Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Meropenem (Alias: Meropenem)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 18 Mar 2019
Meropenem tersedia dalam sedian suntik
Meropenem golongan antibiotik carbapenem

Merk dagang yang beredar:

Caprenem, Caronem, Eradix, Granem, Lanmer, Merotik, Merofen, Merosan, Meronem, Meroxi, Merem, Meropros, Merpen, Metpenem, Penem, Propenem, Rindonem, Ronem, Tripenem

Meropenem digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini termasuk golongan antibiotik carbapenem yang bekerja dengan cara membunuh dan mencegah pertumbuhan bakteri.

Meropenem (Meropenem)
Golongan

Antibiotik

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak di atas 3 bulan

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak adapenelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil

Dosis

Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis, dan mungkin bersifat individual. Selama pengobatan, dokter akan memantau respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Infeksi organ dalam perut:

  • Dewasa: 1 g setiap 8 jam. Maksimal 2 g setiap 8 jam. Obat diberikan melalui injeksi selama 3-5 menit, atau lewat infus selama 15-30 menit.
  • Anak: 20 mg/kgBB melalui suntikan selama 3-5 menit, atau infus selama 15-30 menit.

Infeksi kulit:

  • Dewasa: 500 mg setiap 8 jam melalui suntikan selama 3-5 menit, atau lewat infus selama 15-30 menit.
  • Anak dengan berat badan di bawah 50 kg: 10 mg/kgBB setiap 8 jam melalui suntikan selama 3-5 menit, atau lewat infus selama 15-30 menit. Dosis maksimal: 500 mg.

Meningitis, fibrosis kistik:

  • Dewasa: 2 g setiap 8 jam lewat infus selama 15-30 menit.
  • Anak dengan berat badan di bawah 50 kg: 40 mg/kgBB setiap 8 jam melalui suntikan selama 3-5 menit, atau lewat infus selama 15-30 menit. Dosis maksimal: 2 mg.

Infeksi berat

  • Dewasa: 0,5-1 g setiap 8 jam melalui suntikan selama 3-5 menit, atau lewat infus selama 15-30 menit.
  • Anak dengan berat badan di bawah 50 kg: 10 atau 20 mg/kgBB setiap 8 jam melalui suntikan selama 3-5 menit, atau melalui infus selama 15-30 menit

Aturan pakai Meropenem dengan benar

Obat ini diberikan langsung oleh dokter dengan disuntikkan ke pembuluh darah atau seperti instruksi dokter. Meropenem diberikan setiap 8 jam dengan dosis yang disesuaikan kondisi medis.

Obat dapat digunakan sampai gejala infeksi mereda dan dihentikan sesuai anjuran dokter. Jangan terlalu dini menghentikan obat ini karena hal itu dapat menyebabkan infeksi muncul kembali. Beri tahu dokter jika kondisi tidak membaik atau malah memburuk.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat berpotensi menimbulkan efek samping. Meski belum tentu terjadi, efek samping yang berlebihan harus segera mendapat penanganan medis.

Obat Meropenem dapat menyebabkan efek samping berupa sakit perut, sakit kepala, mual, muntah, konstipasi, dan diare. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari pertolongan medis jika mengalami efek samping berikut ini yang meski jarang, tapi sifatnya serius.

  • Kenaikan berat badan
  • Mudah memar
  • Perubahan mental
  • Kelelahan yang tidak biasa

Ada beberapa efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Jika Anda mengalami efek samping lain, tanyakan pada tenaga kesehatan.

Peringatan

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut ini.

  • Kerusakan ginjal
  • Dalam masa kehamilan dan menyusui
  • Gangguan otak
  • Kejang.

Interaksi

Interaksi mungkin terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat bersamaan. Apabila ingin mengonsumsi meropenem bersama dengan obat lain, harap konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, dokter mungkin saja mengubah dosisnya.

Penggunaannya bersamaan probenesid dapat meningkatkan efektivitas plasma. Selain itu, ada potensi penurunan kadar asam valporik, sehingga risiko kejang meningkat.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-13960/meropenem-intravenous/details
Diakses pada 23 November 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/meropenem-intravenous-route/description/drg-20068940
Diakses pada 23 November 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/meropenem/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 23 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top