Narfoz Sirup 30 ml

19 Nov 2019| Lenny Tan
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 77.440/botol per November 2019
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 30 ml
Produsen
Pharos
Narfoz sirup adalah obat untuk mengatasi mual dan muntah setelah kemoterapi, radioterapi, dan setelah operasi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Narfoz sirup mengandung zat aktif ondansetron.
  • Mengatasi mual dan muntah yang disebabkan oleh kemoterapi dan radioterapi serta operaasi lainnya.

Ondansentron dapat mengurangi mual dan muntah, obat ini bekerja dengan menghalangi aksi serotonin, dengan terhambatnya serotonin maka mual dan muntah dapat diatasi. Serotonin merupakan obat yang bekerja dengan memblokir efek bahan kimia yang diproduksi secara alami di tubuh yang disebut serotonin yang dapat menyebabkan rasa mual atau muntah.

Tiap 5 ml: ondansetron 4 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

2 sendok takar 5 ml (10 mg) sebanyak 2 kali/hari, dosis pertama sebaiknya dikonsumsi pada 1-2 jam sebelum melakukan kemoterapi atau radioterapi.
Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Konstipasi.
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. Usahakan konsumsi makanan yang seimbang dan minum beberapa gelas air setiap hari. Segera hubungi dokter jika keluhan ini masih berlanjut.
  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air dan minta rekomendasi obat penghilang rasa sakit yang sesuai kepada dokter.
  • Merasa hangat atau wajah menjadi kemerahan.
    Gunakan pakaian yang ringan dan dingin.
  • Mengantuk.
  • Diare.
  • Sensasi terbakar di bagian atas perut hingga dada.
  • Pasien yang hipersensitif terhadap ondansetron.
  • Pasien penderita kejang atau epilepsi.
  • Pasien yang mengonsumsi obat lain yang serupa dan dapat menyebabkan gerakan tubuh yang tidak terkendali akibat pemberian obat psikotik (gangguan ekstrapiramidal)
  • Ibu hamil terutama pada trimester pertama.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Tramadol.
    Ondansetron dapat menurunkan efek antinyeri dari tramadol sehingga efektivitas tramadol akan berkurang.
  • SSRI, MAOI, mitrazpin, fentanil, lithium, metilen blue, dan serotonin noradrenaline reuptake inhibitor (SNRI).
    Penggunaan ondansetron dengan obat di atas dapat mengembangkan sindrom serotonin termasuk perubahan status mental, ketidakstabilan otonom, dan kelainan neuromuskuler.
  • Apomorfin.
    Penggunaan bersama apomorfin dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi) yang parah dan dapat menyebabkan kehilangan kesadaran.
  • Fenitoin, karbamazepin, dan rifampisin.
    Obat di atas dapat mengurangi kadar plasma dan meningkatkan pembersihan ondansetron sehingga efektivitas ondansetron akan berkurang.
  • Deksametason natrium fosfat.
    Deksametason natrium fosfat dapat meningkatkan efek antimuntah jika dikonsumsi dengan ondansetron.
  • Antiaritmia seperti amiodaron, atenolol, antrasilkin seperti doksorubisin dan daunorubisin, eritromisin dan ketokonazol.
    Penggunaan obat di atas dapat menyebabkan perpanjangan interval QT aditif dan meningkatkan risiko terjadinya gangguan irama jantung (aritmia).

Sesuai kemasan per November 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/narfoz
Diakses pada 4 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ondansetron?mtype=generic
Diakses pada 4 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-833/ondansetron-hcl-oral/details
Diakses pada 4 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/ondansetron-for-nausea-and-vomiting-sickness
Diakses pada 19 Agustus 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601209.html
Diakses pada 4 September 2020

"
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Menimbang Manfaat dan Risiko Operasi Plastik

Operasi plastik dibenci dan dicinta. Beberapa orang ada yang ingin menjalani tindakan ini untuk mengubah penampilan fisiknya. Apakah Anda termasuk? Jika iya, ketahui dulu manfaat dan risiko dari operasi plastik.
11 Dec 2019|Arif Putra
Baca selengkapnya
Menimbang Manfaat dan Risiko Operasi Plastik

Anda Sering Muntah? Ini Penyebabnya

Apakah Anda pernah atau bahkan sering mengalami muntah? Bisa jadi karena infeksi.
06 May 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Anda Sering Muntah? Ini Penyebabnya

Memahami Fungsi Obat Antiemetik untuk Atasi Mual dan Muntah

Antiemetik adalah obat-obatan yang dikonsumsi untuk mengatasi mual dan muntah. Mual dan muntah dapat disebabkan oleh beragam hal, seperti morning sickness, mabuk perjalanan, atau karena konsumsi obat tertentu. Masing-masing obat antiemetik pun dapat memicu efek samping yang perlu Anda diskusikan dengan dokter.
04 Jul 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Memahami Fungsi Obat Antiemetik untuk Atasi Mual dan Muntah