Mulsanol Drop 15 ml

05 Jan 2021| Ajeng Prahasta
Mulsanol drop adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral

Deskripsi obat

Mulsanol drop adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, serta membantu mempercepat pemulihan ketika anak sakit. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas. Mulsanol drop mengandung DHA (docosahexanoic acid), L-lysine, vitamin A, vitamin D, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, nicotinamide, dan kalsium pantotenat.
Kandungan vitamin dan mineral pada suplemen ini dapat menutrisi otak, serta membantu menjaga kesehatan dan fungsi pencernaan pada anak. Sementara, DHA dalam suplemen ini dapat membantu perkembangan otak, juga meningkatkan kemampuan konsentrasi dan daya ingat anak.

Mulsanol Drop 15 ml
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaDHA, L-lysine, vitamin A, vitamin D, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, nicotinamide, dan kalsium pantotenat.
Kelas terapiVitamin dan mineral.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 15 ml
ProdusenIfars Pharmaceutical Laboratories

Informasi zat aktif

Vitamin A dibutuhkan untuk kesehatan dan perbaikan kulit, kemampuan penglihatan dalam cahaya redup atau di malam hari (night vision), serta pemeliharaan kesehatan selaput lendir, termasuk lambung dan paru-paru. Vitamin A juga merupakan antioksidan yang dapat mengurangi risiko kerusakan sel akibat radikal bebas.

  • Absorpsi: Penyerapan di saluran cerna bergantung pada keberadaan empedu dan ditingkatkan oleh lemak makanan.
  • Distribusi: Didistribusikan ke berbagai jaringan, seperti lemak, kelenjar adrenal dan ovarium.
  • Metabolisme: 20-60% dimetabolisme menjadi retinol di dinding usus, dan sejumlah kecil diubah menjadi vitamin A di hati.

Kalsium pantotenat berfungsi untuk mencegah atau memperlambat terjadinya pengeroposan tulang. Kalsium juga dapat membantu meningkatkan kinerja saraf dan otot, serta memungkinkan fungsi jantung berjalan normal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium pantotenat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap sebagian besar dari usus kecil.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan disalurkan ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Kelebihan kalsium terutama dibuang melalui ginjal. Kalsium yang tidak terserap dibuang melalui feses, bersama yang disekresikan di empedu dan jus pankreas.

Vitamin B1 atau tiamin penting dalam pemecahan karbohidrat dari makanan menjadi produk yang diperlukan tubuh. Vitamin B1 ditemukan dalam makanan, seperti sereal, biji-bijian, daging, kacang-kacangan seperti kacang polong.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B1 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Tersebar luas di sebagian besar jaringan tubuh dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Diekskresikan melalui urine.

Vitamin B2 dibutuhkan untuk pemanfaatan energi dari makanan dan penting untuk menjaga respirasi atau pernapasan jaringan normal. Vitamin ini juga diperlukan untuk aktivasi vitamin B6 dan perubahan triptofan menjadi asam nikotinat, atau bentuk aktif dari vitamin B3.

  • Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B2 diketahui memiliki status:
  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran cerna bagian atas.
  • Distribusi: Tersebar luas, termasuk sel darah merah atau eritrosit dan hati. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Sekitar 9% diekskresikan dalam urine.

Vitamin B6 diperlukan untuk memelihara fungsi gula, lemak, dan protein dalam tubuh, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak, saraf, kulit, dan banyak bagian tubuh lainnya. Vitamin B6 terjadi secara alami dalam makanan, seperti daging, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, dan alpukat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Diekskresikan melalui urine.

Nicotinamide adalah turunan vitamin B3 dan terlibat dalam beberapa jalur metabolisme seluler dan memiliki aktivitas mengurangi peradangan (antiinflamasi) yang signifikan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B3 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran cerna. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 20-70 menit.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 45 menit.

Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin ini diperlukan untuk mempertahankan kadar kalsium dan fosfat, serta memenuhi kebutuhan mineral pada tulang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin D diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Vitamin D diserap dengan baik dari saluran cerna dengan adanya empedu.
  • Distribusi: Vitamin D didistribusikan di dalam darah. Dapat disimpan dalam jaringan lemak atau adiposa dan otot untuk waktu yang lama.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Vitamin D terutama diekskresikan di empedu dan feses.

Indikasi (manfaat) obat

  • Meningkatkan vitamin dan mineral pada anak.
  • Membantu mempercepat proses penyembuhan pada anak yang sedang sakit.
  • Menutrisi otak anak.
  • Membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan anak.

