Mega We Care NAT C 1000 Tablet

18 Jan 2021| Dea Febriyani
Mega we care nat C adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin C.

Deskripsi obat

Mega we care nat C adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin C. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Mega we care nat C mengandung vitamin C, bioflavonoid, rutin, hesperidin, ekstrak rose hips kering, dan ekstrak acerola kering.

Mega We Care NAT C 1000 Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaVitamin C (bentuk asam askorbat, natrium askorbat, kalsium askorbat), bioflavonoid , rutin, hesperidin, ekstrak rose hips konsentrasi kering (setara rose hips), dan ekstrak acerola konsentrasi kering (setara acerola).
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 botol @ 10 tablet; 30 tablet; 60 tablet; 150 tablet
ProdusenMega Lifesciences (australia)

Informasi zat aktif

Vitamin C (asam askorbat) merupakan vitamin yang larut dalam air, bertindak sebagai kofaktor dan antioksidan. Ini penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan kolagen dan bahan antar sel. Selain itu, vitamin c (asam askorbat) terlibat dalam perubahan asam folat menjadi asam folinat, sintesis lipid dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin c diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Setelah pemberian oral, vitamin C diserap dengan mudah. Absorbsi juga dapat dikurangi pada pasien dengan diare atau penyakit saluran cerna.
  • Distribusi: Tersebar luas di tubuh, dengan konsentrasi besar ditemukan di hati, leukosit, trombosit, jaringan kelenjar, dan lensa mata. Asam askorbat melintasi penghalang plasenta. Asam askorbat didistribusikan ke dalam ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dioksidasi secara reversibel menjadi asam dehydroascorbic. Beberapa dimetabolisme menjadi senyawa tidak aktif yang diekskresikan dalam urin. Ketika tubuh jenuh dan kadar dalam darah melebihi ambang batas, asam askorbat yang tidak berubah akan dikeluarkan melalui urin. Ekskresi ginjal berbanding lurus dengan kadar darah.

Vitamin E adalah antioksidan yang terjadi secara alami dalam makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau. Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak yang penting untuk banyak proses dalam tubuh. Vitamin E adalah vitamin penting yang dibutuhkan untuk fungsi yang tepat dari banyak organ dalam tubuh. Ini juga merupakan antioksidan. Ini berarti membantu memperlambat proses yang merusak sel.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin E diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Absorpsi GI bergantung pada keberadaan empedu. Hanya 20% hingga 60% vitamin yang diperoleh dari sumber makanan yang diserap. Dengan meningkatnya dosis, fraksi vitamin E yang diserap menurun.
  • Distribusi: Didistribusikan ke semua jaringan; disimpan dalam jaringan lemak atau adiposa.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Vitamin E diekskresikan terutama di empedu. Sejumlah kecil metabolit yang diekskresikan dalam urine.

Indikasi (manfaat) obat

  • Memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh.

Vitamin C merupakan salah satu nutrisi yang paling aman dan efektif. Manfaat vitamin C termasuk perlindungan terhadap kekurangan sistem kekebalan tubuh, penyakit kardiovaskular, penyakit mata, dan bahkan kerutan kulit. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang dapat melindungi dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul berbahaya yang disebut radikal bebas, serta bahan kimia beracun dan polutan seperti asap rokok.
Bioflavonoid adalah sekelompok senyawa turunan polifenol. Bioflavonoid telah digunakan dalam pengobatan alternatif sebagai bantuan untuk meningkatkan kerja vitamin C, untuk mendukung sirkulasi darah, sebagai antioksidan, dan untuk mengobati alergi, virus, atau artritis dan kondisi peradangan lainnya.
Rutin adalah pigmen tumbuhan (flavonoid) yang ditemukan pada buah dan sayuran tertentu. Rutin memiliki zat kimia yang mungkin memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Zat kimia ini memiliki perlindungan terhadap kanker dan penyakit lainnya.
Hesperidin adalah bahan kimia tumbuhan yang diklasifikasikan sebagai bioflavonoid. Hesperidin dapat membantu fungsi pembuluh darah dan juga dapat mengurangi peradangan.
Ekstrak rose hips biasanya digunakan untuk radang sendi (osteoartritis) dan juga digunakan melalui mulut untuk mengobati masalah perut, infeksi, dan obesitas.
Ekstrak acerola adalah berasal dari tanaman yang berasal dari daerah tropis di Belahan Barat. Acerola paling terkenal karena sangat kaya akan vitamin C dan digunakan untuk membantu atau mencegah pilek atau flu. Bersama dengan vitamin C, Acerola dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kekebalan.

