping

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat natrium bikarbonat dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi seperti: alkalosis metabolik, nafas cepat, irama jantung ireguler, hipernatremia,  mual, kembung, perubahan mood, lemah otot, hypokalemia, perut kembung, kram perut, dan nekrosis pada area injeksi. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang terjadi namun serius seperti:

  • Kenaikan berat badan yang tidak biasa
  • Kejang
  • Nyeri dada
  • Pembengkakan tangan atau lengan

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika anda mempunyai efek lain seperti di atas , tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan anda.

Peringatan

Beritahukan dokter anda mengenai riwayat penyakit anda sebelumnya, terutama bila anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

Kontraindikasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipernatremia
  • Edema
  • Hipokalsemia

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan.

Mengonsumsi obat natrium bikarbonat dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Dapat mengurangi efek lithium, chlorpropamide, dan salisilat karena peningkatan izin.
  • Dapat meningkatkan penyerapan obat-obatan tertentu karena peningkatan pH intra-lambung.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

Adelaide. https://hekyll.services.adelaide.edu.au/dspace/handle/2440/38832
Diakses pada 10 Juni 2019

Science Mag. https://science.sciencemag.org/content/99/2579/452
Diakses pada 10 Juni 2019

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/sodium-bicarbonate.html
Diakses pada 28 November 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sodium%20bicarbonate/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 28 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11325/sodium-bicarbonate-oral/details
Diakses pada 28 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top