Medrol tablet 16 mg

05 Des 2019
Medrol tablet 16 mg

Deskripsi obat

Medrol  adalah obat  untuk  mengatasi peradangan seperti pada kondisi radang sendi (arthritis), penyakit kulit, penyakit mata, gangguan sistem kekebalan tubuh, kanker jenis tertentu, asma, serta meredakan reaksi alergi. Obat ini  merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter dan mengandung methylprednisolone sebagai zat aktif. 

Medrol tablet 16 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 156.946/strip (10 tablet) per April 2019
Kemasan1 box isi 3 strip @10 tablet (16 mg)
ProdusenPfizer Italia Sr.i., Ascoll, Italy

Indikasi (manfaat) obat

Methylprednisolone digunakan untuk mengobati peradangan pada tubuh seperti radang sendi arthritis, penyakit kulit, penyakit mata, gangguan sistem kekebalan tubuh, kanker jenis tertentu, dan asma. Obat yang termasuk golongan hormon kortikosteroid ini, bekerja pada sistem kekebalan tubuh untuk membantu meredakan pembengkakan, kemerahan, gatal, dan reaksi alergi.

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1-3 tablet sebanyak 1 kali/hari

Anak-Anak: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari

Multiple sklerosis: 160 mg/hari dalam 1 minggu dilanjutkan 64 mg/hari dalam 1 bulan

Aturan pakai obat

Diminum setelah makan.

Perhatian Khusus

Reaksi alergi, gangguan endokrin (kelenjar dan organ yang membuat hormon),  diabetes, gangguan mental, kejang, penyakit mata, Penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat, terutama otak, saraf tulang belakang, dan saraf mata (multiple sklerosis), gangguan lemak pada darah (dislipidemia),hipertensi, penyakit jantung, radang pada kelenjar pankreas (pankreatitis), gangguan fungsi  ginjal hidrokortison dan kortison, cedera otak, wanita hamil dan menyusui, anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Infeksi jamur sistemik, alergi (hipersensitif) terhadap komponen obat ini, memiliki penyakit yang berkaitan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh (imunosupresif) terhadap hormon steroid (kortikosteroid).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Isoniazid, rifampin, rifabutin, phenobarbital, phenytoin, primidone, carbamazepine,troleandomycin, grapefruit juice, mibefradil, cimetidine, anticholinesterases, antidiabetics, aprepitant, fosaprepitant, itraconazole, ketoconazole, diltiazem, ethinylestradiol/norethinderone, cyclosporine, erythromycin, HIV-protease inhibitors, aminoglutethimide,cyclophosphamide tacrolimus,NSAIDs, high-dose aspirin,neuromuscular blokers, anticoagulants (oral), polassium-depleting agents

Sesuai kemasan per April 2019.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6470/methylprednisolone-oral/details 
Diakses pada 4 Desember  2019

MIMS.http://www.mims.com/indonesia/drug/info/methylprednisolone/?type=brief&mtype=generic 
Diakses pada 4 Desember  2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email