Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Magnesium Sulfate (Alias: Magnesium Sulfat)

Ditulis oleh dr. Joni Indah Sari
Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Merk dagang yang beredar:

MgSO4

Magnesium sulfate adalah obat golongan elektrolit atau mineral yang diindikasikan untuk banyak keadaan seperti hipomagnesemia (kadar magnesium yang rendah), nefritis akut, dan mencegah kejang pada preeklamsia dan eklamsia. 

Magnesium sulfate juga tersedia dalam banyak sediaan seperti cairan infus dan suntik serta obat minum berbentuk garam yang dikenal sebagai garam epsom.

Magnesium Sulfate (Magnesium Sulfat)
Golongan

Elektrolit, antiaritmia

Kategori Obat

Obat keras/obat resep

Bentuk Obat

Cairan suntik dan infus, obat oral (minum) garam Epsom

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak 6 tahun ke atas

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Magnesium sulfate sediaan suntik atau infus dapat dikeluarkan ke ASI. Oleh karena itu konsultasikan ke dokter sebelum penggunaannya pada wanita menyusui.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Magnesium sulfate terdapat dalam beberapa bentuk sediaan yang meliputi:

Magnesium sulfat cairan suntik 

  • 40 mg/ml
  • 80 mg/ml

Magnesium sulfat cairan infus 

  • 1 g/100 ml
  • 2 g/100 ml

Dosis magnesium sulfate berbeda-beda untuk tiap indikasi. Dosisnya adalah sebagai berikut:

Mengatasi Hipomagnesemia (Kadar Magnesium dalam Darah yang Rendah)

Dewasa 

  • Mengatasi hipomagnesemia ringan: 1 g suntikan intramuskular magnesium sulfate setiap 6 jam sampai 4 kali pemberian
  • Mengatasi hipomagnesemia berat: 5 g suntikan intravena magnesium sulfate dalam waktu 3 jam
  • Dosis pemeliharaan: 30-60 mg/kg/hari suntikan intravena magnesium sulfate

Anak-anak 

  • Suntikan intravena/intramuskular: 25-50 mg/kg magnesium sulfate setiap 4 -6 jam sampai 3-4 kali pemberian
  • Oral (obat minum): 100-200 mg/kg magnesium sulfate setiap 6 jam 

Mengatasi Preeklamsia Berat dan Eklamsia

  • Dosis awal/inisial: infus intravena magnesium sulfate 4-5 g (dilarutkan dalam 250 ml cairan infus) bersamaan dengan suntik intramuskular magnesium sulfate 5 g (dilarutkan dalam 10 ml cairan infus) pada tiap bokong. Dosis total: 10-14 g magnesium sulfate. Selain suntik intramuskular, pilihan lainnya adalah suntikan intravena magnesium sulfate 4 g (dilarutkan dalam cairan infus 10-20%) yang disuntikkan dalam waktu 3-4 menit.
  • Dosis pemeliharaan: infus intravena magnesium sulfate 1-2 g/jam secara kontinu atau suntikan intramuskular 4-5 g magnesium sulfate pada bokong tiap 4 jam sekali. Dosis maksimal dosis pemeliharaan 30-40 g magnesium sulfat/hari 

Mengatasi Torsades de Pointes

  • Pada pasien yang nadinya teraba (pada prosedur advanced cardiovascular life support/ACLS): infus intravena 1-2 g magnesium sulfate (dilarutkan dalam 50-100 ml cairan D5W), diberikan secara lambat yaitu dalam waktu 5-60 menit. Dilanjutkan dengan dosis pemeliharaan 0.5-1 g/jam
  • Pada pasien yang henti jantung (pada prosedur advanced cardiovascular life support/ACLS): infus intravena 1-2 g magnesium sulfate (dilarutkan dalam 10 ml cairan D5W), diberikan secara lambat dalam waktu 5-20 menit. 

Mengatasi Nefritis Akut pada Anak-anak

  • Suntikan intramuskular magnesium sulfate 100 mg/kg setiap 4-6 jam atau 20-40 mg/kg 
  • Nefritis akut berat : suntikan intravena magnesium sulfate 100-200 mg/kg dalam cairan infus 1-3%. Dosis total diberikan dalam waktu 1 jam, setengahnya harus diberikan dalam 15-20 menit pertama.

