Mextril sirup 60 ml adalah obat untuk meringankan batuk dan pilek.
Mextril sirup 60 ml adalah obat untuk meringankan batuk dan pilek.
Mextril sirup 60 ml adalah obat untuk meringankan batuk dan pilek.
Mextril sirup 60 ml adalah obat untuk meringankan batuk dan pilek.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 12.929/botol (60 ml)
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Kalbe Farma

Mextril adalah obat untuk meringankan batuk dan pilek. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif guaifenesin, dextromethorphan HBr, phenytpropanolamineHCI, chlorphenamine maleate.

Membantu meringankan batuk dan pilek.

  • Tiap 5 ml:
    • Guaifenesin 100 mg.
    • Dextromethorphan HBr 8 mg.
    • PhenytpropanolamineHCI 7,5 mg.
    • Chlorphenamine maleate 1 mg.
  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesudah makan.

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan psikomotor.
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia).
  • Gangguan yang terjadi pada irama jantung (aritmia).
  • Mulut kering.
  • Jantung berdebar-debar (papiltasi).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urine).
  • Penderita yang peka tehadap obat simpatomik lain.
  • Penderita dengan gangguan jantung.
  • Penderita kencing manis (diabetes mellitus).
  • Penderita gangguan fungsi hati yang berat.
  • Pasien penderita dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita hipertrofi prostat.
  • Pasien dengan produksi hormon tiroid berlebihan akibat adanya gangguan pada kelenjar tiroid (hipertiroid).
  • Pasien gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mengkonsumsi obat-obat lain yang menekan susunan syaraf pusat.
  • Pasien yang akan mengendarai kendaraan bermotor, atau menjalankan mesin.
  • Pasien penderita debil dan kekurangan oksigen (hipoksia).
  • Pasien dengan gangguan fungsi pernapasan.
  • Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.

Antidepresan tipe penghambat MAO.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Artikel Terkait