Lexahist Tablet 4 mg

14 Jan 2021
Lexahist tablet adalah obat untuk mengatasi kondisi alergi seperti gatal, bersin, dan pilek.

Deskripsi obat

Lexahist tablet adalah obat untuk mengatasi kondisi alergi seperti gatal, bersin, mata, dan hidung berair. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Lexahist tablet mengandung zat aktif siproheptadin.

Lexahist Tablet 4 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaSiproheptadin hidroklorida.
Kelas terapiAntialergi.
Klasifikasi obatAntihistamin generasi ke-1.
Kemasan1 box isi 20 strip @ 10 tablet (4 mg)
ProdusenMolex Ayus

Informasi zat aktif

Siproheptadin adalah obat antialergi (antihistamain) generasi pertama yang bekerja dengan mengurangi efek histamin dalam tubuh yang dapat menyebabkan terjadinya gatal, bersin, mata berair, dan pilek.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, siproheptadin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 6-9 jam.
  • Metabolisme: Hampir sepenuhnya dimetabolisme terutama ke konjugat amonium glukuronida kuaterner. Mengalamiproses biokimia yang memasukan gugus hidroksil atau OH yang menyebabkan obat lebih mudah larut dalam air (hidroksilasi) cincin aromatik, N-demetilasi, dan oksidasi cincin heterosiklik.
  • Ekskresi: Melalui urin sebagai konjugat (kira-kira 40%) dan feses (2-20%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 16 jam (metabolit).

Indikasi (manfaat) obat

  • Meredakan kondisi alergi seperti biduran, gatal, pilek, mata berair, dan bersin.
  • Mengatasi sakit kepala sebalah (migrain).

Siproheptadin bekerja dengan memblokir efek histamin. Histamin dapat menimbulkan gejala bersin, gatal, mata berair, dan pilek, dengan penghambatan histamin maka reaksi alergi dapat terobati. Siproheptadin merupakan obat untuk untuk mengobati reaksi alergi. Siproheptadin juga memblokir aksi asetilkolin (efek antikolinergik) dan serotonin, dua neurotransmiter yang digunakan saraf dan otot untuk berkomunikasi satu sama lain, dan menyebabkan kantuk.

Komposisi obat

Siproheptadin hidroklorida 4 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Alergi: dosis umumnya 4 mg sebanyak 3-4 kali/hari dengan rentang dosis 4-20 mg/hari.
    • Dosis maksimal: 32 mg/hari.
  • Migrain: 4 mg dapat diulang setelah 30 menit.
    • Dosis pemeliharaan: 4 mg/4-6 jam.

Anak-anak:

  • Alergi:
    • 2-6 tahun: 2 mg sebanyak 2-3 kali/hari.
      • Dosis maksimal: 12 mg/hari.
    • 7-14 tahun: 4 mg sebanyak 2-3 kali/hari.
      • Dosis maksimal: 16 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dapat dikonsumsi dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Efek samping obat

  • Kesulitan berkemih.
    Jika anda mengalami kesulitan mengeluarkan urin segera hubungi dokter Anda.
  • Kelelahan atau mengantuk dan penglihatan kabur.
    Jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin hingga merasa lebih baik. Hindari mengonsumsi alkohol.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran, buah segar, dan sereal.
  • Sakit kepala.
    Minumlah air yang cukup banyak dan minta rekomendasi obat penghilang rasa sakit yang sesuai kepada apoteker. Jika sakit kepala masuk berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Mulut kering.
    Cobalah untuk menghisap permen bebas gula atau cobalah mengunyah permen karet bebas gula.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit kardiovaskular seperti penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penyakit jantung iskemik.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan intraokular.
  • Pasien penderita asma atau gangguan pernapasan kronis lainnya.
  • Pasien penderita gangguan fungsi kelenjar tiroid.
  • Wanita hamil.

Kategori kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Bayi baru lahir atau bayi yang lahir prematur.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien penderita lanjut usia.
  • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata yang menjadi sangat tinggi (glaukoma sudut sempit).
  • Pasien yang mengalami penyumbatan pada leher kandung kemih.
  • Pasien penderita penyumbatan pada piloroduodenal.
  • Pasien yang mengalami pembesaran pada kelenjar prostat.
  • Pasien dengan kondisi lemah.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Depresan sistem saraf pusat seperti hipnotik, obat penenang, dan obat untuk mengatasi kecemasan.
    Penggunaan siproheptadin dengan obat di atas dapat menyebabkan efek aditif.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Jika anda mengalami kulit kuning atau bagian putih mata menjadi menguning bisa menjadi tanda masalah hati. Jika mengalami pucat, pendarahan berkepanjangan, memar, sakit tenggorokan dan demam bisa menjadi tanda kelainan darah.
  • Jika anda mengalami ruam, kemerahan, gatal dan gatal-gatal, kelopak mata bengkak tiba-tiba, wajah, bibir, mulut, lidah atau tenggorokan yang mungkin membuat sulit bernapas bisa menjadi tanda-tanda kelainan kulit yang disebut angioedema.

\MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cyproheptadine?mtype=generic
Diakses pada 22 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8879/cyproheptadine-oral/details
Diakses pada 22 September 2020

Everydayhealth. https://www.everydayhealth.com/drugs/cyproheptadine
Diakses pada 22 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/cyproheptadine-tablets-periactin
Diakses pada 22 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/cyproheptadine.html
Diakses pada 22 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email