Lostacef sirup 60 ml diindikasikan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Lostacef sirup 60 ml diindikasikan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Lostacef sirup 60 ml diindikasikan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Lostacef sirup 60 ml diindikasikan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 30.519/botol (60 ml) per Oktober 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Ifars

Lostacef adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri, seperti infeksi saluran pernafasan, infeksi kulit, dan infeksi saluran kemih. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Lostacef mengandung zat aktif cefadroxil monohydrate.

  • Pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti E. coli, P. mirabilis, dan Klebsiella, seperti:
    • Infeksi saluran pernafasan: amandel (tonsilitis), radang tenggorok (faringitis), kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak (pneumonia), bronkitis, bronkiektasis, abses paru, kumpulan nanah terbentuk di ruang pleura (empiema), radang pada pleura (pleuritis), sinusitis, otitis media.
    • Infeksi kulit dan jaringan lunak: Peradangan pada pembuluh limfatik (limfangitis), abses, selulitis, luka pada kulit dan jaringan di bawahnya (ulkus dekubitus), peradangan pada jaringan payudara (mastitis), radang kulit seperti bisul (furunkulosis), bercak di kulit (erisipelas).
    • Infeksi saluran kemih dan kelamin: Infeksi pada ginjal (pielonefritis), peradangan kandung kemih (sistitis), radang pada adnexa rahim (adneksitis), radang selaput lendir rahim (endometritis).
    • Infeksi lain seperti: Infeksi tulang (osteomielitis), radang pada sendi (artritis), darah terdapat bakteri (septikemia), peradangan pada lapisan tipis dinding dalam perut (peritonitis), radang pada seluruh tubuh (sepsis).

Tiap 5 ml: Cefadroxil monohydrate setara dengan cefadroxil 125 mg.

  • Anak-anak: 25-50 mg/kgBB sebanyak 2 kali/hari 
    • dosis dihitung dengan mengalikan berat badan anak dalam kg dengan 25-50 ml obat, untuk acuan dapat mengikuti aturan dosis berikut:
      • Berat anak 4,5 - 9,1 kg : ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 2 kali/hari.
      • Berat anak 9,1 - 13,6 kg : 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 2 kali/hari.
      • Berat anak 13,6 - 18,2 kg : 1½ sendok takar (7,5 ml) sebanyak 2 kali/hari.
      • Berat anak 18,2 - 22,7 kg : 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 2 kali/hari.
      • Berat anak 22,7 - 27,3 kg : 2½ sendok takar (12,5 ml) sebanyak 2 kali/hari.
  • Sebelum dikonsumsi buat supensi obat dengan cara tambahkan 52 ml air matang ke dalam botol yang berisi serbuk obat hingga mencapai tanda garis batas pada botol. Tutup botol dan kocok. Pastikan untuk  kocok botol setiap obat akan diberikan agar serbuk dalam cairan tersebar rata.
  • Hanya dapat dipakai selama 7 hari setelah menjadi suspensi.
  • Antibiotik bekerja dengan baik saat jumlah obat di tubuh dalam kadar yang konstan. Usahakan konsumsi obat ini pada waktu dan jeda yang sama setiap harinya.
  • Gangguan saluran pencernaan seperti kram perut, nyeri, mual, muntah, diare.
  • Reaksi hipersensitivitas seperti ruam kulit, merah-merah, gatal-gatal.
  • Gejala kolitis pseudomembran dapat timbul selama pengobatan.

Penderita yang hipersensitif tehadap sefalosporin.

  • Pasien yang alergi terhadap penisilin.
  • Penderita dengan gangguan fungsi ginjal dan kolitis.
  • Wanita hamil dan bayi prematur.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait