Laxadin adalah obat yang digunakan pada saat keadaan sulit buang air besar
Laxadin adalah obat yang digunakan pada saat keadaan sulit buang air besar
Laxadin adalah obat yang digunakan pada saat keadaan sulit buang air besar
Laxadin adalah obat yang digunakan pada saat keadaan sulit buang air besar
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 52.800/botol per April 2019
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen Galenium Pharmasia Laboratories

Laxadin adalah obat yang digunakan pada saat keadaan sulit buang air besar (konstipasi) sehingga membantu melancarkannya. Laxadin merupakan obat bebas terbatas. Obat ini mengandung phenolphthalein, paraffin liquidum, glycerin sebagai zat aktif.

Diberikan pada keadaan konstipasi untuk perbaikan gerak usus, pelicin jalannya kotoran, persiapan menjelang tindakan medis seperti operasi dan rontgen.

Tiap 5 ml: phenolphthalein 55 mg, paraffin liquidum 1200 mg, glycerin 378 mg

Dewasa: 3-6 sendok takar/hari

Anak 6-12 tahun: ½ dosis dewasa/hari

Dikonsumsi pada malam hari sebelum tidur.

Reaksi alergi kulit ruam (rash), gatal (pruritus), sensasi terbakar, kolik, kehilangan cairan dan elektrolit, diare, mual, muntah.

Hipersensitivitas terhadap zat aktif dan komponen lain dalam Laxadine Emulsi, sumbatan usus (ileus obstruksi), dan nyeri abdomen.

Hentikan bila terjadi mual, muntah. Tak dianjurkan untuk anak-anak dibawah 6 tahun, wanita hamil, menyusui, dan usia lanjut.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/laxadine
Diakses pada 9 Oktober 2019