Mulsanol drop mengandung vitamin A yang dapat membantu memelihara kesehatan mata. Selain itu, vitamin B kompleks, nicotinamide, kalsium pantotenat, dan L-lysine adalah senyawa organik yang dibutuhkan untuk membantu menjaga fungsi metabolisme tubuh dan memelihara kesehatan. Sementara, vitamin D yang dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat pada anak.

Komposisi obat

Tiap 1 ml:

  • Docosahexanoic acid (DHA) 10 mg.
  • L-lysine hydrochloride 100 mg.
  • Vitamin A 1000 IU.
  • Vitamin D 200 IU.
  • Vitamin B1 3 mg.
  • Vitaimin B2 2 mg.
  • Vitamin B6 2 mg.
  • Vitamin B12 2,5 mcg.
  • Niacinamide 10 mg.
  • Kalsium pantotenat 3 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Anak-anak berusia 1-3 tahun: 0,6-1 ml sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dan dicampur dengan susu, sari buah, dan makanan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis karena minuman mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Mulut kering.
  • Kelelahan.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan hati.
  • Pasien yang mengalami infeksi saluran pencernaan.
  • Pasien dengan gangguan ginjal.
  • Pasien yang memiliki kadar kalsium tinggi dalam darah.
  • Pasien yang mengalami peradangan pada organ hati.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.
  • Bayi berusia di bawah 1 tahun.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penurun kolesterol (statin).
    Mengonsumsi vitamin A bersama obat di atas dapat menurunkan efektivitas obat tersebut dalam menurunkan kolesterol.
  • Levodopa.
    Penggunaan levodopa bersama vitamin B1 dan vitamin B6 dapat mengurangi efek terapi levodopa dalam mengatasi penyakit Parkinson.
  • Phenobarbital.
    Phenobarbital dapat meningkatkan kecepatan vitamin B2 dipecah dalam tubuh, sehingga kadar vitamin B2 dalam darah akan meningkat. Kelebihan vitamin B2 dapat menyebabkan urine berwarna kuning-oranye.
  • Probenesid.
    Probenesid dapat meningkatkan jumlah vitamin B2 di dalam tubuh, sehingga mungkin menyebabkan terlalu banyak vitamin B2 (riboflavin) di dalam tubuh.
  • Obat yang mempengaruhi saraf (antikolinergik).
    Penggunaan obat tersebut dengan vitamin B2 dapat meningkatkan kadar vitamin B2 yang diserap tubuh.
  • Altretamin.
    Mengonsumsi vitamin B6 dengan obat kemoterapi ini dapat mengurangi keefektifannya, terutama bila juga dikombinasikan dengan obat kemoterapi cisplatin.
  • Barbiturat.
    Mengonsumsi vitamin B6 dengan obat yang bertindak sebagai depresan sistem saraf pusat (barbiturat) dapat menurunkan durasi dan intensitas obat.
  • Neomisin, kloramfenikol, asam aminosalisilat, dan antagonis reseptor H2.
    Obat di atas dapat mengurangi penyerapan vitamin B12.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sesak napas.
  • Ruam atau gatal-gatal pada kulit.
  • Penyakit kuning (menguningnya kulit atau mata).
  • Sedikit atau tidak dapat buang air kecil.
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau bagian tubuh lainnya.
  • Mengi atau kesulitan bernapas.

Sesuai kemasan per Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-964/vitamin-a
Diakses pada 2 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1259/vitamin-a-oral/details
Diakses pada 2 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-929/vitamin-d
Diakses pada 2 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/vitamin-b1.html
Diakses pada 2 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-965/thiamine-vitamin-b1
Diakses pada 2 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/vitamin-b2.html#:~:text=Vitamins%20are%20naturally%20occurring%20substances,listed%20in%20this%20medication%20guide.
Diakses pada 2 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-957/riboflavin
Diakses pada 2 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6044/riboflavin-vitamin-b2-oral/details
Diakses pada 2 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5427/pyridoxine-vitamin-b6-oral/details#:~:text=Vitamin%20B6%20plays%20an%20important,medications%20(such%20as%20isoniazid).
Diakses pada 2 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/vitamin-b6.html
Diakses pada 2 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1010/cyanocobalamin-vitamin-b-12-oral/details
Diakses pada 2 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6926/niacinamide-oral/details
Diakses pada 2 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email