Myfortic Tablet

Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 591.175/box (180 mg); Rp 1.159.570/box (360 mg)
Kemasan
1 box isi 5 strip @ 10 tablet (180 mg; 360 mg)
Produsen
Novartis Indonesia

Myfortic tablet digunakan untuk melemahkan kekebalan tubuh sehingga mencegah terjadinya penolakan organ yang baru ditransplantasikan seperti ginjal. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Myfortic tablet mengandung zat aktif natrium mikofenolat.

Terapi kombinasi dengan siklosporin untuk melemahkan kekebalan tubuh sehingga mencegah terjadinya penolakan organ yang baru ditransplantasikan seperti ginjal.

  • Myfortic tablet 180 mg: natrium mikofenolat 180 mg.
  • Myfortic tablet 360 mg: natrium mikrofenolat 360 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis umum: 720 mg sebanyak 2 kali/hari.

Terapi harus dimulai dalam waktu 48 jam setelah translantasi.

Pada pasien yang mengonsumsi mikofenolat mofertil sebanyak 2 g dapat digantikan dengan myfortic 720 g sebanyak 2 kali/hari.

Sebaiknya dikonsumsi pada saat perut kosong, 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan. Tablet ditelan secara utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan.

  • Kondisi rendahnya jumlah sel darah putih di dalam tubuh (leukopenia).
  • Diare.
  • Kanker pada sistem limfatik (limfoma).
  • Penyakit keganasan lain.
  • Infeksi akibat virus, bakteri, jamur, atau parasit yang terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (infeksi opertunistik).
  • Penyakit yang diakibatkan oleh virus yang menyerang bagian kulit, mulut, dan alat kelamin (herpes simpleks).
  • Infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida albicans (kandidiasis).
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Luka pada dinding lambung.
  • Perdarahan mendadak di celah antara otak dan membran tengah yang membungkus otak (hemorhage perforasi).
  • Demam.
  • Batuk.
  • Flu.
  • Sakit kepala.
  • Diare.
  • Sakit perut.
  • Mual.
  • Penurunan berat badan.
  • Kelelahan.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Wanita hamil.
  • Pasien kekurangan herediter hypoxanthine-guanine phosphoribosyltransferase.
  • Hindari paparan sinar matahari dan sinar ultraviolet.
  • Jangan menggunakan vaksin hidup.
  • Pasien penderita gangguan pencernaan yang berat.
  • Antasida yang mengandung magnesium hidroksida dan aluminium hidroksida.
  • Kolestiramin.
  • Kontrasepsi oral.
  • Azatiofirin.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/myfortic?type=brief&lang=id
Diakses pada 17 Juni 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/cellcept-myfortic-mycophenolate-343209#0
Diakses pada 17 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Memahami Cuci Darah yang Membantu Pasien Gagal Ginjal

Saat menderita gagal ginjal, tubuh penderitanya akan mengalami penumpukan zat limbah dan cairan. Keadaan tersebut dapat diatasi dengan cuci darah. Seberapa penting cuci darah tersebut?
10 Dec 2019|Arif Putra
Baca selengkapnya
Memahami Cuci Darah yang Membantu Pasien Gagal Ginjal

Fakta Seputar Transplantasi Organ, Termasuk Manfaat dan Risikonya

Transplantasi organ adalah operasi pemindahan organ yang sehat ke tubuh orang yang menderita kerusakan organ. Ada banyak organ yang bisa ditransplantasi, termasuk jantung, ginjal, hati, dan pankreas.
06 May 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Fakta Seputar Transplantasi Organ, Termasuk Manfaat dan Risikonya

Urologi adalah Spesialisasi Kedokteran yang Penting, Ini Penjelasannya

Urologi adalah salah satu spesialisasi kedokteran yang berfokus kepada gangguan di saluran kandung kemih, saluran reproduksi, dan juga gangguan pada ginjal.
05 Mar 2020|Anita Djie
Baca selengkapnya
Urologi adalah Spesialisasi Kedokteran yang Penting, Ini Penjelasannya