Levonorgestrel

02 Mar 2021| Dea Febriyani
Ditinjau oleh dr. Virly
Levonorgestrel digunakan sebagai kontrasepsi darurat untuk mencegah kehamilan

Levonorgestrel digunakan sebagai kontrasepsi darurat untuk mencegah kehamilan

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Andalan, Cyclogynon, Duplant, Indoplant, Jadelle, Jadena, Levygest-28, Marplant, Microgynon, Microlut, Mirena, Nogestat, Novadiol 28, Pil KB 1 Kombinasi, Planorges, Postinor-2, Sino Implant, Susuk KB II Tiga Tahunan, Valenor 2

Deskripsi obat

Levonorgestrel digunakan sebagai kontrasepsi darurat untuk mencegah kehamilan. Obat ini digunakan untuk mencegah kehamilan setelah hubungan seksual tanpa kondom atau jika metode KB gagal atau tidak digunakan dengan benar, misalnya pil KB yang tidak diminum sesuai jadwal.

Obat Levonorgestrel termasuk ke dalam golongan hormon progestin. Cara kerjanya adalah dengan mencegah pelepasan sel telur dari ovarium atau mencegah pembuahan sel telur oleh sperma (sel reproduksi pria).

Karena levonorgestrel merupakan kontrasepsi darurat, maka obat ini tidak boleh digunakan sebagai bentuk kontrasepsi biasa. Walaupun dapat mencegah kehamilan, tetapi levonorgestrel tidak dapat mencegah penyebaran virus HIV yang menyebabkan AIDS dan penyakit menular seksual lainnya.

Levonorgestrel (Postinor)
GolonganKelas terapi : Kontrasepsi oral Klasifikasi obat : Hormon progestin
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet, implan
Dikonsumsi olehDewasa
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori X: Penggunaan obat ini tidak disarankan pada ibu hamil.
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan levonorgestrel, antara lain:

  • Muntah
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Minuman yang mengandung gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin, jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur.
    Anda juga bisa meletakkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Kehamilan di luar kandungan atau rahim (kehamilan ektopik)
  • Menstruasi tidak teratur
  • Nyeri pada payudara (mastalgia)
  • Nyeri pada perut bagian bawah
  • Kelelahan

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan levonorgestrel pada kondisi:

  • Mengalami sindrom malabsorbsi, yaitu gangguan dalam menyerap nutrisi dari saluran pencernaan
  • Mengalami kista ovarium
  • Mengalami epilepsi, yaitu kejang yang disebabkan gangguan sistem saraf pusat
  • Mengalami migrain atau sakit kepala sebelah
  • Menderita kencing manis (diabetes melitus)
  • Menderita penyakit hati
  • Menderita penyakit jantung
  • Menderita gangguan ginjal
  • Menderita asma
  • Menyusui

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 20-25°C.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Kelainan genetik yang menyebabkan pembentukan heme tidak sempurna (porfiria)
  • Hamil anggur atau pembentukan plasenta yang tidak normal selama kehamilan (mola hidatidosa)
  • Riwayat alergi terhadap levonorgestrel
  • Kehamilan
  • Perdarahan pada vagina
  • Riwayat kanker payudara
  • Gangguan hati
  • Penyakit arteri berat
  • Tumor jinak pada hati (adenoma hati)

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori X: Penggunaan levonorgestrel tidak disarankan pada ibu hamil.

Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.

Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khusus bagi ibu hamil trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika efek samping ini tidak hilang:

  • Sakit perut atau nyeri hebat di perut bagian bawah sekitar 3-5 minggu setelah mengonsumsi levonorgestel
  • Perdarahan menstruasi yang lebih berat atau lebih ringan dari biasanya
  • Timbul bercak atau perdarahan di antara periode menstruasi
  • Mual atau muntah
  • Diare
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Nyeri pada payudara

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat-obatan secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan, harap konsultasi ke dokter Anda terlebih dahulu. Dokter mungkin akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan.

Menggunakan obat levonorgestrel bersama obat lain dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Ampicillin, rifampicin, tetracycline, neomycin, sulfonamida, chloramphenicol, phenytoin, griseofulvin, carbamazepine, dan pirimidone
    Penggunaan levonogestrel bersama obat-obatan di atas dapat menurunkan efektivitas levonogestrel.
  • Ciclosporin
    Penggunaan bersama levonorgestrel dapat menghambat metabolisme ciclosporin, sehingga menurunkan efektivitasnya.
  • Aminoglutethimide.
    Penggunaan bersama aminoglutethimide dapat mengurangi efektivitas levonorgestrel.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/levonorgestrel
Diakses pada 10 Februari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-17833-1347/levonorgestrel-oral/levonorgestrel-1-5-mg-oral/details
Diakses pada 10 Februari 2021

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/levonorgestrel.html
Diakses pada 10 Februari 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a610021.html
Diakses pada 10 Februari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email