Maxvita Cal Mag Zinc Tablet

25 Nov 2020| Dea Febriyani
Maxvita Cal Mag Zinc tablet adalah suplemen untuk menjaga kesehatan tulang.

Deskripsi obat

Maxvita Cal Mag Zinc adalah suplemen untuk menjaga kesehatan tulang. Suplemen ini merupakan produk bebas yang dapat dibeli secara bebas. Maxvita Cal Mag Zinc tablet mengandung kalsium, magnesium, zink glukonat, dan vitamin D.
Maxvita Cal Mag Zinc Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaKalsium (kalsium karbonat), magnesium, zink glukonat. dan vitamin D.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 30 tablet
ProdusenAmerikal

Informasi zat aktif

Kalsium karbonat adalah mineral yang ditemukan secara alami dalam makanan. Kalsium diperlukan untuk banyak fungsi normal tubuh, terutama pembentukan dan pemeliharaan tulang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalsium karbonat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan, terutama di duodenum.
  • Distribusi: Terutama di tulang dan gigi. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 40% untuk albumin.
  • Metabolisme: Dikonversi menjadi Ca klorida oleh asam lambung.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses (75% sebagai Ca yang tidak terserap); melalui urin (22%).

Zink adalah senyawa kimia nonprotein yang diperlukan untuk aktivitas biologis protei (kofaktor) dari berbagai enzim yang terlibat dalam pembelahan dan pertumbuhan sel, penghilangan radikal bebas berbahaya, dan perkembangan normal serta pemeliharaan sistem kekebalan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zink diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak terserap secara sempurna di saluran pencernaan. Penyerapan berkurang dengan fitat. Ketersediaan hayati: Sekitar 20-30%.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tertinggi di otot, tulang, kulit, mata, dan cairan prostat. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 55% terikat pada albumin; 40% terikat pada alfa-1-globulin.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses. Jumlah kecil melalui urine dan keringat.

Magnesium penting sebagai kofaktor dalam banyak reaksi enzimatis pada tubuh yang melibatkan sintesis protein dan metabolisme karbohidrat (setidaknya 300 reaksi enzimatis membutuhkan magnesium). Tindakan lipoprotein lipase telah terbukti penting dalam mengurangi kolesterol serum dan natrium/kalium ATPase dalam mempromosikan polarisasi (misalnya fungsi neuromuskuler).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, magnesium diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Berbanding terbalik dengan jumlah yang dicerna; 40% hingga 60% dalam kondisi diet terkontrol; 15% sampai 36% pada dosis yang lebih tinggi.
  • Distribusi: Tulang (50% hingga 60%); cairan ekstraseluler (1% sampai 2%).
  • Ekskresi: Urine (sebagai magnesium); kotoran (sebagai obat yang tidak terserap).

Indikasi (manfaat) obat

  • Membantu menjaga kesehatan tulang.

Kalsium adalah salah satu mineral yang ditemukan secara alami dalam makanan. Kalsium diperlukan untuk banyak fungsi normal tubuh, terutama pembentukan dan pemeliharaan tulang
Magnesium juga merupakan salah satu mineral yang sangat penting untuk fungsi tubuh. Manfaat magnesium antara lain membantu menjaga tekanan darah tetap normal, tulang kuat, dan ritme jantung tetap stabil. Kekurangan magnesium dapat menjadi faktor risiko terjadi tulang rapuh (osteoporosis).
Zink adalah mineral alami yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, serta kesehatan jaringan tubuh. Kekurangan zinc dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat, berkurangnya kemampuan mencicipi makanan, dan ketidakmampuan testis dan ovarium berfungsi dengan baik.
Vitamin D penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Vitamin D memainkan peran penting dalam pengaturan kalsium dan pemeliharaan kadar fosfor dalam darah yang  merupakan faktor penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Komposisi obat

  • Kalsium (kalsium karbonat) 500 mg.
  • Magnesium 100 mg.
  • Zink Glukonat 10 mg.
  • Vitamin D 200 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kapsul sebanyak 1-2 kapsul/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesudah makan.

