Melaquin 4% Krim 15 g

18 Jan 2021
Melaquin krim adalah obat untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi pada kulit.

Deskripsi obat

Melaquin krim adalah obat untuk mengatasi masalah kulit gelap di beberapa area kulit (hiperpigmentasi) pada kulit yang disebabkan oleh kehamilan, pil KB, obat-obatan hormon, atau luka pada kulit, dan peradangan seperti bekas jerawat, sehingga dapat mencerahkan dan menyamarkan noda-noda hitam. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter, Melaquin krim mengandung zat aktif hidrokuinon.

Melaquin 4% Krim 15 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaHidrokuinon.
Kelas terapiPencerah kulit.
Kemasan1 box isi 1 tube @ 15 g
ProdusenYSP Industries Indonesia

Informasi zat aktif

Hidrokuinon adalah agen depigmentasi topikal yang menghasilkan depigmentasi reversibel pada kulit dengan menghambat perubahan menjadi 3,4-dihidroksifenilalanin dan menekan proses metabolisme melanosit yaitu sel penghasil melanin yang merupakan pigmen gelap sebagai pengatur warna kulit sehingga dapat menghilangkan warna kulit yang gelap.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, hidrokuinon diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Sekitar 35-45% dari dosis hidrokuinon topikal diserap di seluruh tubuh.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urin.

Indikasi (manfaat) obat

  • Masalah kulit gelap di beberapa area kulit (hiperpigmentasi) pada kulit yang disebabkan oleh kehamilan, pil KB, obat-obatan hormon, atau luka pada kulit, dan peradangan seperti bekas jerawat, sehingga dapat mencerahkan dan menyamarkan noda-noda hitam.

Hidrokuinon bekerja dengan cara menurunkan produksi dan meningkatkan pemecahan melanosom dalam melanosit yaitu sel penghasil melanin yang merupakan pigmen gelap sebagai pengatur warna kulit sehingga dapat menghilangkan warna kulit yang gelap, bekerja dengan menghambat aktivitas tirosinase, enzim yang dibutuhkan untuk membuat pigmen kulit (melanin).

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dioleskan 2 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan dan gosokkan tipis-tipis pada bid area yang membutuhkan, pada pagi dan sore hari. Hentikan jika kondisi tidak membaik setelah 2 bulan pemakaian.

Efek samping obat

  • Sensasi terbakar ringan atau perih.
    Reaksi ini mungkin terjadi dalam beberapa hari pertama tetapi biasanya membaik setelah ini.
  • Kemerahan pada kulit karena pelebaran pembuluh darah di kulit (eritema) sementara.
  • Kulit menjadi kehitaman pada pemakaian jangka panjang (ochronosis).
  • Reaksi alergi berupa kulit gatal kemerahan (dermatitis).
  • Iritasi.
  • Kulit kering.

Perhatian Khusus

  • Hindari paparan sinar matahari yang tidak perlu.
  • Jangan diaplikasikan di dekat mata, kulit yang terbakar matahari, setelah bercukur atau di atas biang keringat (miliaria rubra).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan melaquin krim pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien dengan kondisi kulit merah dan perih seperti terbakar akibat sinar matahari
    (sunburn).
  • Pasien yang menggunakan obat penghilang atau perontok rambut.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Benzoil peroksida, hidrogen peroksida, atau produk peroksida lainnya.
    Penggunaan hidrokuinon topikal bersama dengan obat-obat tersebut dapat menimbulkan noda hitam pada kulit Anda. Jika tidak sengaja digunakan bersamaan, biasanya bisa dihilangkan dengan sabun dan air.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti menggunakan hidrokuinon topikal dan hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki:

  • Kulit kemerahan yang parah, terbakar, atau menyengat.
  • Kulit kering yang parah, pecah-pecah, atau berdarah.
  • Lecet pada kulit.
  • Perubahan warna biru atau hitam pada kulit (terutama jika Anda keturunan Hispanik atau Afrika-Amerika).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/hydroquinone?mtype=generic
Diakses pada 22 September 2020

EverydayHealth. https://www.everydayhealth.com/drugs/hydroquinone-topical#drug-side-effects
Diakses pada 22 September 2020

DermNet. https://dermnetnz.org/topics/hydroquinone/
Diakses pada 22 September 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK539693/
Diakses pada 22 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email