Komposisi obat

  • Vitamin C (bentuk asam askorbat 400 mg, natrium askorbat 350 mg, kalsium askorbat 400 mg) 1000 mg.
  • Bioflavonoid 50 mg.
  • Rutin 50 50 mg.
  • Hesperidin 50 mg.
  • Ekstrak rose hips konsentrasi kering (setara rose hips 250 mg) 62,5 mg.
  • Ekstrak Acerola konsentrasi kering (setara acerola 50 mg) 12,5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan makanan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada dokter atau apoteker Anda. Jika sakit kepala ini berlangsung selama lebih dari seminggu atau gejala semakin memburuk segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Letakkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat segera hubungi dokter Anda. Hindari mengonsumsi obat lain untuk menghentikan diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu.
  • Mual.
    Tanyakan apoteker Anda apakah Anda harus minum obat dengan makanan. Hindari makanan berlemak atau digoreng, yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat meningkatkan risiko mual. Hindari berbaring telentang saat beristirahat dan minum obat sebelum tidur, karena tidur akan berpotensi mual.
  • Pusing.
    Baringkan tubuh Anda, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau menggunakan alat atau mesin.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Kesulitan tidur.
  • Ruam kulit.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan perdarahan.
  • Pasien penderita tekanan darah rendah.
  • Pasien yang akan menjalani operasi.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien penderita batu ginjal.
  • Pasien penderita serangan jantung.
  • Pasien penderita stroke.
  • Pasien gumpalan darah di kaki (trombosis vena dalam) atau paru-paru (emboli paru).

Kategori kehamilan

Vitamin C adalah salah satu komposisi dari mega we care nat c

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan mega we care nat C pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terdahap komponen obat ini.
  • Pasien yang memiliki kadar asam oksalat dalam urine yang tinggi.
  • Pasien gangguan metabolisme besi, sehingga menyebabkan peningkatan penyimpanan zat besi.
  • Pasien penderita anemia sel sabit.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Amfetamin, benfetamin.
    Asam askorbat dapat mengurangi kadar obat di atas dalam darah yang dapat membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Bortezomib.
    Suplemen yang mengandung asam askorbat atau vitamin C, dapat mengurangi keefektifan bortezomib dalam mengobati kanker Anda.
  • Deferoksamin.
    Menggunakan asam askorbat bersama dengan deferoksamine dapat menyebabkan masalah jantung dan katarak. Asam askorbat tidak boleh dimulai sampai setelah bulan pertama pengobatan deferoksamin.
  • Metamfetamin.
    Asam askorbat dapat mengurangi kadar metamfetamin dalam darah, yang dapat membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Aluminium. Rose hips mengandung vitamin C. Vitamin C dapat meningkatkan jumlah aluminium yang diserap tubuh. Estrogen. Rose hips mengandung sejumlah besar vitamin C. Vitamin C dapat meningkatkan seberapa banyak estrogen yang diserap tubuh. Mengonsumsi rose hips bersama dengan estrogen dapat meningkatkan efek dan efek samping estrogen.
  • Litium.
    Mengonsumsi rose hips dapat meningkatkan jumlah litium dalam tubuh dan mengakibatkan efek samping yang serius.
  • Warfarin.
    Rose hips, acerola, bioflsvonoid dapat menurunkan efektivitas warfarin. Penurunan efektivitas warfarin dapat meningkatkan risiko pembekuan darah. Flufenazin. Acerola mengandung vitamin yang dapat menurunkan jumlah flufenazin di dalam tubuh yang mungkin menurunkan seberapa baik flufenazin bekerja.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi seperti:

  • Gatal-gatal.
  • Sulit bernafas.
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan Anda.

WebMD. https://www.webmd.com/diet/features/the-benefits-of-vitamin-c
Diakses pada 22 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-166256/vit-c-rutin-hesperidin-complex-bioflavonoid-citrus-oral/details/list-contraindications
Diakses pada 22 Oktober 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/bioflavonoids
Diakses pada 22 Oktober 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/bioflavonoids#drug-interactions
Diakses pada 22 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/bioflavonoids.html
Diakses pada 22 Oktober 2020

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-rutin-supplements-89508
Diakses pada 22 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-270/rutin
Diakses pada 22 Oktober 2020

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/what-you-need-to-know-about-hesperidin-89462
Diakses pada 22 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1033/hesperidin
Diakses pada 22 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-839/rose-hip
Diakses pada 22 Oktober 2020

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-rutin-supplements-89508
Diakses pada 22 Oktober 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/acerola-cherry#claims
Diakses pada 22 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-608/acerola
Diakses pada 22 Oktober 2020 WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-299/inositol
Diakses pada 22 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1004/para-aminobenzoic-acid-paba
Diakses pada 22 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-436/choline
Diakses pada 22 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-313/biotin
Diakses pada 22 Oktober 2020`

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email