Methotrexate

27 Apr 2021| Aby Rachman
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Methotrexate digunakan untuk mengobati jenis kanker tertentu

Methotrexate digunakan untuk mengobati jenis kanker tertentu

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Methotrexate Ebewe, Methotrexate Kalbe, Sanotrexat, Texorate

Deskripsi obat

Methotrexate digunakan untuk kanker, misalnya kanker payudara, kanker paru-paru, kanker kepala dan leher, jenis limfoma atau kanker kelenjar getah bening tertentu, dan leukemia atau kanker darah.

Obat ini berada dalam kelas obat antimetabolit. Mekanisme kerja methotrexate dalam mengobati kanker adalah dengan memperlambat pertumbuhan sel kanker tersebut.

Selain untuk mengobati kanker, methotrexate juga dapat mengobati psoriasis dengan cara menghambat pertumbuhan sel kulit agar pembentukan sisik pada kulit terhenti. Tidak hanya itu, obat ini juga dapat mengobati rheumatoid arthritis dengan mengurangi aktivitas sistem kekebalan tubuh.

Methotrexate (Metotreksat)
GolonganKelas terapi : Kemoterapi atau imunosupresan sitotoksik Klasifikasi obat: Antimetabolites
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet, injeksi
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori X: Penggunaan obat ini tidak disarankan pada ibu hamil.
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah penggunaan methotrexate adalah:

  • Kehilangan nafsu makan, sakit perut, atau gangguan pencernaan
    Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas. Makan dan minum secara perlahan dengan porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering juga dapat membantu mengurangi gejala ini. Untuk meredakan sakit perut, kompreslah perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Diare
    Minumlah banyak air untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi, yaitu urine lebih sedikit dari biasanya dan berbau tajam. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala, merasa lelah, atau mengantuk
    Istirahat dan minum banyak air. Jangan mengonsumsi obat antiradang nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen. Anda bisa mencoba obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Jangan mengemudi, bersepeda, atau menggunakan mesin jika Anda merasa lelah atau mengantuk. Bicaralah dengan dokter Anda jika gejala ini tidak membaik.
  • Rambut rontok
    Efek samping ini tidak permanen. Jika permasalahan rambut rontok mengganggu Anda, hubungi dokter. Dokter mungkin akan menurunkan dosis Anda atau merekomendasikan obat lain.
  • Demam
  • Menggigil
  • Penurunan jumlah sel darah
  • Mual
  • Reaksi sensitif terhadap cahaya

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan methotrexate pada kondisi:

  • Gangguan hati
  • Penyakit ginjal
  • Masalah paru-paru, terutama terdapatnya cairan pada paru-paru
  • Perawatan radiasi
  • Sakit maag
  • Peradangan usus besar (kolon) dan bagian akhir usus besar yang tersambung ke anus (kolitis ulseratif)

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 15-25°C.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hindari penggunaan methotrexate pada pasien dengan kondisi medis, seperti:

  • Kecanduan alkohol
  • Rusaknya organ hati yang disebabkan terbentuknya jaringan parut (sirosis hati)
  • Penyakit hati kronis
  • Jumlah sel darah rendah
  • Sistem kekebalan tubuh lemah
  • Gangguan sumsum tulang
  • Ibu hamil dan menyusui

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori X: Penggunaan methotrexate tidak disarankan pada ibu hamil.

Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Methotrexate dapat menyebabkan efek samping. Konsultasikan kepada dokter jika salah satu gejala ini bertambah parah atau tidak kunjung hilang:

  • Pusing
  • Mengantuk
  • Sakit kepala
  • Gusi bengkak
  • Penurunan nafsu makan
  • Mata merah
  • Rambut rontok

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu. Bila perlu, dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Menggunakan methotrexate dengan obat-obatan lain bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Asam folat dan turunannya
    Obat di atas dapat menurunkan efektivitas methotrexate dalam terapi kanker.
  • NSAID dan salisilat, probenecid, beberapa penisilin, aminoglikosida neomisin dan paromomisin, sulfonamida seperti sulfafurazole dan sulfamethoxazole, kotrimoksazol atau trimetoprim, agen nefrotoksik misalnya cisplatin, dan cyclosporin
    Obat di atas dapat meningkatkan risiko keracunan.
  • Fluorouracil
    Obat di atas dapat meningkatkan efektivitas methotrexate, sehingga dapat memicu efek samping, seperti sakit kepala, mual, dan penurunan nafsu makan.
  • Mercaptopurine
    Methotrexate dapat meningkatkan kadar obat di atas di dalam peredaran darah, sehingga dapat memicu efek samping, seperti mual, diare, muntah, dan perut kembung.
  • Cholestyramine
    Methotrexate dapat menurunkan konsentrasi serum cholestyramine, sehingga efektivitas cholestyramine dalam menurunkan kolesterol akan berkurang.
  • Omeprazole
    Methotrexate dapat meningkatkan kadar omeprazol dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, dan diare.
  • Valproate
    Methotrexate dapat menurunkan kadar valproate, sehingga efektivitas valproate dalam mengatasi kejang akan menurun.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/methotrexate?mtype=generic
Diakses pada 4 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3441/methotrexate-anti-rheumatic-oral/details
Diakses pada 4 Maret 2020

Drugs. https://www.drugs.com/methotrexate.html
Diakses pada 4 Maret 2020

Versus Arthritis. https://www.versusarthritis.org/about-arthritis/treatments/drugs/methotrexate/
Diakses pada 4 Maret 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/methotrexate/
Diakses pada 4 Maret 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_methotrexate_trexall/drugs-condition.htm
Diakses pada 4 Maret 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682019.html
Diakses pada 4 Maret 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email