Mucos Drops 20 ml

27 Okt 2020| Aby Rachman
Mucos drop 20 ml untuk mengobati berbagai penyakit saluran pernapasan akut dan kronis.

Deskripsi obat

Mucos drops adalah obat untuk mengobati berbagai penyakit saluran pernapasan akut dan kronis yang mampu memudahkan pengeluaran dahak yang menempel pada saluran pernapasan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Mucos drops mengandung zat aktif ambroksol hidroklorida.
Mucos Drops 20 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 47.438/botol per Januari 2020
Produk HalalYa
Kandungan utamaAmbroksol hidroklorida.
Kelas terapiMukolitik dan ekspektoran.
Klasifikasi obatAgen sekretolitik
Kemasan1 box isi 1 botol @ 20 ml
ProdusenMeprofarm

Informasi zat aktif

Ambroksol adalah golongan obat keras dari kelas mukolitik yang berfungsi untuk mengencerkan dahak pada saluran pernafasan. Ambroksol dengan cara memecah serat asam mukopolisakarida sehingga membuat dahak menajdi lebih encer. 

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ambroxol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorspsi dengan baik dan cepat setelah pemberian oral (70-80%). Waktu mencapai kadar puncak konsentrasi di plasma sekitar 2 jam
  • Distribusi: Ambroksol berikatan dengan protein plasma darah sebesar 90%. Didistribusikan secara cepat dari darah ke jaringan tubuh lainnya. Kadar tertinggi ambroksol berada di paru-paru yang dicapai sekitar 1-1,5 jam.
  • Metabolisme: Sekitar 30% Ambroksol yang diminum akan dimetabolisme secara first pass metabolism. Penelitian pada mikrosom hati manusia menunjukkan enzim CYP3A4 berperanan penting terhadap metabolisme ambroxol di hati. Ambroksol pertama kali dimetabolisme di hati melalui proses glukuronidasi dan sisanya (sekitar 10% dari dosis) dimetabolisme menjadi metabolit kecil yakni asam dibromanthranilik.
  • Ekskresi: Sekitar 30% dari ambroksol yang diminum akan diekskresikan melalui ginjal dalam waktu 10 jam. 

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi asma umum yang disebabkan oleh peradangan dalam saluran udara atau bronkus (asma bronkial).
  • Mengatasi gangguan pada saluran pernapasan seperti batuk berdahak dan membantu mengencerkan dahak serta memudahkan pengeluaran dahak.
  • Meringankan gangguan saluran napas akut dan kronik terutama pada saat kambuh atau keadaan dimana penyakit (yang biasanya kronis) tiba-tiba menjadi lebih buruk daripada biasanya (eksaserbasi) pada bronkitis kronik dan bronkitis asmatik.

Ambroksol merupakan obat yang dapat mengencerkan dahak dan mengatasi batuk berdahak maupun gangguan pada saluran pernapasan seperti peradangan pada bronkus (bronkitis) dan asma bronkial. Obat ini mampu bekerja dengan mengurangi perlengketan dahak pada dinding tenggorokan dan memecah ikatan asam mukopolisakarida pada dahak sehingga dahak akan menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan.

Komposisi obat

Tiap 1 ml: ambroksol hidroklorida 15 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Anak-anak 0-2 tahun: 10 tetes (0,5 ml) sebanyak 2 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dicampur bersama dengan sari buah, susu atau air.

Efek samping obat

  • Sensasi panas dan sensasi seperti rasa terbakar pada dada (heartburn).
  • Mulut terasa asam, pahit, atau asin seperti tersentuh logam (dysgeusia).
  • Ruam pada kulit yang disebabkan karena adanya reaksi alergi (eritema multiformis).
  • Mual.
  • Demam.
  • Kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, dalam mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson).
  • Dapat terjadi pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).
  • Muntah.
  • Diare.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Mulut atau tenggorokan kering.
  • Sesak napas.
  • Nyeri pada perut.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita luka pada dinding usus 12 jari (ulkus duodenum).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Pasien yang mengalami infeksi pernapasan kronik.
  • Pasien yang mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan mucos drops pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap ambroksol.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antibiotik seperti sefuroksim, doksisiklin, eritromisin, dan amoksisilin.
    Penggunaan bersama ambroksol hidroklorida dapat menyebabkan peningkatan kadar antibiotik dalam darah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sesuai kemasan per Januari 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ambroxol
Diakses pada 14 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/ambroxol.html
Diakses pada 14 Agustus 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/monografi/ambroksol
Diakses pada 14 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email