Lidocaine (Alias: Lidokain)

Terakhir ditinjau oleh dr. Virly Isella pada 07 Feb 2019
Lidocaine bekerja dengan menghambat sinyal pada saraf kulit sehingga membuatnya mati rasa atau kebal.
Lidocaine bekerja dengan menghambat sinyal pada saraf kulit sehingga membuatnya mati rasa atau kebal.

Merk dagang yang beredar:

Colme, Extracaine, Emla Ultraproct N, Lignovel, Liposin, Lemocin, Nelicort, Otilon, Pehacain, Topsy, Xylocaine.

Lidocaine merupakan golongan obat anestesi lokal yang digunakan untuk mencegah nyeri (membuat mati rasa/kebal) dengan cara menghambat sinyal pada ujung saraf kulit. Lidocaine juga digunakan sebagai obat gangguan irama jantung (antiaritmia).

Lidocaine (Lidokain)
Golongan

Anestesi lokal, antiaritmia

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Tablet, topikal (krim, salep, gel), suppositoria, semprot, suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil. Penelitian terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada penelitian terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester berikutnya).

Lidocaine dapat digunakan selama kehamilan, karena penyerapan lidocaine dalam ASI kecil. Penggunaannya selama menyusui terbukti tidak menimbulkan efek samping pada bayi dan tidak memerlukan perhatian khusus.

Dosis

Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan keadaan klinis. Selama pengobatan, dokter akan melihat respon terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Anestesi regional (intravena)

  • Dewasa: dalam sediaan 0,5% tanpa epinefrin: 50–300 mg. Dosis maksimal: 4 mg/kgBB.

Anestesi permukaan (mulut/tenggorokan)

  • Dewasa: Dalam sediaan 2%: untuk nyeri: 300 mg dibilas dan dikeluarkan untuk nyeri mulut dan tenggorokan; atau kumur dan telan bila diperlukan untuk nyeri pada faring. Maksimal penggunaan setiap 3 jam sekali. Dalam sediaan 4%: sebelum tindakan bronkoskopi, laringoskopi, intubasi endotrakeal dan biopsi pada bagian mulut dan tenggorokan: 40–200 mg.

Anestesi permukaan (mata)

  • Dewasa: Pada area mata yang akan dilakukan tindakan prosedur teteskan 2 tetes lidokain, dapat diberikan tetesan ulang untuk mempertahankan efek.

Anestesi infiltrasi perkutan

  • Dewasa: dalam sediaan 0,5% atau 1%: 5–300 mg.

Nyeri dan gatal pada perianal dan wasir

  • Dewasa: Oleskan secara topikal atau gunakan aplikator masukkan secara rektal, hingga 6 kali sehari.
  • Anak: ≥12 tahun sama seperti orang dewasa

Tatalaksana gawat darurat aritmia ventrikel (injeksi intramuskular)

  • Dewasa: 300 mg disuntikkan ke otot deltoid, ulangi setelah 60-90 menit jika perlu.

Aturan pakai Lidocaine dengan benar

Baca petunjuk obat Lidocaine atau sesuai yang dianjurkan dokter sebelum menggunakan obat ini. Untuk obat oles, oleskan di daerah kulit yang terkena biasanya 2 atau 3 kali sehari atau sesuai anjuran dokter. Dosis diberikan sesuai kondisi medis.

Gunakan obat ini secara teratur. Jangan menggunakan obat ini lebih sering dari yang disarankan oleh dokter. Jika sudah menggunakan obat ini dengan dosis yang tinggi dan dengan waktu yang lama. Jangan berhenti menggunakan tanpa persetujuan dari dokter, dan beri tahu dokter jika kondisi Anda semakin memburuk.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi bila terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis. Efek samping yang mungkin timbul dari pemakaian lidocaine antara lain:

  • Detak jantung lambat atau tidak teratur
  • Blok jantung
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Gelisah
  • Koma
  • Kebingungan
  • Mengantuk
  • Halusinasi
  • Nyeri kepala
  • Konstipasi, mual dan muntah
  • Telinga berdengung
  • Depresi nafas
  • Bengkak, kemerahan, dan iritasi terutama pada daerah yang diinjeksi
  • Kejang
  • Demam yang parah
  • Reaksi alergi ringan sampai berat

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping lain diluar daftar di atas, konsultasikan segera ke dokter Anda.

Peringatan

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Gangguan hati dan ginjal
  • Depresi nafas
  • Kehamilan dan menyusui
  • Lansia

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipovolemia
  • Blok jantung total
  • Tidak boleh diberikan pada kulit yang mengalami peradangan atau luka

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi secara bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat secara bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu, bila perlu dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi obat lidokain dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Meningkatkan kadar lidocaine dalam serum bila dikonsumsi dengan simetidin dan propranolol.
  • Meningkatkan risiko depresi jantung dengan obat golongan β-blocker dan antiaritmia lainnya.
  • Hipokalemia yang disebabkan dari penggunaan acetazolamide, diuretik, dan tiazid dapat melawan efek lidocaine.
  • Kebutuhan dosis lidocaine mungkin meningkat dengan penggunaan fenitoin jangka panjang.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

American Academy of Pediatrics. The Transfer of Drugs and Other Chemicals Into Human Milk. 2001.

Hughes H. Kahl LK. The Harriet Lane Handbook 21st ed. Elsevier. 2018.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/lidocaine-intradermal-route/description/drg-20137337
Diakses pada 21 November 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lidocaine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 21 November 2018

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501230/
Diakses pada 21 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-76896/lidocaine-hc-topical/details
Diakses pada 21 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top