Meloxicam (Alias: Meloxicam)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 30 Nov -0001

Merk dagang yang beredar:

Arimed, Atrocox 7,7/Atrocox 15, Flamoxi, Flasicox, Futamel, Friart, Loxil, Loximel, Loxinic, Melet, Melogra, Meloxin, Movi-Cox, Movix, Moxam, Moxic/ Moxic Forte, Ostelox, Relox, Velcox, X-Cam

Meloxicam merupakan obat yang digunakan untuk meredakan radang sendi, bengkak, kekakuan sendi, rasa sakit. Obat ini termasuk golongan antiinflamasi nonsteroid. 

Meloxicam (Meloxicam)
Golongan

Antiinflamasi nonsteroid (NSAID)

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

dewasa, anak-anak di atas 2 tahun, lansia

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.


Kategori D (pada trimester 3): Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis

Dosis diberikan berdasarkan kondisi medi, dan mungkin bersifat konfidensial. Selama pengobatan, dokter akan memantau respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuasian dosis bila diperlukan.

Eksaserbasi akut akibat osteoarthritis:

  • Dewasa: 7,5 mg per hari, maksimal 15 mg per hari dalam dosis tunggal.

Artritis rheumatoid:

  • Dewasa: 15 mg per hari sebagai dosis tunggal. Untuk pasien berisiko, dosis awal 7,5 mg per hari.
    Lansia: 7,5 mg per hari untuk pengobatan jangka panjang

Artritis pada anak:

  • Anak di atas 2 tahun: 0,125 mg/kg satu kali sehari, maksimal 7,5 mg sehari.

Aturan pakai Meloxicam dengan benar

Baca petunjuk obat Meloxicam dan patuhi anjuran dokter sebelum menggunakannya. Obat ini dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dosis akan diberikan sesuai kondisi medis, biasanya satu kali sehari. Jangan berbaring ketika mengonsumsi obat ini jangan berbaring. Jika ingin berbaring, tunggu 10 menit setelah meminum obat tersebut.

Jangan mengonsumsinya lebih lama dari yang dianjurkan, karena dosis yang tinggi akan menimbulkan sakit maag. Beri tahu dokter jika kondisi tidak membaik atau malah memburuk.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat berpotensi menimbulkan efek samping. Meski belum tentu terjadi, efek samping yang berlebihan harus segera mendapat penanganan medis.

Obat meloxicam dapat menyebabkan efek samping berupa mual, pusing, diare. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari pertolongan medis jika mengalami efek samping berikut ini yang meski jarang, tapi sifatnya serius.

  • Gagal jantung
  • Mudah merah
  • Sakit kepala berat
  • Perubahan mental

Ada beberapa efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Jika Anda mengalami efek samping lain, tanyakan pada tenaga kesehatan.

Peringatan

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut ini.

  • Gangguan hati dan ginjal
  • Riwayat pendarahan
  • Gagal jantung
  • Tekanan darah tinggi

Interaksi

Interaksi mungkin terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat bersamaan. Apabila ingin mengonsumsi meloxicam bersama dengan obat lain, harap konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, dokter mungkin saja mengubah dosisnya.

Berikut ini jenis obat yang akan menimbulkan interaksi tertentu saat digunakan bersamaan dengan meloxicam.

Jenis Obat Interaksi
Obat antiplatelet (clopidogrel), dabigatran, enoxaparin, warfarin Peningkatan risiko pendarahan
Aspirin, NSAID (celecoxib, ibuprofen, ketorolac) Peningkatan risiko efek samping obat
Obat antihipertensi ACE inhibitor, angiotensin II receptor antagonist Penurunan efek obat antihipertensi
Furosemida, diuretic thiaziede Penurunan efek natriuretik
Metotreksat Peningkatan toksisitas

Penggunaan meloxicam bersamaan obat lain juga berisiko meningkatkan konsentrasi plasma litium.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
  • Radang sendi
Referensi

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-911/meloxicam-oral/details
Diakses pada 23 November 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/meloxicam-oral-route/description/drg-20066928
Diakses pada 23 November 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/meloxicam/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 23 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top