Mextril sirup 60 ml

02 Mar 2020| Aby Rachman
Mextril sirup 60 ml adalah obat untuk meringankan batuk dan pilek.

Deskripsi obat

Mextril adalah obat untuk meringankan batuk dan pilek. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif guaifenesin, dextromethorphan HBr, phenylpropanolamine HCl, chlorphenamine maleate.

Mextril sirup 60 ml
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HETRp 12.929/botol (60 ml)
Kemasan1 botol @ 60 ml
ProdusenKalbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

Membantu meringankan batuk dan pilek.

Komposisi obat

  • Tiap 5 ml:
    • Guaifenesin 100 mg.
    • Dextromethorphan HBr 8 mg.
    • Phenylpropanolamine HCl 7,5 mg.
    • Chlorphenamine maleate 1 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesudah makan.

Efek samping obat

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan psikomotor.
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia).
  • Gangguan yang terjadi pada irama jantung (aritmia).
  • Mulut kering.
  • Jantung berdebar-debar (papiltasi).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urine).

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita hipertrofi prostat.
  • Pasien dengan produksi hormon tiroid berlebihan akibat adanya gangguan pada kelenjar tiroid (hipertiroid).
  • Pasien gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mengkonsumsi obat-obat lain yang menekan susunan syaraf pusat.
  • Pasien yang akan mengendarai kendaraan bermotor, atau menjalankan mesin.
  • Pasien penderita debil dan kekurangan oksigen (hipoksia).
  • Pasien dengan gangguan fungsi pernapasan.
  • Penggunaan pada penderita yang mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi hati.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita yang peka tehadap obat simpatomik lain.
  • Penderita dengan gangguan jantung.
  • Penderita kencing manis (diabetes mellitus).
  • Penderita gangguan fungsi hati yang berat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Antidepresan tipe penghambat MAO.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email