Megatic emulgel 20 g obat untuk mengatasi berbagai inflamasi, dan penyakit rematik.
Megatic emulgel 20 g obat untuk mengatasi berbagai inflamasi, dan penyakit rematik.
Megatic emulgel 20 g obat untuk mengatasi berbagai inflamasi, dan penyakit rematik.
Megatic emulgel 20 g obat untuk mengatasi berbagai inflamasi, dan penyakit rematik.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 25.458/tube (20 g) per Oktober 2019
Kemasan 1 tube @ 20 g
Produsen IFARS

Megatic adalah obat yang digunakan untuk meredakan rasa sakit, pembengkakan, dan sendi yang kaku akibat artritis. Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif diclofenac sodium.

  • Inflamasi trauma pada urat (tendon), ligamen, otot, dan persendian seperti yang disebabkan oleh salah urat, terkilir, dan memar.
  • Rematik jaringan lunak yang terlokalisir seperti tendovaginitis, peradangan pada bursa (bursitis shoulder hand syndrome), dan periatropati
  • Penyakit rematik yang terlokalisir, seperti sendi terasa nyeri akibat inflamasi (osteoartritis) dan nyeri pada rangkaian tulang belakang (kolumna vertebral).

Diclofenac sodium 1%

3-4 kali/hari

Oleskan pada kulit yang sakit dan gosokkan secara perlahan.

Iritasi lokal, inflamasi akut yang terjadi pada kulit dan membran mukosa (eritema), dermatitis kontak alergik atau non alergik (dengan gejala dan tanda-tanda seperti gatal, kemerahan, pembengkakan pada anggota tubuh (edema), papules, vesicles, bullae, atau kulit terkelupas). Reaksi-reaksi sistemik berupa ruam kulit, reaksi hipersensitivitas (seperti: asma, angioedema), dan reaksi fotosensifitas.

  • Penderita yang terserang asma, biduran (urtikaria), atau rhinitis akut yang disebabkan oleh acetosal.
  • Penderita yang hipersensitif terhadap komponen dari megatic emulgel.
  • Anak-anak
  • Hindari mengoleskan obat pada permukaan kulit dengan luka terbuka, selaput lendir atau area mata.
  • Jangan diberikan bersamaan dengan diklofenak obat minum.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kategori kehamilan C: studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Penggunaan pada ibu menyusui tidak disarankan kecuali manfaatnya lebih besar daripada risikonya. Data studi pada ibu menyusui yang menggunakan diklofenak dalam bentuk oles tidak diketahui, sedangkan konsumsi diklofenak obat minum pada ibu menyusui menunjukkan adanya efek yang merugikan pada bayi yang mengkonsumsi ASI tersebut.

 

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/megatic%20emulgel/megatic%20emulgel?type=brief&lang=id

Diakses pada 18 Desember 2019

Drugs. https://www.drugs.com/breastfeeding/diclofenac.html

Diakses pada 18 Desember 2019

Artikel Terkait