Efek samping obat

  • Pusing.
    Baringkan tubuh Anda, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi dan menggunakan alat atau mesin.
  • Mual.
    Minumlah banyak air untuk mencegah terjadinya dehidrasi akibat kehilangan cairan tubuh. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi buang air kecil dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari makanan pedas.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare.
    Minumlah air di siang hari agar tetap terhidrasi. Usahakan untuk minum sekitar 2-3 liter (8-12 gelas) sehari saat Anda sakit.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Konsumsi banyak makanan berserat tinggi seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minum banyak air. Berolahraga, misalnya dengan berjalan kaki atau berlari setiap hari. Hubungi dokter atau apoteker Anda jika ini tidak membantu.
  • Mulut kering.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Perut kram.
  • Kelebihan gas.
  • Bersendawa.
  • Rasa logam pada mulut.
  • Kerusakan ginjal dan perut.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan kadar kalsium tinggi (hiperkalsemia).
  • Pasien dengan penyumbatan lambung atau usus.
  • Pasien dengan penyakit ginjal (seperti batu ginjal).
  • Pasien dengan gangguan perdarahan.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien dengan kondisi penyumbatan jantung.
  • Pasien yang menjalani cuci darah (hemodialisis).
  • Pasien yang memiliki sindrom seperti tubuh sulit menyerap nutrisi.
  • Pasien penderita HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom).

Kategori kehamilan

Kalsium karbonat.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Vitamin D.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Maxvita Cal Mag Zinc tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaan pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Amfetamin.
    Penggunaan amfetamin dengan kalsium karbonat dapat meningkatkan efek amfetamin. Hal ini bisa menyebabkan kegelisahan, tremor, pernapasan cepat, kebingungan, panik, agresivitas, mual, muntah, diare, detak jantung tidak teratur, dan kejang.
  • Aspirin.
    Penggunaan kalsium karbonat bersama dengan aspirin dapat menurunkan efek aspirin.
  • Fero sulfat.
    Penggunaan kalsium karbonat bersama dengan fero sulfat dapat menurunkan efek ferrous sulfate. Berikan jarak konsumsi fero sulfat setidaknya dua jam dari kalsium karbonat.
  • Levotiroksin.
    Penggunaan kalsium karbonat bersama dengan levotiroksin dapat menurunkan efek levotiroksin. Beri jarak konsumsi levotiroksin dan kalsium karbonat paling sedikit 4 jam.
  • Antibiotik kuinolon, antibiotik tetrasiklin, dan penisilin.
    Penggunaan bersama zink dengan obat antibiotik tersebut dapat menurunkan kadar antibiotik dalam tubuh, sehingga menurunkan efektivitas dari antibiotik.
  • Antibiotik aminoglikosida, antibiotik kuinolon, dan antibiotik tetrasiklin.
    Penggunaan bersama magnesium dengan obat antibiotik tersebut dapat menurunkan kadar antibiotik dalam tubuh sehingga menurunkan efektivitas dari antibiotik.
  • Obat tekanan darah seperti nifedipin, verapamil, dan diltiazem.
    Magnesium dapat menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi magnesium dengan obat untuk tekanan darah tinggi dapat menyebabkan tekanan darah Anda menjadi terlalu rendah.
  • Obat diuretik.
    Beberapa obat diuretik dapat meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh, sehingga menyebabkan terlalu banyak magnesium berada di dalam tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Buang air kecil yang sedikit atau tidak sama sekali.
  • Pembengkakan atau penambahan berat badan yang cepat.
  • Tingginya kadar kalsium dalam darah yang ditandai dengan mual, muntah, sembelit, peningkatan rasa haus atau buang air kecil, kelemahan otot, nyeri tulang, kebingungan, kurang energi, atau merasa lelah.

Sesuai kemasan per November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-998/magnesium
Diakses pada 2 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-579-2123/calcium-carbonate-oral/calcium-carbonate-antacid-oral/details
Diakses pada 2 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/calcium-carbonate.html
Diakses pada 2 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/diet/supplement-guide-magnesium#2-6
Diakses pada 2 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/zinc-gluconate.html
Diakses pada 2 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-982/zinc
Diakses pada 2 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email