Mengatasi Konstipasi 

  • 12 tahun dan ke atas: 2-4 sendok teh dilarutkan dalam 236 ml atau segelas air minum
  • 6-11 tahun: 1-2 sendok the dilarutkan dalam 236 ml atau segelas air minum 
  • Dosis maksimal: 2 kali minum/hari.

 Mengatasi Kejang Karena Epilepsi, Glomerulonefritis, atau Hipotiroid

  • Dewasa: suntikan intaramuskular atau intravena magnesium sulfate 1 g. Bila pemberian secara intravena, pemberian jangan melebihi 150 mg/menit

Mengatasi Edema Otak

Dewasa: magnesium sulfate 2.5 g dilarutkan dalam 25 ml cairan infus 10%, diberikan secara intravena. Pemberian jangan melebihi kecepatan infus 150 mg/menit.

Aturan pakai Magnesium Sulfate dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan magnesium sulfate sebelum penggunaan.

Pada penggunaan magnesium sulfate parenteral (suntikan/infus intravena/intramuskular), perlu dilakukan pemantauan tekanan darah, laju napas, dan refleks tendon dalam oleh dokter.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Magnesium sulfate dapat menyebabkan efek samping yang meliputi: 

  • Gangguan sirkulasi tubuh
  • Lumpuhnya otot pernapasan
  • Suhu tubuh rendah (hipotermia)
  • Kelebihan cairan di paru (edema paru)
  • Menurunnya refleks tubuh 
  • Tekanan darah rendah 
  • Mengantuk dan kebingungan 
  • Berkeringat banyak
  • Gangguan elektrolit tubuh (hipofosfatemia, hipokalemia, hipokalsemia)
  • Flushing (rasa hangat, merah pada kulit, atau rasa kesemutan)
  • Rasa seperti ingin pingsan
  • Gelisah 
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Sakit kepala
  • Otot menjadi kaku dan berkontraksi kuat. 

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum tercantum dalam daftar di atas. Jika Anda mengalami efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan juga ke dokter Anda.

Peringatan

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut: 

  • Hipokalsemia (rendahnya kadar kalsium darah)
  • Hipermagnesemia (tingginya kadar magnesium dalam darah)
  • Hipokalemia (rendahnya kadar kalium dalam darah)
  • Gangguan/abnormalitas dengan penggunaan jangka panjang (lebih dari 5-7 hari) 
  • Gangguan fungsi ginjal 
  • Pasien yang rutin mengkonsumsi obat digitalis (digoxin)
  • Penderita myasthenia gravis atau penyakit neuromuskular lainnya

Kontraindikasi

Jangan menggunakan magnesium sulfate bila mempunyai kondisi medis di bawah ini: 

  • Riwayat alergi atau hipersensitivitas terhadap magnesium sulfate atau zat lain yang terdapat dalam obat
  • Mengalami gangguan/kerusakan otot jantung, koma diabetes, atau gangguan irama jantung seperti heart block
  • Hipermagnesemia (tingginya kadar magnesium dalam darah)
  • Hiperkalsemia (tingginya kadar kalsium dalam darah)
  • Tidak boleh diberikan 2 jam sebelum persalinan pada ibu yang mengalami toksemia pada kehamilan.

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi magnesium sulfate dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi serius yang meliputi:

  • Demekosiklin
  • Doksisiklin
  • Eltrombopag
  • Limesiklin
  • Minosiklin
  • Oksitetrasiklin
  • Tetrasiklin

Masih banyak kemungkinan interaksi obat yang dapat terjadi karena penggunaan magnesium sulfate dengan obat lain secara bersamaan. Oleh karena itu beritahukanlah semua obat yang sedang Anda konsumsi atau gunakan kepada dokter sebelum penggunaannya untuk menghindari interaksi. 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merk tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

Drugs https://www.drugs.com/dosage/magnesium-sulfate.html
Diakses 6 September 2019

Rx List. https://www.rxlist.com/consumer_magnesium_sulfate_mgso4/drugs-condition.htm
Diakses 6 September 2019

Artikel Terkait:
Back to Top