Liparin Kapsul 140 mg

01 Nov 2020| Ajeng Prahasta
Liparin kapsul adalah obat untuk memelihara kesehatan fungsi hati.

Deskripsi obat

Liparin kapsul adalah obat untuk memelihara kesehatan fungsi hati. Obat ini termasuk dalam golongan jamu. Liparin kapsul mengandung Silymarin.

Liparin Kapsul 140 mg
Golongan ObatJamu. Obat tradisional yang digunakan secara turun-menurun.
Kandungan utamaMilk thistle atau Silymarin.
Kelas terapiHepatic protektor.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 12 kapsul
ProdusenCapsugel Ploermel

Informasi zat aktif

Silymarin merupakan senyawa aktif dari buah Silybum marianum, yang mengandung campuran flavonolignans. Ini mengurangi pergantian membran fosfolipid dan menstabilkan membran sel hepatosit. Ini memiliki aksi antioksidan yang kuat dan mencegah kerusakan oksidatif dari minyak dan lemak (peroksidasi lipid).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, Silymarin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap melalui saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan ke saluran pencernaan (hati, lambung, usus, pankreas).
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urine.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi masalah pada hati termasuk peradangan pada organ hati (hepatitis), terbentuknya jaringan parut pada hati yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada organ hati (sirosis), perubahan warna pada bagian putih mata dan kulit menjadi kekuningan (Jandice atau penyakit kuning), dan gangguan kandung empedu.
  • Menurunkan kadar kolesterol.
  • Menurunkan kadar glukosa atau gula dalam darah pada pasien diabetes tipe 2.

Milk thistle dapat mengurangi kerusakan pada hati yang disebabkan oleh radikal bebas, yang dihasilkan saat hati Anda memetabolisme zat beracun. Silymarin mengandung flavonoid atau senyawa yang memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi.

Komposisi obat

Milk thistle (ekstrak Sylibum marianum) 175 mg setara dengan Silymarin 140 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 kapsul sebanyak 2-3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi bersama makanan atau sesudah makan.

Efek samping obat

  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Perut kembung.
    Makan dengan porsi lebih kecil dan lebih sering mungkin membantu, makan dan minum perlahan, dan olahraga teratur. Jika gejalanya semakin parah, segera hubungi dokter Anda.
  • Mual.
    Cobalah mengonsumsi makanan ringan dan jangan mengonsumsi makanan berat atau pesan. Cobalah konsumsi obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala terus berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Sakit perut.
    Cobalah istirahat dan rileks. Makan dan minum secara perlahan dan makan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Menempatkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Penurunan nafsu makan.Makanlah saat anda merasa lapar. Jika membantu, makanlah dalam porsi kecil lebih sering dari biasanya.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kanker payudara, kanker rahim atau ovarium.
  • Pasien dengan riwayat kelainan pada jaringan endometrium, dimana jaringan endometriom yang melapisi bagian dalam rahim tumbuh di luar rahim (endometriosis) atau pertumbuhan jaringan non kanker pada uterus atau rahim (fibroid uterus).

Kategori kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Diazepam dan warfarin.
    Milk thistle dapat meningkatkan efektivitas dari diazepam dan warfarin, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping dari penggunaan diazepam dan warfarin jika dikonsumsi secara bersamaan dengan milk thistle.
  • Obat diabetes.
    Milk thistle dapat menurunkan gula darah pada orang yang menderita diabetes tipe 2. Penggunaan bersama dapat menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah yang sangat rendah.
  • Metronidazol.
    Milk thistle dapat mengurangi keefektifan antibiotik metronidazol ini.
  • Simeprevir.
    Penggunaan milk thistle dengan simeprevir dapat meningkatkan kadar obat dalam plasma darah Anda.
  • Imunosupresan.
    Mengonsumsi milk thistle dengan imunosupresan dapat menurunkan efektivitas dari imunosupresan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda kondisi tidak membaik atau semakin memburuk.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/silymarin?mtype=generic
Diakses pada 12 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/milk-thistle-benefits-and-side-effects#1
Diakses pada 12 Oktober 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/milk-thistle-benefits#TOC_TITLE_HDR_4
Diakses pada 12 Oktober 2020

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-milk-thistle/art-20362885
Diakses pada 12 Oktober 2020

MedicalNewsToday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320362#how-to-use-milk-thistle
Diakses pada 12 Oktober 2020

VeryWellHealth. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-milk-thistle-88325
Diakses pada 12 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/milk-thistle.html
Diakses pada 12 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email