Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 20 strip @ 10 kaplet (0,75 mg)
Produsen Berlico Mulia Farma

Licodexon kaplet digunakan untuk mengobati peradangan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Licodexon mengandung dexamethasone.

Mengobati:

  • Insufisiensi adrenokortikal primer atau sekunder, gangguan kelenjar adrenal (hyperplasia adrenal) bawaan, radang tiroid akut (tiroiditis nonsupuratif), kondisi di mana tingkat kalsium dalam darah di atas normal (hiperkalsemia) karena kanker.
  • Peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi yang terjadi sepanjang tahun (rhinitis alergi perennial), peradangan kronik saluraan nafas (asma bronchial), radang kulit (dermatitis kontak), eksim (dermatitis atopik), kondisi alesrgi terhadap suntikan serum (serum sickness), reaksi alergi obat.
  • Penyakit mata karena peradangan atau alergi bukan disebabkan oleh virus.
  • Sebagai terapi tambahan untuk pemberian jangka pendek seperti pada radang sendi.
  • Systemic lupus erythematosus (SLE).
  • Gangguan yang menyebabkan lepuhan pada kulit dan selaput lendir (pemphigus), peradangan kulit yang mirip ruam herpes (dermatitis herpetiformis bulosa), eritema multiformis yang berat (Steven’s Johnson syndrome).
  • Peradangan pada paru-paru (sarkoidosis).
  • Pembengkakan otak (edema serebral).
  • Efek untuk edema tipe vasogenic seperti diakibatkan oleh tumor otak, khususnya metastase dan glioblastoma.
  • Anemia hemolitik yang tidak diketahui penyebabnya (idiopatik) dan autoimun.
  • Nekrosis hepatic subakut, hepatitis kronik aktif autoimun.

Dexamethasone 0,75 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal bervariasi: 0,75-9 mg/hari sebanyak 2-4 kali/hari.
  • Dosis awal pada penyakit ringan: 0,75 mg ke bawah sebanyak 2-4 kali/hari.
  • Dosis awal pada penyakit berat: 9 mg ke atas sebanyak 2-4 kali/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Gangguan fungsi sendi, ligamen, otot, tendon serta tulang belakang:
    • Otot lemas.
    • Lemah otot (miopati) karena steroid.
    • Kehilangan massa otot.
    • Pengapuran sendi (osteoporosis).
    • Kompresi fraktur vertebral.
    • Fraktur patologik pada tulang panjang dan osteonekrosis.
  • Gangguan saluran pencernaan:
    • Tukak lambung dengan kemungkinan perforasi dan pendarahan.
    • Radang kelenjar pankreas (pancreatitis), penumpukan gas atau cairan dalam perut (distensi abdominal) dan radang usus besar dan merusak jaringanesofagus (esophagus ulseratif).
  • Gangguan kulit:
    • Gangguan penyembuhan luka.
    • Penipisan kulit.
    • Kulit kemerahan (eritema) pada wajah dan keringat bertambah.
  • Gangguan sistem saraf:
    • Kejang.
    • Tekanan intraknial bertambah dengan pembengkakan pada saraf optik (edema papil) (pseudo tumor).
    • Vertigo dan sakit kepala.
    • Gangguan cairan dan elektrolit.
    • Kekurangan kalium (hipokalemia), kondisi tekanan darah di atas normal atau tinggi (hipertensi) dan gagal jantung bawaan.
  • Gangguan pada kelenjar edokrin:
  • Gangguan metabolisme karbohidrat dan lemak:
    • Pemakaian steroid ini pada penderita diabetes dapat menyebabkan meningkatnya sintesis glukosa dan mengurangi sensitivitas pada insulin.

Berlico Mulia Farma. http://berlico.co.id/product/licodexon-0-75
Diakses pada 25 Maret 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait