Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Methisoprinol (Alias: Inosine pranobex, Isoprinosine)

Ditulis oleh Olivia
Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty
Methisoprinol adalah obat golongan antivirus untuk menyembuhkan penyakit kelamin
Methosoprinol dapat memperlambat pertumbuhan dan penyebaran virus di tubuh

Merk dagang yang beredar:

Isoprinosine, Isprinol, Lanavir, Methisoprinol Phapros, Prinol, Tropsine, Viridis

Methisoprinol merupakan kombinasi dari inosine, asam acetamidobenzoic, dan dimethylilamino isopropanol. Obat ini termasuk golongan obat antivirus. Obat ini bekerja dengan cara mengubah atau memicu proses imun yang dimediasi sel tubuh sehingga memperlambat pertumbuhan dan penyebaran virus di tubuh. Methisoprinol tidak menyerang virusnya secara langsung seperti obat anti virus lainnya.

Methisoprinol (Inosine pranobex, Isoprinosine)
Golongan

Obat antiviral

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet dan sirup

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori N: Tidak ada penelitian terkontrol pada wanita, atau tidak ada penelitian pada wanita hamil atau hewan. Penelitian menunjukkan bahwa obat ini tidak menimbulkan risiko minimal pada bayi ketika digunakan selama menyusui.

Dosis
  • Dewasa dan anak-anak di atas 5 tahun: 50 mg/kg/hari dan dibagi menjadi 3-4 dosis, pada infeksi berat fase akut, dosis dapat ditingkatkan hingga 100 mg/kg dan dibagi menjadi 4-6 dosis. Durasi pengobatan: 7-10 hari. Pengobatan tetap dilanjutkan minimal 2 hari setelah gejala hilang.
  • Anak-anak usia <5 tahun: 50 mg/kg setiap hari, dosis dapat ditingkatkan menjadi 100 mg/kg

Obat ini dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Aturan pakai Methisoprinol dengan benar

Obat ini dipakai untuk mengobati penyakit seperti kutil di kelamin, infeksi herpes simpleks, atau untuk individu dengan kondisi imunodefisiensi (kanker atau AIDS). Jumlah atau dosis obat yang dikonsumsi tergantung kepada kondisi Anda. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak. Simpan di tempat yang tidak terkena panas dan sinar matahari langsung. Jangan menyimpan obat ini di kamar mandi, dekat wastafel, atau tempat lembab lainnya. Segera buang obat Anda yang sudah kadaluarsa.

Jika jadwal pemakaian obat terlewatkan, segera konsumsi obat secepatnya. Jika sudah saatnya bagi Anda untuk beralih ke dosis berikutnya, tidak disarankan untuk mengakumulasikannya dengan dosis yang terlewatkan.

Efek Samping

Penggunaan methisoprinol terkadang dapat menimbulkan beberapa efek samping. Segera konsultasikan ke dokter jika timbul efek samping, terutama jika efek samping tersebut tidak menghilang. Efek sampingnya mencakup:

  • Rasa gatal
  • Ruam
  • Nyeri kepala
  • Lelah
  • Vertigo
  • Nyeri sendi
  • Diare
  • Konstipasi
  • Poliuria
  • Peningkatan kadar serum asam urat

Jika Anda mengalami gejala berikut di bawah ini segera hentikan konsumsi obat dan konsultasi ke dokter.

  • Sesak
  • Nyeri dada
  • Timbul ruam kulit atau rasa gatal atau bengkak

Peringatan

Sebelum menggunakan obat ini, beritahukan kepada dokter jika Anda sedang hamil atau menyusui. Beritahukan juga obat-obatan serta suplemen yang sedang Anda konsumsi kepada dokter Anda. Keadaan medis tertentu dapat membuat Anda lebih rentan terhadap timbulnya efek samping. Konsultasi terlebih dahulu ke dokter jika Anda memiliki keadaan sebagai berikut:

  • Penyakit ginjal
  • Lakukan pemantauan kadar serum asam urat pada pasien dengan gout
  • Tekanan darah tinggi, penyakit jantung atau gangguan pada pembuluh darah

Kontraindikasi

Penggunaan methisoprinol merupakan kontraindikasi bagi individu yang alergi terhadap methisoprinol.

Interaksi

Interaksi methisoprinol dengan obat lain belum diketahui. Namun, tetap informasikan ke dokter semua obat atau suplemen yang sedang dikonsumsi.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
  • kutil kelamin
  • herpes simpleks (herpes genital)
Referensi

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/isprinol
Diakses pada 28 Januari 2019

Pubchem. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/131704326#section=2D-Structure
Diakses pada 28 Januari 2019

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB13156
Diakses pada 28 Januari 2019

TabletWise. https://www.tabletwise.com/indonesia/methisoprinol-syrup
Diakses pada 28 Januari 2019

Allinahealth. https://www.allinahealth.org/CCS/doc/Thomson%20Alternative%20Medicine/48/10304.html
Diakses pada 28 Januari 2019

Artikel Terkait:
Back to Top