Lodia dapat mengatasi diare akut
Lodia dapat mengatasi diare akut
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 78.375/box (6 strip) per Maret 2019
Kemasan 1 box isi 6 strip @ 10 tablet (2 mg)
Produsen Sanbe

Lodia adalah obat untuk mengatasi diare yang tidak diketahui penyebabnya dan diare kronik. Obat ini mengandung loperamid hidroklorida yang memperpanjang waktu transit isi saluran cerna, menurunkan volume feses, meningkatkan viskositas dan kepadatan feses, dan menghentikan kehilangan cairan dan elektrolit. Efek samping penggunaan Lodia adalah perut kembung dan mual.

Loperamida diindikasikan untuk diare akut yang tidak diketahui penyebabnya dan diare kronik.

Loperamida hidroklorida 2 mg

  • Dewasa

Diare akut: dosis awal 4 mg, diikuti 2 mg setiap selesai BAB. Tidak boleh lebih dari 16 mg/hari

Diare kronik: dosis awal 4 mg, diikuti 2 mg setiap BAB. Tidak boleh lebih dari 16 mg/hari. Hentikan jika tidak ada perbaikan setelah 48 jam.

  • Anak

Dosis awal 4 mg, diikuti 2 mg setiap selesai BAB hingag diare terkontrol. idak boleh lebih dari 16 mg/hari

Dikonsumsi setiap selesai buang air besar.

Kembung, sukar BAB, mual, muntah, nyeri perut, ruam kulit, letih, mengantuk, pusing, dan toksik megakolon.

Anak di bawah usia 12 tahun, penderita kolitis akut, keadaan konstipasi, penderita hipersensitif terhadap Loperamida.

Penderita gagal ginjal, kolitis akut, diare akut karena infeksi escherichia coli, salmonella, dan shigella. Jangan diberikan di hari pertama, jangan melebihi dosis, jangan digunakan jika demam tinggi dan tinja berdarah. Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui. 

Hati-hati bila diberikan bersama obat penenang, alkohol, dan penghambat MAO.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lodia/?type=brief
Diakses pada 16 September 2019

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/loperamide.html
Diakses pada 16 September 2019

Artikel Terkait