Magnesium hydroxide obat untuk mengobati sembelit
Magnesium hydroxide termasuk obat antasida

Laxasium.

Magnesium hydroxide digunakan untuk mengobati sembelit, sakit perut, dan sakit maag. Obat ini merupakan pencahar yang bekerja dengan cara menarik air ke dalam usus, sehingga membantu gerakan usus. Ini juga termasuk obat antasida yang berfungsi menurunkan jumlah asam di lambung.

Magnesium Hydroxide (Magnesium hidroksida)
Golongan

Antidiare

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Sirup suspensi, tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori A: Penelitian terkontrol pada wanita tidak menunjukkan risiko terhadap janin di trimester pertama kehamilan dan tidak ada bukti adanya risiko pada trimester selanjutnya, sehingga kecil kemungkinan adanya bahaya terhadap janin.

Dosis obat

Dosis berdasarkan kondisi medis, dan mungkin bersifat individual. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Peningkatan asam pada saluran cerna

  • Dewasa: Sampai dengan 1 g per hari dengan diminum, bersamaan antasida salut-aluminium (misalnya aluminium hidroksida).

Laksatif Osmosis

  • Dewasa: 2,4-4,8 g per hari, diminum sebagai dosis tunggal maupun dalam dosis terbagi.
  • Anak usia 6-11 tahun: 1-2-2,4 g diminum setiap hari; 2-5 tahun: 0,4-1,2 g diminum setiap hari.

Baca petunjuk obat dan patuhi anjuran dokter sebelum mengonsumsinya. Jika obat dalam bentuk cair, kocok terlebih dahulu. Dosis diberikan sesuai kondisi medis. Jangan menggunakan obat ini secara berlebihan, karena hal tersebut dapat menyebabkan ketergantungan. Magnesium hydroxide bisa digunakan saat gejala kambuh. Beri tahu dokter jika kondisi tidak membaik atau semakin memburuk.

Setiap pemakaian obat berpotensi menimbulkan efek samping. Meski belum tentu terjadi, efek samping yang berlebihan harus segera mendapat penanganan medis.

Obat magnesium hydroxide dapat menyebabkan efek samping berupa diare. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari pertolongan medis jika mengalami efek samping berikut ini yang meski jarang, tapi sifatnya serius.

  • Detak jantung lambat
  • Mulut sangat kering
  • Buang air kecil berkurang
  • Sakit perut
  • Ada beberapa efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Jika Anda mengalami efek samping lain, tanyakan pada tenaga kesehatan.

Beritahukan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Gangguan ginjal
  • Usus buntu
  • Dalam masa kehamilan

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Gagal ginjal
  • Radang usus buntu
  • Penyumbatan yang terjadi pada usus

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan obat.

Interaksi mungkin terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat bersamaan. Apabila ingin mengonsumsi magnesium hidroksida bersama dengan obat lain, harap konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, dokter mungkin saja mengubah dosisnya.

Pemakaian magnesium hydroxide bersamaan tetrasiklin dan bifosfonat, bisa mengurangi penyerapan kedua obat tersebut. Beri jeda 2 jam jika ingin menggunakan obat lain, setelah mengonsumsi magnesium hydroxide.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/magnesium%20hydroxide
Diakses pada 22 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8802/magnesium-hydroxide-oral/details
Diakses pada 22 November 2018

Artikel Terkait