Nokoba

Naloxone adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengatasi overdosis obat golongan opioid, seperti morfin, heroin, oxycodone, dan sebagainya. Naloxone bekerja dengan menghalangi obat masuk ke dalam jaringan  tubuh dan membalikkan efek racun akibat overdosis.

Naloxone (Nalokson)
Golongan

Antidotes dan detoxifying agents

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet, semprotan, dan injeksi

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Keamanan penggunaan naloxone selama menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Overdosis opioid

  • Dewasa: Dalam bentuk naloxone hidroklorida, naloxone disuntikkan ke pembuluh darah (IV) sebanyak 0,4-2 mg dan diulang dengan selang waktu 2-3 menit jika dibutuhkan.
    Apabila tidak ada respon setelah diberikan naloxone sebanyak 10 mg, maka alternatif obat lain perlu dipertimbangkan.
  • Anak-anak: Dalam bentuk naloxone hidroklorida, pemberian awal adalah sebanyak 10 mcg/kg secara IV dan kemudian diberikan dosis tambahan sebanyak 100 mcg/kg.
    Naloxone dapat disuntikkan ke otot (IM) ketika metode IV tidak dapat dilakukan.

Ketergantungan opioid

  • Dewasa: Dalam bentuk hidroklorida, naloxone dikonsumsi secara oral sebanyak 200 mg sampai 3 g setiap harinya.

Efek depresi sentral opioid di pembedahan

  • Dewasa: Dalam bentuk naloxone hidroklorida, naloxone diberikan secara IV sebanyak 100-200 mcg dan dapat diberikan tambahan 100 mcg dengan selang waktu 2-3 menit ketika dibutuhkan, sampai terdapat respon yang diinginkan.
    Dosis dapat diulang dalam kurun waktu 1-2 jam, tergantung dari dosis, selang waktu, dan jenis opioid yang diberikan.
  • Anak-anak: Dalam bentuk naloxone hidroklorida, naloxone diberikan sebanyak 10-20 mcg/kg secara IV dengan selang waktu 2-3 menit, sampai terdapat respon yang diinginkan.
    Dosis tambahan bisa diberikan saat diperlukan dengan selang waktu 1-2 jam, tergantung dari dosis, selang waktu, dan jenis opioid yang diberikan.

Depresi pernapasan pada bayi akibat penggunaan antinyeri saat melahirkan

  • Anak-anak: Dalam bentuk naloxone hidroklorida, naloxone diberikan secara IV atau IM sebanyak 10 mcg/kg dan dapat diulang dengan selang waktu 2-3 menit apabila dibutuhkan.

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan naloxone sebelum penggunaan. Naloxone harus dikonsumsi atau digunakan sesuai dengan dosis yang telah diberikan dan di bawah pengawasan dokter Naloxone yang diberikan secara IM, SC, ataupun IV harus dilakukan dan diawasi oleh dokter.

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Naloxone dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

Segera hubungi dokter bila terjadi efek samping fatal, berupa:

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Kehamilan dan menyusui
  • Ketergantungan dengan opioid atau diberikan opioid dalam dosis yang besar
  • Penyakit jantung
  • Mengonsumsi obat jantung
  • Pernah mengalami kejang
  • Mengalami kejang karena meperidine

Kontraindikasi

Jangan menggunakan naloxone jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

  • Alergi terhadap naloxone

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi naloxone dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi yang meliputi:

  • Berkurangnya efek antinyeri golongan opioid
  • Reaksi sakau yang akut bila dikonsumsi dengan antinyeri golongan opioid
  • Kemungkinan terjadinya efek pada paru dan jantung yang parah ketika dikonsumsi dengan obat yang berefek pada jantung

Informasi yg diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/narcan-naloxone-evzio-343741#5
Diakses pada 11 September 2019

Mims Indonesia. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/naloxone/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 11 September 2019

SAMHSA. https://www.samhsa.gov/medication-assisted-treatment/treatment/naloxone
Diakses pada 11 September 2019

Artikel Terkait