Medrol tablet 16 mg
Medrol tablet 16 mg
Medrol tablet 16 mg
Medrol tablet 16 mg
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 156.946/strip (10 tablet) per April 2019
Kemasan 1 box isi 3 strip @10 tablet (16 mg)
Produsen Pfizer Italia Sr.i., Ascoll, Italy

Medrol  adalah obat  untuk  mengatasi peradangan seperti pada kondisi radang sendi (arthritis), penyakit kulit, penyakit mata, gangguan sistem kekebalan tubuh, kanker jenis tertentu, asma, serta meredakan reaksi alergi. Obat ini  merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter dan mengandung methylprednisolone sebagai zat aktif. 

Methylprednisolone digunakan untuk mengobati peradangan pada tubuh seperti radang sendi arthritis, penyakit kulit, penyakit mata, gangguan sistem kekebalan tubuh, kanker jenis tertentu, dan asma. Obat yang termasuk golongan hormon kortikosteroid ini, bekerja pada sistem kekebalan tubuh untuk membantu meredakan pembengkakan, kemerahan, gatal, dan reaksi alergi.

Dewasa: 1-3 tablet sebanyak 1 kali/hari

Anak-Anak: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari

Multiple sklerosis: 160 mg/hari dalam 1 minggu dilanjutkan 64 mg/hari dalam 1 bulan

Diminum setelah makan.

Infeksi jamur sistemik, alergi (hipersensitif) terhadap komponen obat ini, memiliki penyakit yang berkaitan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh (imunosupresif) terhadap hormon steroid (kortikosteroid).

Reaksi alergi, gangguan endokrin (kelenjar dan organ yang membuat hormon),  diabetes, gangguan mental, kejang, penyakit mata, Penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat, terutama otak, saraf tulang belakang, dan saraf mata (multiple sklerosis), gangguan lemak pada darah (dislipidemia),hipertensi, penyakit jantung, radang pada kelenjar pankreas (pankreatitis), gangguan fungsi  ginjal hidrokortison dan kortison, cedera otak, wanita hamil dan menyusui, anak-anak.

Isoniazid, rifampin, rifabutin, phenobarbital, phenytoin, primidone, carbamazepine,troleandomycin, grapefruit juice, mibefradil, cimetidine, anticholinesterases, antidiabetics, aprepitant, fosaprepitant, itraconazole, ketoconazole, diltiazem, ethinylestradiol/norethinderone, cyclosporine, erythromycin, HIV-protease inhibitors, aminoglutethimide,cyclophosphamide tacrolimus,NSAIDs, high-dose aspirin,neuromuscular blokers, anticoagulants (oral), polassium-depleting agents

Sesuai kemasan per April 2019.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6470/methylprednisolone-oral/details 
Diakses pada 4 Desember  2019

MIMS.http://www.mims.com/indonesia/drug/info/methylprednisolone/?type=brief&mtype=generic 
Diakses pada 4 Desember  2019