Melet Kaplet 15 mg

29 Mei 2020| Arif Putra
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 800.000/box per Mei 2020
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (15 mg)
Produsen
Tropica Mas Pharma

Melet kaplet digunakan untuk meredakan nyeri akibat peradangan sendi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Melet kaplet mengandung zat aktif meloksikam.

Meringankan nyeri akut pada:

Meloksikam 15 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Rheumatoid arthritis: 15 mg sebanyak 1 kali/hari, dapat dikurangi hingga 7,5 mg/hari.

  • Osteoarthritis:
    • Dosis awal: 7,5 mg sebanyak 1 kali/hari.
    • Dosis lanjutan: dapat ditingkatkan hingga 15 mg/hari.

  • Pasien penderita gagal ginjal dengan dialisis:
    • Dosis maksimal: 7,5 mg/hari.
    • Dosis total: tidak melebihi 15 mg/hari.

Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, dapat dikonsumsi dengan makanan jika terjadi gangguan lambung.

  • Gangguan lambung.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Diare.
  • Anemia.
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Ruam kulit.
  • Sakit kepala.
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada jaringan tubuh (edema).
  • Peningkatan tekanan darah (hipertensi).
  • Asma.
  • Peningkatan kadar kreatinin, transaminase atau bilirubin serum.
  • Peradangan mukosa mulut (stomatitis).
  • Peradangan pada kerongkongan (esofagitis).
  • Peradangan pada dinding lambung (gastritis).
  • Rendahnya jumlah sel darah putih dalam tubuh (leukositopenia).
  • Kegagalan sumsum tukang membentuk granulosit (agranulositosis).
  • Biduran (urtikaria).
  • Reaksi sensitif terhadap cahaya (fotosensitivitas).
  • Kemerahan pada kulit (eritema).
  • Sindrom Stevens-Johnson.
  • Pusing hingga merasa diri sendiri atau sekelilingnya seperti berputar (vertigo).
  • Pusing.
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap meloksikam, asetosal atau obat antiinflamasi non steroid lainnya.
  • Pasien penderita penyakit ginjal berat atau gangguan fungsi ginjal yang tidak menjalani cuci darah.
  • Pasien yang mengalami serangan asma, rinitis atau biduran (urtikaria) karena salisilat atau obat antiinflamasi non steroid lainnya.
  • Pasien penderita penyakit kardiovaskular atau memiliki risiko penyakit kardiovaskuler.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien dengan riwayat penyakit lambung.
  • Obat antiinflamasi non steroid lain.
  • Antikoagulan oral.
  • Antiplatelet atau trombolitik seperti tiklopidin.
  • Penghambat ACE.
  • Hidralazin.
  • Tiazid.
  • Siklosporin.
  • Litium.
  • Kolestiramin.
  • Pentoksifilin.
  • Zidovudin.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/melet/melet?type=brief&lang=id
Diakses pada 27 Mei 2020

Tropica Mas Farma. https://www.tropicafarma.com/product/melet/
Diakses pada 27 Mei 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ini Dia Makanan Pantangan Asam Urat yang Harus Dihindari Penderitanya!

Penyebab asam urat tinggi adalah karena mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan purin. Contoh makanannya seperti ikan teri, sarden, rumput laut, dan salmon.Baca selengkapnya
Ini Dia Makanan Pantangan Asam Urat yang Harus Dihindari Penderitanya!

Glukosamin Adalah Suplemen yang Dibutuhkan Tulang dan Sendi, Apa Manfaatnya?

Selain diproduksi secara alami dalam tubuh, glukosamin juga bisa didapat dengan meminum suplemen atau obat. Meskipun mempunyai banyak manfaat, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi obat glukosamin.
31 Aug 2020|Bayu Galih Permana
Baca selengkapnya
Glukosamin Adalah Suplemen yang Dibutuhkan Tulang dan Sendi, Apa Manfaatnya?

Kenali Penyebab Nyeri Sendi yang Umum Terjadi

Penyebab nyeri sendi yang biasanya timbul tidak hanya berkisar pada asam urat saja, tetapi juga bisa dipicu oleh ankylosing spondylitis ataupun bursitis. Nyeri sendi yang timbul pada tulang belakang ini umumnya membuat ruas-ruas tulang belakang menyatu dan terasa sakit, hingga menimbulkan postur membungkuk.
04 Jul 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Kenali Penyebab Nyeri Sendi yang Umum Terjadi