Medixon injeksi 125 mg berfungsi untuk mengobati gangguan alergi, pencernaan, mata, pernapasan dan penyakit hati.
Medixon injeksi 125 mg berfungsi untuk mengobati gangguan alergi, pencernaan, mata, pernapasan dan penyakit hati.
Medixon injeksi 125 mg berfungsi untuk mengobati gangguan alergi, pencernaan, mata, pernapasan dan penyakit hati.
Medixon injeksi 125 mg berfungsi untuk mengobati gangguan alergi, pencernaan, mata, pernapasan dan penyakit hati.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 124700/box (1 vial) per September 2019
Kemasan 1 kotak isi 1 vial @ 125 mg
Produsen Bernofarm

Medixon adalah obat yang digunakan untuk meredakan pembengkakan, kemerahan, gatal, dan reaksi alergi. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Medixon mengandung zat aktif methylprednisolone.

  • Sebagai anti inflamasi
  • Meredakan reaksi alergi
  • Asma
  • Radang sendi
  • Peradangan pada kulit 

Methylprednisolone sodium succinate setara dengan methylprednisolone 125 mg.

Diinjeksi melalui pembuluh darah (intravena):

  • Dewasa: 10-500 mg per hari 
  • Anak-anak: 0.5-1.7 mg/kg per hari

Diinjeksi melalui otot (intramuskular):

  • Dewasa: 10-80 mg per hari
  • Anak-anak: 0.5-1.7 mg/kg per hari

Mencampurkan serbuk dengan larutan injeksi lalu kocok hingga larut.

  • Efek tulang dan sendi: Nyeri atau lemah otot, penyembuhan luka tertunda, osteoporosis
  • Gangguan cairan dan elektrolit: Pembengkakan, kekurangan kalium, rendahnya kadar kalium,hipertensi, serangan jantung.
  • Efek pada mata: Katarak subkapsular pasterior, glaukoma, bola mata menonjol keluar (eksoftalamus)
  • Efek sistem hormon: Menstruasi yang tidak teratur, toleransi glukosa menurun, hiperglikemia, diabetes melitus, gangguan kelenjar adrenokortikal.
  • Efek pada saluran cerna: Mual, muntah, anoreksia yang berakibat turunnya berat badan, peningkatan selera makan yang berakibat naiknya berat badan, diare, pankreatitis, iritasi lambung.
  • Efek sistem saraf: Sakit kepala, vertigo, insomnia, peningkatan aktifitas motorik.
  • Efek pada kulit: Atrofi kulit, jerawat, berkeringat, alergi, bentol, bengkak.
  • Efek samping lain: Penghentian pemakaian glukokartikoid secara tiba-tiba akan menimbulkan efek mual, muntah, kehilangan nafsu makan sakit kepala, nyeri sendi.
  • Infeksi jamur sistemik dan hipersensitif terhadap bahan obat
  • Bayi prematur
  • Pemberian jangka panjang pada penderita tukak usus dua belas jari, osteoporosis berat, penderita dengan riwayat penyakit jiwa
  • Pasien yang sedang diimunisasi.
  • Dapat menyebabkan gangguan jann pada wanita hamil
  • Menghambat pertumbuhan tulang
  • Hipertensi 
  • Penderita herpes simpleks
  • Pemakaian jangka panjang dapat menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi

Enzim penginduksi mikrosom hepatik, anti-inflamasi nonsteroidal, obat yang mengurangi kalium, diuretik yang mengurangi kadar kalium, bahan antikolinesterase, vaksin dan toksoid

Sesuai kemasan per September 2019.

Mims. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/methylprednisolone/

Diakses pada 11 November 2019

Artikel Terkait